Infeksi Saluran Kencing (Tes Di Rumah)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu infeksi saluran kencing (tes di rumah)?

Saluran kencing atau salurah kemih terdiri dari ginjal, kantong kemih, ureter, dan uretra. Urin di dalam kantong kemih normalnya steril—tidak mengandung bakteri apapun atau organisme lainnya (seperti jamur). Namun, bakteri bisa masuk ke dalam saluran kencing melalui uretra.

Infeksi saluran kencing lebih umum terjadi pada wanita dan anak perempuan daripada pria. Ini kemungkinan sebagian karena uretra wanita lebih pendek dan dekat dengan anus, yang mengizinkan bakteri dari usus lebih mudah kontak dengan uretra. Pria juga memiliki zat antibakteri di dalam kelenjar prostat yang mengurangi risiko.

Kebanyakan infeksi saluran kencing bisa dengan mudah disembuhkan dengan antibiotik. Namun, infeksi yang tidak terobati mungkin menyebar sampai ginja dan menyebabkan masalah yang lebih serius. Jika Anda menggunakan perangkat tes rumahan, pastikan dokter tahu tentang hasil tes abnormal apapun, sehingga masalah serius tidak terlewatkan.

Kapan saya harus menjalani infeksi saluran kencing (tes di rumah)?

Tes infeksi saluran kencing diri sendiri dilakukan di bawah arahan dokter untuk:

  • menemukan infeksi saluran kencing atau Urinary Tract Infection (UTI), terutama pada orang yang memiliki UTI terus-menerus. Kondisi tertentu meningkatkan risiko terkena UTI, misalnya jika Anda hamil, mengidap diabetes, atau memiliki kondisi yang mempengaruhi aliran urin (macam batu ginjal, stroke, atau cedera tulang punggung). Pada orang dewasa, UTI biasanya menyebabkan gejala macam rasa sakit atau rasa panas saat buang air kecil, sering buang air kecil, atau mendadak dan berulang kali buang air kecil. Namun, orang dewasa tua dan anak kecil dengan UTI mungkin tidak memiliki gejala ini. Karena itulah, para ahli menyarankan bahwa orang dewasa tua dan anak kecil menemui dokter untuk menemukan kemungkinan adanya UTI
  • memeriksa kerja pengobatan UTI. Jika Anda sedang diobati untuk UTI, Anda bisa menguji urin di rumah untuk melihat apakah antibiotik telah menyembuhkan infeksi. Jika Anda sering mengalami UTI, Anda mungkin dapat menguji diri sendiri untuk infeksi
  • menguji anak kecil yang sering terkena infeksi kantong kemih tapi mungkin tidak bisa melaporkan gejala mereka. Tes rumahan untuk anak dilakukan di bawah arahan dokter

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani infeksi saluran kencing (tes di rumah)?

Tes rumahan untuk UTI harus dilakukan di bawah arahan dokter, sehingga hasil tes abnormal karena masalah selain UTI tidak akan terlewatkan. Walaupun perangkat tes rumahan bisa mendeteksi keberadaan UTI, alat ini tidak dapat memberikan informasi tentang lokasi infeksi. Hasil tes positif tidak selalu berarti bahwa Anda mengalami infeksi. Bila Anda memiliki hasil tes positif, pastikan Anda membicarakannya dengan dokter. Bila Anda memiliki gejala infeksi saluran kencing tapi hasil tes diri sendiri negatif, hubungi dokter untuk penilaian.

Perangkat tes rumahan tidak 100% akurat. Jika Anda terus memiliki gejala infeksi saluran kencing sekalipun hasil tes tidak menunjukkan Anda terinfeksi (hasil negatif), beri tahu dokter. Banyak jenis perangkat tes rumahan bisa dipesan melalui internet. Bila Anda memiliki akses internet, Anda bisa menemukan informasi ini dengan mencari jenis tes atau nama pembuatnya.

Beberapa perangkat tes rumahan mungkin datang bersamaan dengan kapsul atau obat lainnya untuk penggunaan setelah tes. Obat apapun yang termasuk dengan perangkat tetap bukanlah pengganti pemeriksaan ke dokter.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani infeksi saluran kencing (tes di rumah)?

Anda bisa membeli perangkat tes tongkat ukur tanpa perintah dokter (tanpa resep) untuk digunakan di rumah untuk memeriksa infeksi saluran kencing. Bicarakan dengan dokter tentang cara menggunakan perangkat tes.

Bagaimana proses infeksi saluran kencing (tes di rumah)?

Jangan buang air kecil selama setidaknya 4 jam sebelum tes. Sampel urin pertama di pagi hari (yang telah terkumpul di dalam kantong kemih sepanjang malam) memberikan hasil tes yang paling akurat.

Ujilah urin dalam 15 menit setelah pengumpulan sampel urin, atau tempatkan tongkat ukur dalam aliran urin saat sedang buang air kecil. Jangan biarkan ujung penampung menyentuh area kelamin, dan jangan sampai terdapat tisu toilet, rambut kemaluan, kotoran, darah menstruasi atau zat asing lainnya dalam sampel urin

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani infeksi saluran kencing (tes di rumah)?

Ujilah sampel urin sesuai petunjuk yang termasuk dalam paket perangkat tes. Pastikan dokter tahu tentang hasil tes abnormal apapun sehingga masalah Anda  tidak terabaikan.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Normal:

Tes tongkat ukur nitrit: tidak ada nitrit dalam urin. Hasil normal disebut negatif.

Tes tongkat ukur leukosit: tidak ada sel darah putih dalam urin. Hasil normal disebut negatif.

Abnormal:

Tes tongkat ukur nitrit: nitrit ada dalam urin. Hasil ini disebut positif.

Tes tongkat ukur leukosit: ada sel darah putih dalam urin. Hasil ini disebut positif.

Hubungi dokter jika hasil tes positif.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Obat-obatan NSAID Bisa Digunakan untuk Penyakit Autoimun?

    Obat NSAID biasanya digunakan untuk mengatasi gejala seperti nyeri atau demam. Namun, bolehkah digunakan untuk penyakit autoimun?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Jalani 4 Rutinitas Sehat Ini di Pagi Hari Agar Lebih Produktif

    Salah satu kunci agar bisa bekerja lebih produktif seharian adalah dengan melakukan rutinitas pagi yang dapat meningkatkan kondisi kesehatan.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    Panduan Mempersiapkan Diri untuk Cegah Penularan COVID-19 di Tempat Kerja

    Saat PSBB dicabut, para karyawan yang bekerja #dirumahaja harus kembali ke kantor. Bagaimana cara mencegah penularan COVID-19 di tempat kerja?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 03/06/2020

    Bagaimana Jika Sekolah Dibuka Selama Pandemi COVID-19?

    Orangtua khawatir jika sekolah kembali dibuka pada tahun ajaran baru. Apakah sekolah yang dibuka selama pandemi COVID-19 aman bagi anak?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 03/06/2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    Apakah kandungan garam Himalaya lebih baik daripada garam dapur?

    Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam Himalaya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    minyak jarak untuk bibir

    Plus Minus Pakai Minyak Jarak untuk Pelembap Bibir

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    mengembalikan nafsu makan anak

    Tips Jitu Mengembalikan Nafsu Makan Anak Setelah Sakit

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020
    epa untuk pasien kanker

    Pentingnya Konsumsi EPA bagi Pasien Kanker

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 03/06/2020