Ini Tandanya Kalau Bekas Jahitan Caesar Anda Bermasalah

Oleh

Melahirkan caesar mungkin membuat Anda hanya merasakan sedikit sakit saat melahirkan. Namun, setelah Anda melahirkan, Anda akan mendapatkan bekas jahitan caesar. Seperti pada operasi lainnya, operasi caesar juga meninggalkan bekas jahitan pada kulit Anda dan harus Anda rawat sampai kering. Jika tidak, maka bisa saja Anda mengalami masalah pada bekas jahitan setelah operasi caesar.

Masalah bekas jahitan setelah operasi caesar

Normalnya, pada beberapa bulan pertama setelah melahirkan, luka bekas caesar terlihat merah atau merah muda. Kemudian, warna luka menjadi lebih pucat dengan garis tipis. Beberapa wanita mungkin mempunyai luka lebih lebar dan lebih tebal dengan kulit yang timbul. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, luka bekas caesar dapat bermasalah.

Masalah bekas jahitan, seperti infeksi, dapat terjadi segera setelah Anda melahirkan atau selama masa pemulihan. Infeksi pada bekas jahitan mungkin jarang terjadi jika Anda merawat bekas jahitan caesar Anda dengan benar. Tapi, jika luka tidak dirawat, hal ini mungkin saja terjadi. Wanita hamil yang melahirkan normal memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami infeksi setelah melahirkan.

Infeksi pada luka bekas jahitan caesar bisa terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri pada bekas jahitan Anda. Hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang berisiko tinggi, seperti yang memiliki diabetes, penyakit autoimun, atau komplikasi kehamilan (seperti tekanan darah tinggi).

Apa saja tanda-tanda infeksi pada bekas jahitan caesar?

Jika Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini, sebaiknya segera periksakan luka bekas jahitan sesar Anda ke dokter agar segera mendapat penanganan lebih lanjut.

  • Nyeri, bengkak, atau kemerahan di tempat luka
  • Luka mengeluarkan nanah
  • Perut Anda terasa sakit
  • Demam lebih dari 38° C
  • Masalah saat buang air kecil, seperti nyeri, sensasi terbakar, atau bahkan tidak dapat buang air kecil
  • Keputihan dengan bau tidak enak
  • Perdarahan berlebihan dari vagina Anda, setidaknya dalam waktu satu jam
  • Terdapat gumpalan darah dari vagina
  • Sakit atau bengkak pada kaki

Penanganan segera sangat diperlukan. Jika dibiarkan terus-menerus, Anda mungkin berisiko untuk mengalami sepsis, yaitu infeksi yang dapat menyerang seluruh aliran darah. Tanda-tanda sepsis adalah menggigil, peningkatan detak jantung, napas cepat, dan demam tinggi yang datang tiba-tiba.

Bagaimana mencegah infeksi pada bekas jahitan?

Jika Anda melahirkan dengan cara operasi caesar, tentu Anda akan mendapatkan bekas jahitan. Bekas jahitan ini membutuhkan waktu 4-6 minggu untuk penyembuhan. Selama masa penyembuhan, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk mencegah infeksi pada luka ini, yaitu:

  • Istirahat yang cukup. Kesibukan mengurus bayi Anda setelah melahirkan mungkin dapat membuat Anda kelelahan dan kurang tidur. Tapi, sebisa mungkin usahakan agar selalu mendapatkan waktu tidur yang cukup. Tidurlah saat bayi Anda tidur.
  • Jangan lakukan aktivitas berat terlebih dahulu. Melakukan aktivitas berat dapat membuat luka sayatan Anda menjadi lebih buruk. Sebaiknya hindari mengangkat beban berat atau melakukan pekerjaan berat sampai bekas luka Anda benar-benar sembuh. Taruhlah segala sesuatu yang Anda butuhkan di dekat Anda, sehingga Anda lebih mudah untuk menjangkaunya, seperti air minum.
  • Jaga perut Anda dengan baik. Saat Anda batuk, tertawa, atau bersin, sebaiknya peganglah perut Anda (tepatnya di daerah bekas luka) dengan sedikit memberi tekanan. Hal ini untuk menjaga agar perut Anda tidak terguncang berlebihan. Berdirilah dengan tegak saat Anda berjalan.
  • Banyak minum. Tubuh Anda membutuhkan banyak cairan saat proses penyembuhan dan menyusui. Minum banyak cairan juga dapat membantu Anda terhindar dari sembelit.
  • Makan dengan baik. Nutrisi yang terpenuhi dengan baik dapat mendorong pertumbuhan jaringan yang sehat, sehingga luka bekas sayatan sesar Anda dapat sembuh dengan cepat.
  • Bersihkan luka Anda secara teratur. Pastikan Anda selalu membersihkan luka dan mengganti kain penutup luka. Pastikan juga daerah di sekitar luka Anda tidak lembab. Daerah yang lembab dapat memicu timbulnya infeksi bakteri.
  • Jangan memakai pakaian yang ketat. Pakaian ketat hanya akan menutup luka sehingga luka lebih sulit untuk kering dan sembuh. Sebaiknya pakailah pakaian yang longgar.
  • Gunakan obat dengan baik. Jika Anda diberi antibiotik oleh dokter, sebaiknya minum obat tersebut secara rutin. Jangan sampai melewatkannya sampai pengobatan selesai. Jika Anda merasakan sakit pada bekas luka Anda, mungkin Anda perlu mengambil obat antiperadangan untuk meminimalkan rasa sakit dan mencegah peradangan pada bekas sayatan. Sebaiknya, segera periksakan ke dokter.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca