Gastritis Akut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 April 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu gastritis akut (radang lambung akut)?

Gastritis adalah peradangan pada lapisan dinding dalam lambung. Jenis gastritis yang gejalanya muncul secara tiba-tiba, berlangsung sementara, dan dapat sembuh dalam hitungan jam disebut sebagai gastritis akut.

Peradangan lambung umumnya tidak berbahaya. Namun, serangan gastritis akut berulang bisa berubah menjadi penyakit kronis jika tidak segera ditangani.

Gastritis akut yang tidak kunjung diobati dapat berakhir menjadi penyakit GERD (refluks asam lambung).

Seberapa umumkah penyakit ini?

Menurut laporan Cleveland Clinic, gastritis akut lebih umum ketimbang penyakit gastritis kronis. Diperkirakan 8 dari 1.000 orang pengidap gastritis mengalami kondisi ini. Sementara itu, gastritis kronis diperkirakan menyerang 2 dari 10.000 orang pengidap radang lambung.

Ketimbang bayi dan anak-anak, orang dewasa jauh lebih rentan mengalami kondisi ini karena pengaruh gaya hidup yang buruk. Guna mencegahnya, Anda perlu mengetahui faktor risiko yang Anda miliki dan hidup lebih sehat.

Tanda dan Gejala

Apa saja tanda dan gejala gastritis akut?

Peradangan lambung akut kadang muncul ringan, kadang juga menyebabkan rasa sakit perut yang parah dan mengganggu.

Gejala gastritis akut yang mungkin Anda rasakan adalah:

  • Mual dan muntah yang berulang
  • Sakit perut disertai rasa terbakar
  • Cepat merasa kenyang padahal tidak makanan banyak
  • Perut terasa kembung

Setiap orang memiliki respons tubuh yang berbeda-beda. Oleh karena, tidak semua orang akan mengalami gejala yang sama. Konsultasi ke dokter jika Anda mengalami gejala yang tidak disebutkan di atas.

Kadang, beberapa gejala yang berhubungan dengan acute gastritis juga terlihat pada masalah kesehatan lainnya. Maka akan cukup sulit untuk memastikan apakah yang Anda alami gastritis akut atau bukan, tanpa diagnosis resmi dari dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Bila Anda mengalami gejala yang disebutkan di atas atau gejala lain yang Anda curiga sebagai radang lambung akut lebih dari 1 minggu, segera periksa ke dokter.

Namun, Anda tidak perlu selalu menunggu selama itu, jika memang gejalanya sudah sangat mengganggu, misalnya membuat Anda terbangun dari tidur dan susah untuk tidur kembali.

Jika gastritis tidak diobati, komplikasi bisa terjadi, seperti GERD atau tukak lambung. Kondisi ini akan menyebabkan perdarahan pada lapisan perut, sehingga menimbulkan gejala feses hitam dan muntah darah.

Akan lebih baik jika Anda segera menerima perawatan dokter agar kondisi tidak semakin parah dan sulit ditangani.

Penyebab

Apa penyebab gastritis akut?

Gastritis akut terjadi ketika lapisan lambung Anda rusak atau lemah akibat peradangan yang muncul tiba-tiba. Berikut ini beberapa penyebab dan pemicu gastritis akut adalah:

Infeksi bakteri

Dari sekian banyak penyebab, infeksi H. pylori termasuk yang paling umum di negara-negara berkembang.

Banyak orang yang terinfeksi H. pylori sejak usia dini, namun tidak pernah merasakan gejala gastritis akut apa pun. Umumnya gejala baru akan muncul ketika tersebut sudah berusia dewasa. 

Para dokter dan ahli belum mengetahui bagaimana infeksi bakteri H. pylori dapat menyebar. Akan tetapi, dokter menduga bahwa mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak steril atau menggunakan peralatan makanan yang kotor dapat menjadi penyebabnya.

Beberapa orang yang terinfeksi ditemukan memiliki bakteri H. pylori dalam air liurnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kontak langsung dengan air liur atau cairan tubuh lainnya bisa membuka peluang penularan infeksi H. pylori dan menyebabkan acute gastritis. 

Penggunaan obat antinyeri

Menggunakan obat antinyeri yakni obat NSAID secara berulang dalam jangka panjang bisa menyebabkan iritasi lapisan lambung. Obat-obatan yang dimaksud sebagai penyebab gastritis akut adalah:

Selalu diskusikan penggunaan obat penghilang rasa sakit secara berkelanjutan dengan dokter, untuk memastikan bahwa obat tersebut aman digunakan dalam jangka panjang.

Minum alkohol berlebihan

Alkohol mengandung kafein yang bisa memicu naiknya asam lambung. BIla diminum secara berlebihan, produksi asam lambung yang berlebihan bisa menyebabkan iritasi lambung dan akhirnya terjadilah peradangan.

Masalah kesehatan tertentu

Peradangan maupun iritasi pada lambung bisa terjadi akibat adanya kondisi medis tertentu, meliputi

  • Alergi makanan
  • Intoleransi makanan, seperti intoleransi gluten atau inteloransi laktosa
  • Keracunan makanan.

Makanan tertentu yang memicu reaksi buruk dapat menyebabkan peradangan dan iritasi di lambung, mengakibatkan gastritis.

Selain karena tubuh tidak bisa mencerna kandungan makanan dengan baik, bisa jadi makanan mengandung zat berbahaya yang mengiritasi lambung.

Refluks cairan empedu

Empedu menghasilkan cairan yang digunakan untuk mencerna makanan di usus kecil. Sayangnya, cairan ini bisa naik hingga ke area lambung. Bila terjadi berulang kali, lambung bisa iritasi dan meradang.

Penyebab lain

Radang lambung akut juga bisa disebabkan oleh faktor lain, meliputi:

  • Cedera. Luka di sekitar perut bisa memberikan tekanan pada lambung sehingga asam lamabung yang diproduksi jadi lebih tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan lambung meradang.
  • Pengobatan. Perawatan radiasi di sekitar perut pada orang yang memiliki kanker juga bisa membuat lambungnya iritasi.
  • Infeksi virus kuman. Selain bakteri, virus cytomegalovirus (CMV), jamur phycomycosis, candidiasis dan histoplasmosis, atau parasit anisakidosis dapat juga menyebabkan acute gastritis.

Faktor Risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk terkena gastritis akut?

Siapa pun bisa terserang peradangan lambung akut. Namun, kondisi ini lebih rentan menyerang orang yang memiliki kondisi berikut ini.

  • Genetik yang membuat sistem imun lemah terhadap infeksi kuman
  • Memiliki masalah pencernaan yang membuatnya sulit mencerna makanan
  • Berusia lebih dari 60 tahun karena lapisan lambung semakin tipis
  • Menggunakan perawatan obat penghilang rasa sakit tanpa pengawasan dokter
  • Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok atau minum alkohol
  • Kegemukan dan melakukan pekerjaan yang menekan perut

Diagnosis dan pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk radang lambung akut?

Sebelum mendiagnosis radang lambung akut, biasanya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda secara rinci. Dokter juga akan menanyakan gejala gangguan pencernaan apa saja yang Anda alami dan mengacu pada gastritis.

Kemudian dokter dapat meminta Anda melakukan tes berikut:

  • Tes darah lengkap (Complete Blood Count) untuk memeriksa kesehatan Anda secara keseluruhan
  • Tes napas atau air liur untuk memeriksa adanya bakteri H. pylori
  • Tes feses untuk memeriksa darah di feses Anda
  • Pemeriksaan endoskopi untuk melihat lapisan perut Anda dengan kamera kecil
  • Biopsi lambung untuk menganalisis sampel jaringan lambung.

Apa saja pilihan obat untuk gastritis akut?

Radang lambung akut pada banyak kasus dapat diobati secara efektif dengan mencari tahu penyebab yang mendasarinya.

Bila diagnosis ditegakkan dan penyebab sudah diketahui, dokter akan merancang perawatan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia pasien, kesehatan secara keseluruhan, keparahan gejala mereka dan penyebab peradangan.

Sebagian besar kasus gastritis akut sembuh dalam beberapa hari atau minggu, biasanya melalui penyesuaian pola makan dan menghilangkan zat-zat yang mengiritasi, tetapi obat-obatan radang lambung yang dijual bebas dan resep juga dapat digunakan.

Obat-obatan yang biasanya diresepkan untuk mengatasi gejala gastritis akut adalah:

1. Obat antasida

Antasida berfungsi menetralkan asam lambung. Obat ini dapat digunakan selama Anda mengalami gastritis, dengan dosis yang dianjurkan dokter atau mengikuti petunjuk dalam kemasan obat.

2. Obat penurun asam lambung

Obat penurun asam lambung (anthistamin H2) seperti famotidine dan cimetidine dapat dikonsumsi antara 10-60 menit sebelum makan.

3. Obat penghambat pompa proton (PPI)

Obat PPI seperti omeprazole dan esomeprazole dapat menghambat produksi asam lambung. Obat ini hanya boleh diminum setiap 24 jam sekali dan tidak lebih dari 14 hari.

4. Obat antibiotik

Antibiotik mungkin diperlukan jika gastritis akut Anda disebabkan oleh bakteri H. pylori. Antibiotik yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi H. pylori termasuk amoxicillin, tetrasiklin (tidak boleh untuk anak di bawah 12 tahun), dan clarithromycin.

Obat antibiotik dapat digunakan bersamaan dengan obat jenis penghambat pompa proton, antasida, atau antihistamin H2.

Pengobatan gastritis akut dengan antibiotik biasanya berlangsung antara 10 hari sampai empat minggu. Jangan berhenti minum obat ini tanpa konsultasi dengan dokter Anda.

Pada orang yang penyakit gastritisnya disebabkan oleh kondisi lain, pengobatan yang dilakukan adalah kombinasi. Ini dilakukan agar penyakit lain tidak semakin parah dan memicu gastritis jadi lebih buruk.

Pengobatan di rumah

Apa saja pengobatan rumahan dan perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mengatasi gastritis akut?

Nyeri radang lambung akut umumnya akan hilang sendiri tanpa diobati. Namun, Anda bisa meredakan gejalanya dengan melakukan perawatan di rumah seperti:

  • Menghindari konsumsi alkohol atau minuman berkafein, seperti kopi atau minuman bersoda.
  • Menghindari makanan pedas, yang digoreng, berlemak, dan asam atau bercuka.
  • Makan dalam porsi kecil tapi sering, tidak disarankan langsung makan besar 3 kali sehari. 
  • Lakukan hal-hal yang menenangkan untuk mengurangi stres, seperti yoga atau meditasi.
  • Menghindari obat-obatan yang dapat mengiritasi lambung, seperti NSAID, aspirin, atau kortikosteroid.
  • Makan yang rendah serat untuk sementara waktu agar lambung tidak bekerja terlalu keras.
  • Boleh juga makan daging tanpa lemak seperti dada ayam atau kalkun sebagai lauk makan nasi.
  • Hindari kebiasaan tidur setelah makan, setidaknya luangkan waktu 2 hingga 3 jam.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah gastritis akut?

Anda dapat terhindar dari radang lambung akut dengan mencegah infeksi H. pylori terlebih dahulu. Berhubung belum diketahui pola dan cara penyebaran infeksi H. pylori, dokter umumnya menyarankan hal berikut ini:

  • Cuci tangan setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan. Gunakan sabun, gosok hingga ke sela jari, dan bilas sampai bersih dengan air mengalir.
  • Makan makanan higienis yang dimasak dengan benar. Apabila makan sayur atau buah mentah pastikan sudah dicuci bersih. Pastikan kebersihan tempat Anda membeli makanan atau bahan makanan. 
  • Minum air dari sumber yang bersih dan aman, bila bepergian disarankan minum air kemasan.

Gastritis akut juga dapat dicegah dengan penyesuaian pola hidup yang lebih sehat. Di antaranya menghindari penggunaan obat antinyeri secara berlebihan, menghindari minum alkohol dan rokok, makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang, dan mengurangi asupan lemak serta minyak dari makanan.

Konsultasikan lebih lanjut pada dokter, bila Anda memiliki masalah kesehatan lain selain gastritis. Untuk mengetahui pengobatan sekaligus gaya hidup yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

    Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

    Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

    Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

    Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara mengobati sengatan lebah

    Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
    KDRT konflik rumah tangga

    Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    tips menghindari perceraian

    7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    gejala leptospirosis

    Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit