5 Cara Mudah untuk Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Banyak ibu yang baru memiliki anak mencari berbagai cara untuk mengecilkan perut setelah melahirkan. Pasalnya, otot perut yang kendur, kulit bergelambir, dan lemak pada bagian perut, akan menurunkan kepercayaan diri wanita pascamelahirkan. Sebenarnya, seberapa lama perut akan terus bertahan membesar usai melahirkan, dan bagaimana cara mengecilkan perut setelah melahirkan agar kembali seperti semula?

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Kenapa perut masih terlihat besar setelah melahirkan?

perut buncit mengecilkan perut setelah melahirkan

Beragam cara mungkin telah Anda upayakan untuk mengecilkan perut setelah melahirkan, tapi kenapa prosesnya terasa cukup lama?

Ya, pertanyaan ini mungkin kerap hadir di benak para ibu yang baru saja melahirkan dan merasa ukuran perutnya berubah menjadi lebih besar.

Pada dasarnya, normal untuk tetap memiliki perut dengan ukuran seperti trimester satu atau awal kehamilan meski Anda telah melahirkan.

Butuh waktu dan cara tersendiri bagi tubuh untuk mengembalikan ukuran semula seperti sebelum hamil dan melahirkan.

Ini karena saat hamil ukuran perut akan semakin membesar secara perlahan seiring pertumbuhan bayi.

Ketika Anda melahirkan, ukuran perut yang membesar tersebut tidak langsung mengecil secara tiba-tiba karena bayi telah lahir.

Perut membutuhkan beberapa waktu sebagai cara untuk beradaptasi dari ukuran yang besar sampai akhirnya kembali mengecil.

Intinya, perut memang akan kembali ke ukuran awalnya dan lebih stabil, tapi secara bertahap.

Hormon di dalam tubuh menjadi salah satu hal yang turut berperan dalam mengecilkan perut sebagai perubahan setelah melahirkan.

Kurang lebih selama 4 minggu atau di masa nifas, kadar hormon tersebut akan berkurang sehingga bisa mengecilkan perut ke ukuran semula.

Bukan itu saja, semua sel yang ada di dalam tubuh juga biasanya ikut membengkak dan membesar, contohnya tangan, perut, hingga kaki bengkak setelah melahirkan.

Seiring berjalannya waktu, sel-sel di dalam tubuh tersebut, termasuk di perut, akan mulai melepaskan cairan dalam bentuk urine, keringat, dan lain sebagainya.

Bahkan semakin lama dan rutin Anda menyusui bayi, simpanan lemak di dalam tubuh juga mulai ikut terbakar.

Akan tetapi, setidaknya butuh waktu beberapa minggu untuk mendapatkan hasil yang sesungguhnya setelah Anda menerapkan berbagai cara mengecilkan perut setelah melahirkan.

Butuh waktu berapa lama sampai ukuran perut kembali?

Cara mengecilkan perut setelah operasi sesar

Waktu yang dibutuhkan bagi tubuh untuk kembali seperti semula pada setiap wanita pasca melahirkan tidak selalu sama.

Begitupun dengan cara melangsingkan perut setelah melahirkan yang mungkin tak selalu efektif pada beberapa ibu.

Mungkin pernah Anda mendengar atau bahkan mengetahui secara langsung, ada ibu yang ukuran perutnya bisa kembali seperti semula hanya dalam beberapa bulan setelah melahirkan.

Di sisi lain, ada juga ibu yang butuh waktu lebih lama dan cara berbeda untuk kembali mengecilkan ukuran perut seperti sebelum hamil dahulu habis melahirkan.

Tak perlu khawatir kalau Anda termasuk kelompok ibu yang butuh waktu lebih lama dan cara berbeda untuk mengecilkan perut habis melahirkan.

Bagaimana pun juga, kesabaran dan usaha merupakan bagian penting dari proses ini.

Sebab, selama sekitar sembilan bulan otot-otot perut meregang karena mengandung bayi.

Maka itu, butuh waktu yang cukup lama serta cara yang beragam juga untuk melangsingkan kembali ukuran dan kondisi perut seperti semula setelah melahirkan.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan dan hasil saat melakukan berbagai cara untuk mengecilkan perut seperti semula setelah melahirkan, meliputi:

  • Ukuran perut sebelum kehamilan.
  • Penambahan berat badan selama kehamilan.
  • Tingkat keaktifan setelah melahirkan.
  • Gen tubuh.

Sedangkan dalam beberapa hal, Anda bisa lebih mudah untuk menurunkan berat badan dan menerapkan cara mengecilkan ukuran perut seperti semula setelah melahirkan, jika:

  • Kenaikan berat badan selama kehamilan tidak sampai mencapai 13,6 kilogram (kg).
  • Rutin berolahraga saat hamil.
  • Menyusui bayi.
  • Kehamilan dan melahirkan bayi pertama.

Cara untuk mengecilkan perut setelah melahirkan

Sebetulnya, seiring berjalan waktu, ukuran dan lemak di perut Anda akan menyusut dengan sendirinya.

Namun, itu semua tidak datang dengan sendirinya sehingga perlu menerapkan berbagai cara mengecilkan perut setelah melahirkan.

Anda tetap harus mengimbanginya dengan melakukan berbagai cara guna mengecilkan perut setelah melahirkan.

Cara tersebut misalnya menerapkan pola makan serta gaya hidup yang sehat yang bisa membantu Anda dalam mencapai keberhasilan.

Berikut ini beberapa cara mudah nan sederhana untuk melangsingkan perut setelah melahirkan:

1. Tidur yang cukup

mitos kebiasaan tidur

Tak ayal, kadang rasanya sulit untuk mendapatkan tidur yang cukup.

Sebaliknya, para ibu kerap kali kurang tidur selama masa menyusui bayi, terutama ketika usia buah hati Anda kurang dari 1 tahun. 

Padahal, tidur yang cukup termasuk bagian dari perawatan setelah melahirkan normal dan pasca operasi caesar.

Jangan bingung, karena sebenarnya ada trik yang bisa Anda lakukan untuk mencukupi waktu tidur. Begini, jam tidur bayi yang baru lahir atau kebutuhan tidurnya bisa mencapai 14 jam lebih perhari.

Nah, ketika bayi tidur, Anda juga bisa tidur mengikuti beberapa jam waktu tidur si kecil secara bersamaan.

Usahakan untuk ikut beristirahat juga saat bayi sedang tidur dan hindari melakukan berbagai aktivitas.

Sebab tak jarang, beberapa ibu mungkin lebih memilih untuk mencuri-curi waktu melakukan kegiatan lain sembari bayi sedang tidur. 

Padahal, Anda bisa mencukupi waktu tidur yang kurang selama si kecil sedang beristirahat.

Selain baik bagi kesehatan, tidur yang cukup ternyata juga berdampak positif untuk menjaga berat badan tetap sehat.

Melansir dari laman Mayo Clinic, orang yang mendapatkan waktu tidur cukup lebih jarang mengalami peningkatan berat badan ketimbang orang yang jarang tidur.

Salah satu alasannya karena waktu tidur berpengaruh terhadap hormon yang mengatur rasa lapar.

Semakin sedikit waktu tidur yang Anda miliki, Anda semakin mudah merasakan kelaparan.

Hal inilah yang memicu Anda untuk makan berlebih sehingga sulit mengembalikan ukuran perut dan menurunkan berat badan setelah melahirkan.

2. Menyusui bayi

puasa saat menyusui

Salah satu cara mengecilkan perut setelah melahirkan adalah dengan menyusui sang buah hati.

Dengan menyusui, Anda bisa membakar kalori. Menyusui pada bulan-bulan pertama setelah melahirkan bisa membuat berat badan Anda cenderung turun lebih cepat.

Selain menambah ikatan, cara ini cukup efektif untuk melangsingkan perut setelah melahirkan.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Maternal and Child Health Journal membuktikan hal tersebut.

Penelitian di tahun 2016 itu, menemukan bahwa wanita yang menyusui bayinya secara ekslusif dapat lebih mudah menurunkan berat badan selama 6 bulan pertama pasca melahirkan.

Bahkan, bukan sebagai cara membakar kalori dan mengecilkan perut setelah habis saja.

Menyusui juga bisa membuat Anda semakin dekat dengan si kecil karena membangun ikatan batin yang lebih kuat.

3. Pilih sumber makanan sehat

makanan untuk mencegah kram otot

Alangkah baiknya jika Anda memperbanyak makan beragam jenis makanan sumber karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. 

Sumber makanan bisa meliputi sayuran, buah, susu, telur, daging ayam tanpa lemak, daging merah tanpa lemak, maupun beragam jenis makanan lainnya.

Jangan lupa penuhi asupan serat yang bisa membantu melancarkan kerja sistem pencernaan selama tubuh menerapkan berbagai cara mengecilkan perut setelah melahirkan. 

Dengan demikian, perut jadi tidak terasa kembung sekaligus menjaganya tetap langsing dan tidak terlihat membesar.

Selain bisa menyusutkan dan mengurangi lemak perut, berbagai makanan tersebut dapat menyumbang sejumlah kandungan nutrisi pada ASI.

Alhasil, bayi mendapatkan ASI eksklusif yang sehat dan kaya zat gizi. Penting untuk diperhatikan, sebaiknya Anda tidak perlu melakukan diet penurunan berat badan selama menyusui sebagai cara untuk mengecilkan perut setelah melahirkan.

Sebagai gantinya, Anda hanya perlu makan makanan rendah lemak dan kaya asupan zat gizi.

4. Berolahraga

senam nifas

Selain berbagai cara yang telah disebutkan sebelumnya, upaya mengecilkan perut setelah melahirkan juga bisa dibantu dengan rutin berolahraga.

Olahraga juga dapat berguna sebagai cara mengencangkan perut setelah melahirkan.

Mengingat Anda masih dalam tahap pemulihan, olahraga setelah melahirkan sebaiknya ringan saja dan jangan terlalu berat.

Jangan lupa, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter sebelumnya untuk mulai melakukan aktivitas fisik sebagai cara mengecilkan perut setelah melahirkan.

Biasanya, aktivitas fisik baru boleh dilakukan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kira-kira Anda baru diizinkan melakukan aktivitas fisik sebagai cara mengecilkan perut yakni sekitar enam minggu habis melahirkan.

Berikut ini beragam bentuk olahraga yang bisa Anda lakukan sebagai pilihan cara untuk mengecilkan perut setelah melahirkan:

Berjalan bersama bayi

Jika Anda masih sulit untuk berada terpisah dengan buah hati, coba libatkan bayi Anda dalam proses olahraga.

Anda bisa mencobanya dengan berjalan sambil mendorong kereta bayi, kurang lebih pada jarak 1,5 km perhari.

Jarak tersebut sudah mampu membakar kalori Anda hingga 100 kalori.

Tak perlu terburu-buru, Anda bisa berjalan santai saja sembari mengajak bayi berjemur di pagi hari sebagai cara alami mengecilkan perut setelah melahirkan.

Melakukan senam kegel

Senam kegel dapat Anda lakukan sebagai satu dari beragam cara untuk mengecilkan perut setelah melahirkan.

Berikut tahapan senam kegel yang bisa Anda lakukan:

  • Berbaring santai di lantai matras, dengan posisi kedua lutut menekuk setengah ke atas sebagai awalan cara untuk mengecilkan perut setelah melahirkan.
  • Tarik napas dan angkat panggul Anda ke atas secara perlahan.
  • Usahakan bagian punggung tidak menyentuh lantai selama 15 detik.
  • Setelah 15 detik, turunkan panggul Anda.
  • Ulangi gerakan tersebut sekitar 8-10 kali dalam beberapa 3 sesi waktu setiap harinya, atau sesuaikan dengan kemampuan Anda.

Pada senam kegel, bagian tubuh yang bergerak hanya panggul dan lutut. 

Di samping baik untuk mengecilkan otot-otot perut setelah melahirkan, cara ini juga membantu mengencangkan otot kandung kemih.

Senam kegel juga bisa membantu menurunkan risiko mengalami inkontinensia urin. Kondisi ini menjadi salah satu masalah yang kerap terjadi setelah melahirkan.

Melatih otot-otot perut

Seperti namanya, latihan otot-otot perut dapat membantu mengencangkan serta memperkuat otot.

Berikut cara mudah melatih otot perut yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengecilkan perut habis melahirkan:

  • Duduk tegak, lalu tarik napas sedalam-dalamnya sebagai permulaan dalam melakukan cara mengecilkan perut setelah melahirkan.
  • Pegang perut Anda dengan kedua tangan, dan rasakan kontraksi yang ditimbulkan perut saat bernapas.
  • Tahan gerakan tersebut selama sekitar 8-10 detik, kemudian hembuskan napas secara perlahan.
  • Ulangi gerakan selama beberapa kali.

Melatih otot-otot panggul (pelvic)

Gerakan olahraga yang satu ini bukan hanya jadi cara mengecilkan perut setelah melahirkan, tapi juga membantu meredakan sakit punggung.

Jika ingin segera mencobanya, berikut tahapan latihan otot panggul yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengecilkan perut setelah melahirkan.:

  • Posisikan tubuh seperti hendak merangkak dengan kedua tangan lurus ke bawah menyangga tubuh dan menyentuh lantai.
  • Punggung harus lurus dan tegak, tidak melengkung.
  • Tarik napas perlahan sembari menarik bokong ke bagian depan. Kemudian miringkan salah satu panggul dan putar ke samping.
  • Tahan posisi tersebut selama 3 hitungan, kemudian kembali ke posisi awal.
  • Ulangi hal yang sama untuk bagian panggul yang lain.

5. Minum cukup air putih

kandungan air putih

Tak lupa, Anda juga perlu menjaga tubuh agar tetap terhidrasi optimal sepanjang hari.

Ini karena minum air dalam jumlah yang cukup dapat membantu menjaga elastisitas kulit Anda sekaligus bisa melancarkan penurunan berat badan.

Alhasil, secara tidak langsung kebiasaan ini juga bisa jadi cara yang cukup efektif untuk melangsingkan perut setelah melahirkan.

Setidaknya, Anda membutuhkan delapan gelas air mineral sehari.

Bahkan, Anda butuh lebih dari itu ketika sedang dalam masa menyusui dan menerapkan cara mengecilkan perut setelah melahirkan.

Perlukah pakai korset setelah melahirkan?

Ibu menyusui dan bayi

Korset yang digunakan setelah melahirkan berguna untuk mengikat bentuk perut dalam waktu yang lama.

Selain untuk masalah perut dan punggung, korset juga berguna untuk memperbaiki postur perut akibat operasi caesar untuk menunjang kepercayaan diri seseorang.

Korset setelah persalinan tidak akan serta merta langsung mengembalikan bentuk perut dalam waktu sekejap.

Biasanya, Anda butuhkan waktu sekitar 4-6 minggu pemakaian korset optimal, tergantung kondisi tubuh masing-masing.

Pakai korset sebenarnya boleh saja selama tidak digunakan secara berlebihan.

Hindari memakai korset terlalu kencang seharian dikhawatirkan akan menyebabkan dinding perut tertekan. 

Terlebih lagi bila habis menjalani operasi caesar, Anda perlu menerapkan perawatan luka SC (caesar) agar luka bekas operasi caesar cepat sembuh.

Gunakan koreset dengan cara dililitkan di bagian bawah perut, hindari terlalu melilitkannya ke atas.  

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketahui Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Bayi di Rumah

Bayi Anda sering menangis di malam hari? Atau Anda ingin membangun ikatan yang lebih kuat dengan si kecil? Pijat bayi bisa menjadi jawaban yang Anda cari.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 30 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

Metode kangguru terbukti manjur memulihkan kondisi bayi yang lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah. Bagaimana cara melakukannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Bayi, Bayi Prematur, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berapa kali hamil

Berapa Kali Hamil dan Melahirkan yang Aman Bagi Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Faktor Rhesus digunakan untuk mengelompokkan golongan darah, selain sistem ABO. Faktor Rhesus juga bisa disebut dengan faktor Rh.

Mengenal Sistem Rhesus dalam Golongan Darah Anda

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2020 . Waktu baca 5 menit
gerakan plank untuk perut rata

7 Gerakan Plank yang Bisa Dilakukan untuk Membentuk Perut Rata

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 5 menit
minum antibiotik saat hamil

Amankah Minum Antibiotik Saat Hamil? Ini Penjelasannya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 3 menit