Kenali Tanda Saat Bekas Jahitan Caesar Anda Mau Sembuh dan Bermasalah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/02/2020
Bagikan sekarang

Bekas jahitan caesar akan otomatis Anda dapatkan setelah menjalani operasi caesar saat melahirkan. Agar cepat sembuh dan tidak bermasalah, bekas jahitan caesar ini harus Anda rawat sampai benar-benar kering. Selain itu, perhatikan juga tanda-tanda saat bekas jahitan caesar Anda telah sembuh sepenuhnya.

Nah, seperti apa ciri yang menunjukkan saat bekas jahitan caesar sudah akan sembuh serta yang mengalami infeksi? Simak informasi lengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Tanda bekas jahitan caesar sembuh vs. adanya masalah

Normalnya, pada beberapa bulan pertama setelah melahirkan, luka bekas caesar terlihat merah atau merah muda. Selanjutnya, warna luka bekas jahitan caesar menjadi lebih pucat dengan garis tipis.

Beberapa wanita mungkin mempunyai luka lebih lebar dan lebih tebal dengan kulit yang timbul. Di awal saat baru-baru melahirkan, adanya bekas jahitan caesar ini mungkin akan membuat Anda merasa tidak nyaman.

Entah karena terasa sakit atau mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Namun semakin lama, jahitan caesar akan semakin kering dan sembuh jika dirawat dengan baik. 

Sayangnya, tidak semua bekas jahitan caesar pada ibu yang baru saja melahirkan akan sembuh dengan sempurna. Terkadang, perawatan yang tidak benar setelah melahirkan dapat membuat bekas jahitan caesar bermasalah.

Berikut tanda yang harus Anda kenali saat bekas jahitan caesar sudah mau sembuh dan bermasalah karena infeksi:

Tanda bekas jahitan caesar akan sembuh

Anda tidak perlu khawatir jika bekas jahitan caesar setelah melahirkan tampak bengkak, timbul, hingga berwarna lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Dokter biasanya akan meminta Anda untuk terus merawat luka bekas jahitan caesar dengan baik.

Hal ini meliputi selalu menjaga kebersihan dan tidak membiarkan bekas jahitan caesar lembap. Pada awalnya, bekas jahitan caesar biasanya memiliki panjang sekitar 10-15 sentimeter (cm) dengan lebar 0,3 cm.

Namun, lama kelamaan bekas jahitan caesar ini akan menyusut dalam waktu 6 minggu pasca operasi caesar. Warna bekas jahitan tersebut juga lama-kelamaan akan menyatu seperti warna kulit Anda.

Ini merupakan tanda bekas jahitan caesar sudah sembuh. Selama proses penyembuhan ini, Anda mungkin akan merasakan gatal, dan ini sangat normal terjadi. Rasa gatal muncul karena saraf di daerah bekas jahitan terganggu.

Sebaiknya jangan menggaruk luka Anda saat gatal karena justru dapat membuatnya semakin buruk. Untuk menenangkan kulit Anda yang gatal, sebaiknya oleskan krim pereda gatal di sekitar bekas luka.

Selain itu, Anda juga bisa mengompres daerah yang gatal dengan es batu yang dibungkus handuk tipis selama 5-10 menit.

Tanda bekas jahitan caesar terkena infeksi

Sebaliknya, jika tidak dirawat dengan baik, luka bekas jahitan caesar dapat bermasalah. Masalah pada bekas jahitan caesar, seperti infeksi, dapat terjadi segera setelah Anda melahirkan atau selama masa pemulihan.

Infeksi pada bekas jahitan mungkin jarang terjadi jika Anda merawat bekas jahitan caesar Anda dengan benar. Akan tetapi, jika luka tidak dirawat, hal ini mungkin saja terjadi.

Infeksi pada luka bekas jahitan caesar bisa terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri di bekas jahitan tersebut. Hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang berisiko tinggi.

Sebagai  contoh yaitu pada wanita yang memiliki diabetes, penyakit autoimun, atau komplikasi kehamilan (seperti tekanan darah tinggi).

Jika Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini, sebaiknya segera periksakan luka bekas jahitan caesar Anda ke dokter agar segera mendapat penanganan lebih lanjut.

  • Nyeri, bengkak, atau kemerahan di tempat luka
  • Luka mengeluarkan nanah
  • Perut terasa sakit
  • Demam lebih dari 38° Celcius
  • Masalah saat buang air kecil, seperti nyeri, sensasi terbakar, atau bahkan tidak dapat buang air kecil
  • Keputihan dengan bau tidak sedap
  • Perdarahan berlebihan dari vagina Anda, setidaknya dalam waktu satu jam setelah melahirkan (perdarahan postpartum)
  • Terdapat gumpalan darah dari vagina, tetapi bukan lokia
  • Sakit atau bengkak pada kaki

Jika dibiarkan terus-menerus, Anda mungkin berisiko untuk mengalami sepsis, yaitu infeksi yang dapat menyerang seluruh aliran darah.

Tanda-tanda sepsis adalah menggigil, peningkatan detak jantung, napas cepat, dan demam tinggi yang datang tiba-tiba. Itulah mengapa penanganan sesegera mungkin sangat diperlukan.

Bagaimana merawat dan mencegah infeksi pada bekas jahitan?

Jika Anda melahirkan dengan cara operasi caesar, tentu Anda akan mendapatkan bekas jahitan. Bekas jahitan ini membutuhkan waktu 4-6 minggu untuk penyembuhan.

Selama masa penyembuhan, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk mencegah infeksi pada luka bekas jahitan operasi caesar, yaitu:

Istirahat yang cukup

Kesibukan mengurus bayi Anda setelah melahirkan mungkin dapat membuat Anda kelelahan dan kurang tidur.

Namun, sebisa mungkin usahakan agar selalu mendapatkan waktu tidur yang cukup dengan posisi yang nyaman guna mempercepat sekaligus mencegah infeksi pada bekas jahitan caesar. Solusinya, cobalah tidur saat bayi Anda sedang tidur.

Jangan lakukan aktivitas berat terlebih dahulu

Melakukan aktivitas berat dapat membuat luka bekas jahitan caesar Anda menjadi lebih buruk. Sebaiknya, hindari mengangkat beban berat atau melakukan pekerjaan berat sampai bekas luka Anda benar-benar sembuh, mengutip dari Mayo Clinic.

Taruhlah segala sesuatu yang Anda butuhkan di dekat Anda sehingga Anda lebih mudah untuk menjangkaunya, seperti air minum.

Jaga perut Anda dengan baik

Saat Anda mengalami masalah setelah melahirkan, seperti batuk, tertawa, atau bersin, sebaiknya peganglah perut Anda (tepatnya di daerah bekas luka). Usahakan untuk memegang perut dengan sedikit memberi tekanan.

Hal ini berguna menjaga agar perut Anda tidak terguncang berlebihan. Berdirilah dengan tegak saat Anda berjalan.

Banyak minum

Berdasarkan American Pregnancy Association, tubuh Anda membutuhkan banyak cairan saat proses penyembuhan bekas jahitan caesar dan menyusui. Bahkan, minum banyak cairan juga dapat membantu Anda terhindar dari sembelit.

Makan dengan baik

Nutrisi yang terpenuhi dengan baik dapat mendorong pertumbuhan jaringan yang sehat. Hal ini membuat luka bekas sayatan caesar Anda dapat sembuh dengan cepat.

Bersihkan luka Anda secara teratur

Pastikan Anda selalu membersihkan luka dan mengganti kain penutup luka. Pastikan juga daerah di sekitar luka Anda tidak lembab. Daerah yang lembab dapat memicu timbulnya infeksi bakteri.

Tidak masalah jika luka Anda kena air dan sabun saat mandi. Hal yang terpenting, segera keringkan luka dengan handuk bersih. Jika luka masih diperban, ganti perban secara rutin.

Jangan memakai pakaian yang ketat

Pakaian ketat hanya akan menutup luka sehingga membuatnya lebih sulit untuk kering dan sembuh. Sebaiknya, pakailah pakaian yang longgar agar luka memiliki ruang untuk bernapas dan tidak mudah tergesek.

Gunakan obat dengan baik

Jika Anda diberi antibiotik oleh dokter, sebaiknya minum obat tersebut secara rutin. Jangan sampai melewatkannya sampai pengobatan selesai.

Jika Anda merasakan sakit pada bekas luka jahitan caesar, mungkin Anda perlu mengambil obat antiradang untuk meminimalkan rasa sakit dan mencegah peradangan pada bekas sayatan. Sebaiknya, segera periksakan ke dokter.

Rutin periksa ke dokter

Tak lupa, rutin periksa bekas jahitan caesar Anda ke dokter untuk melihat perkembangan penyembuhannya. Jangan sungkan untuka menanyakan kemajuan kondisi Anda. 

Cara mengobati infeksi pada bekas jahitan caesar

Bila bekas jahitan caesar sudah terlanjur terkena infeksi, masih ada cara untuk mengobatinya. Sebagian besar luka infeksi pada bekas jahitan caesar dapat diatasi dengan pemberian antibiotik.

Hanya saja, jenis antibiotik yang diberikan dokter akan disesuaikan kembali dengan jenis bakteri penyebab infeksi pada bekas jahitan caesar Anda. Untuk kasus infeksi yang tidak terlalu parah, biasanya pemberian antibiotik cenderung lebih singkat.

Sementara untuk infeksi luka pada bekas jahitan caesar yang mengeluarkan cairan atau bahkan luka terbuka, dokter mungkin akan melakukan operasi kecil. Tindakan pembedahan kecil ini bertujuan untuk menghilangkan abses luka serta cairan yang terinfeksi.

Selanjutnya, apabila ditemukan ada jaringan mati pada luka bekas jahitan caesar Anda, dokter dapat mengambil dan menghilangkan jaringan tersebut. Prosedur ini umumnya dilakukan dengan membuka sayatan di seluruh area yang terinfeksi, kemudian mengeringkan nanahnya.

Dokter akan membersihkan area tersebut dengan sangat hati-hati, lalu memberikan cairan antiseptik beserta kain kasa sebagai pembalutnya.

Selama prosedur ini berlangsung, dokter juga akan memeriksa seluruh bekas jahitan cesar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh jaringan sehat dan tidak ada lagi yang bermasalah.

Setelahnya, luka bekas jahitan caesar perlu diperiksa secara teratur untuk memastikan proses penyembuhannya berjalan dengan baik.

Luka bekas jahitan caesar dapat ditutup kembali atau dibiarkan terbuka hingga sembuh dengan sendirinya, tergantung dari kondisi Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sembelit Setelah Operasi Caesar? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Turun Berok (Hernia)

Merasa sembelit setelah melahirkan caesar? Jangan disepelekan, karena bisa jadi salah satu tanda dari hernia atau turun berok. Lho, kok bisa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Melahirkan, Kehamilan 13/08/2018

Apakah Ibu Boleh Ikut Puasa Kalau Baru Saja Melahirkan?

Dari sisi hukum agama, ibu yang sedang dalam masa nifas tidak diperbolehkan puasa setelah melahirkan. Ternyata ada penjelasan medis di baliknya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 18/05/2018

Ini Pertimbangan Waktu yang Tepat untuk Hamil Lagi Setelah Caesar

Langsung mencoba hamil lagi setelah caesar dapat meningkatkan risiko komplikasi yang berbahaya pada kehamilan selanjutnya. Kapan waktu yang tepat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 11/05/2018

3 Posisi Tubuh yang Bisa Ibu Coba untuk Mengatasi Bayi Sungsang

Sudah menjelang persalinan tapi posisi bayi dalam rahim belum siap? Tenang, beberapa posisi ini bisa dicoba untuk membantu mengatasi bayi sungsang.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Melahirkan, Kehamilan 03/04/2018

Direkomendasikan untuk Anda

mengganti perban luka jahitan

Harus Sesering Apa Mengganti Perban Luka Jahitan? (Plus Tips Menggantinya)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2019
sakit setelah melahirkan

Bolehkah Pakai Obat Opium untuk Meredakan Nyeri Setelah Melahirkan Caesar?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 01/11/2018
melahirkan caesar

5 Mitos Populer Tentang Melahirkan Caesar yang Perlu Dibongkar Kebenarannya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 08/10/2018
ditanggung asuransi, asuransi kesehatan

5 Penyakit yang Jarang Ditanggung Oleh Asuransi Kesehatan

Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21/08/2018