10 Tips Mudah untuk Sembuhkan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Kehamilan kadang bisa membuat beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan. Salah satu yang sering terlihat yakni pada kaki. Namun alih-alih mereda, kaki bengkak ini bisa terus bertahan setelah melahirkan. Kondisi ini disebut sebagai pembengkakan postpartum alias pembengkakan pasca melahirkan.

Kenapa kaki bisa bengkak setelah melahirkan? Adakah cara untuk mengatasinya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini mengenai kaki bengkak setelah melahirkan, yuk!

Apa penyebab kaki bengkak setelah melahirkan?

mengatasi kram kaki

Selama masa kehamilan, tubuh menyimpan cairan dalam jumlah cukup banyak guna menjaga bayi di dalam kandungan. Hal inilah yang membuat volume darah mengalami peningkatan, bahkan bisa mencapai hampir 50 persen.

Seperti yang dijelaskan dalam American Pregnancy Association, tubuh ibu hamil menghasilkan lebih banyak darah dan cairan untuk mendukung tumbuh kembang bayi. Itulah salah satu alasan mengapa berat badan wanita yang sedang hamil meningkat.

Normalnya setelah Anda melahirkan, sejumlah cairan berlebih tersebut berangsur-angsur akan keluar sedikit demi sedikit melalui urine dan keringat.

Namun dalam beberapa kasus tertentu, cairan yang ada di dalam pembuluh darah bisa keluar menuju ke jaringan tubuh sehingga memicu pembengkakan (edema).

Meski bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, kebanyakan kasus bengkak setelah melahirkan ini umumnya muncul di tangan, kaki, dan wajah. Ya, selain kaki, kondisi bengkak setelah melahirkan juga bisa muncul di tangan, seperti dikutip dari Ministry of Health.

Intinya, kondisi bengkak setelah melahirkan ini, termasuk pada kaki, terjadi karena kelebihan cairan sejak masa kehamilan masih tetap berada di dalam tubuh meski Anda sudah tidak hamil.

Pembengkakan setelah melahirkan atau postpartum bisa terjadi di metode persalinan apa pun. Baik itu melahirkan normal melalui vagina, maupun persalinan dengan operasi caesar.

Biasanya, kaki bengkak setelah melahirkan ini akan segera hilang dalam kurun waktu sekitar satu minggu. Akan tetapi, kondisi ini bisa berlangsung lebih lama bila Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.

Masalah kesehatan tersebut misalnya preeklampsia dan tekanan darah tinggi saat hamil. Segera konsultasikan ke dokter jika bengkak di kaki setelah melahirkan tidak kunjung membaik dalam waktu yang cukup lama.

Dengan begitu, dokter dapat mencari tahu penyebab serta menyarankan cara mengatasi yang tepat untuk kondisi kaki Anda yang bengkak setelah melahirkan.

Bagaimana cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan?

Agar kondisi kaki yang bengkak setelah melahirkan bisa segera membaik dan tidak bertambah parah, usahakan sirkulasi darah pada tubuh mengalir dengan lancar.

Berikut beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan:

1. Hindari berdiri terlalu lama

kaki sakit akibat berdiri lama

Selama kaki masih dalam kondisi bengkak setelah melahirkan, ada baiknya untuk menghindari berdiri dalam waktu yang lama.

Jika dalam situasi tertentu Anda diharuskan berdiri, usahakan meluangkan waktu untuk duduk dan beristirahat sesekali.

Tak lupa, sebaiknya jangan menyilangkan kaki atau menopang satu kaki di atas kaki yang lain saat ini. Pasalnya, menyilangkan kaki saat duduk dapat menghambat aliran darah sehingga tidak memperbaiki kaki yang bengkak setelah melahirkan.

2. Letakkan kaki di tempat yang lebih tinggi

telapak kaki sakit

Terlalu banyak berdiri bisa membuat cairan mengalir dan menumpuk di kaki. Maka itu, Anda bisa mencoba mengangkat kaki dan meletakkannya di tempat yang lebih tinggi untuk mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan.

Hal ini setidaknya dapat membantu melancarkan sirkulasi darah serta memicu air pada kaki mengalir ke seluruh tubuh. Alhasil,cara ini  lama-lama dapat membantu mengurangi bengkak pada kaki setelah melahirkan.

3. Minum banyak air putih

minum air putih

Penumpukan cairan yang menyebabkan kaki bengkak setelah melahirkan sebenarnya bukan alasan untuk mengurangi minum air putih.

Sebaliknya, memperbanyak minum air putih justru bisa membantu mengurangi pembengkakan pada kaki setelah melahirkan, alias selama masa menyusui.

Ini karena kekurangan cairan atau dehidrasi, bisa memicu terjadinya penumpukan cairan pada tubuh yang akhirnya menimbulkan bengkak pada kaki setelah melahirkan.

4. Lakukan olahraga ringan

yoga di luar ruangan

Meluangkan waktu untuk melakukan olahraga ringan setelah melahirkan ringan bisa menjadi salah satu cara memulihkan kaki bengkak di masa ini.

Olahraga membuat penumpukan cairan di kaki yang mengakibatkan kaki bengkak setelah melahirkan bisa berkurang sekaligus melancarkan aliran darah pada tubuh.

Namun sebelum melakukannya, pastikan Anda tela berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan kesiapan tubuh dalam melakukan olahraga. Anda bisa mencoba jalan santai, yoga, berenang, dan pilates.

Penting untuk selalu mengenali kondisi tubuh Anda selama melakukan olahraga guna mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan. Jangan sampai tubuh terlalu lelah dan usahakan segera berhenti sebelum tubuh kehabisan tenaga.

5. Hindari asupan garam terlalu banyak

garam tidak boleh dimasak

Keseimbangan jumlah garam dan air harus terjaga dengan baik di dalam tubuh. Jika jumlah garam atau natrium yang Anda konsumsi dari makanan dan minuman harian terlalu berlebihan, tubuh bisa mengalami penumpukan cairan yang berlebih.

Bukannya memperbaiki kaki bengkak setelah melahirkan, asupan garam malah bisa semakin memperburuk kondisinya.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk membatasi asupan garam dari makanan dan minuman harian guna meredakan kaki yang bengkak setelah melahirkan.

Kurangi asupan garam sebagai penyedap masakan di dalam sajian makanan harian, keripik, makanan olahan, makanan kemasan, maupun minuman ringan.

6. Hindari makan makanan olahan

setelah makan junk food

Sama halnya seperti asupan garam yang terlalu banyak, makan makanan olahan juga sebaiknya dihindari bila Anda mengalami kaki bengkak setelah melahirkan.

Pasalnya, makanan olahan memiliki kandungan garam dalam jumlah yang tidak sedikit sehingga bisa menyulitkan penyembuhan kondisi bengkak di kaki setelah melahirkan.

Sebagai gantinya, Anda bisa memperbanyak makan makanan sumber protein dan serat untuk mengatasi kaki yang bengkak setelah melahirkan.

Hal ini bisa dilakukan dengan memperbanyak makan telur, daging ayam tanpa lemak, daging merah tanpa lemak, tahu, tempe, sayur, buah-buahan, dan lain sebagainya.

7. Kurangi minum minuman berkafein

minum kopi setiap hari

Sebelumnya sempat dijelaskan bahwa tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup demi mengatasi kaki yang bengkak setelah melahirkan.

Namun, upaya ini tidak dapat tercapai secara optimal jika Anda gemar minum minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan cokelat.

Ini karena minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, dapat memicu tubuh kehilangan lebih banyak cairan sehingga tidak memperbaiki kondisi bengkak pada kaki setelah melahirkan.

8. Kenakan sepatu yang nyaman

memilih sepatu yang tepat

Kaki yang bengkak setelah melahirkan tentu terasa tidak nyaman, bukan? Maka dari itu, coba perlakukan kaki sebaik mungkin, misalnya dengan menggunakan sepatu yang nyaman saat dipakai.

Hal ini bertujuan agar tidak membatasi ruang gerak kaki Anda yang bengkak setelah melahirkan. Sebaliknya, hindari memakai sepatu dengan hak tinggi.

Selain membuat Anda susah bergerak dengan bebas, sepatu hak tinggi juga akan membuat kaki yang bengkak setelah melahirkan menjadi tidak nyaman.

9. Melakukan pijatan pasca melahirkan

mengatasi kaki bengkak

Supaya otot-otot yang kaku bisa regang dan rileks kembali seperti semula, Anda bisa melakukan pijat setelah melahirkan, khususnya di area kaki yang bengkak.

Selain meredakan bengkak di kaki setelah melahirkan, pijat juga membuat aliran darah dan cairan di dalam tubuh menjadi lebih lancar. Bahkan, pijta juga bisa membantu menyeimbangkan kadar hormon dan meredakan stres pada tubuh.

10. Gunakan kompres dingin

kompres es dingin
Sumber: Health Ambition

Cara lain yang juga bisa Anda gunakan untuk memulihkan kaki bengkak setelah melahirkan yakni dengan memakai kompres dingin. Balut beberapa buah es batu di dalam sapu tangan atau handuk kecil, kemudian kompres ke area kaki yang bengkak.

Penggunaan kompres dingin ini dapat membantu mengecilkan pembuluh darah yang mengakibatkan kaki terlihat bengkak dan membesar.

Kapan harus ke dokter?

Sebenarnya, kaki yang bengkak setelah melahirkan bisa berangsur-angsur membaik dalam kurun waktu kurang lebih satu minggu.

Pasalnya, tubuh butuh waktu untuk menghilangkan cairan yang menumpuk, termasuk di dalam kaki, selama masa kehamilan sebelumnya.

Itulah mengapa salah satu hal yang penting dilakukan usai melahirkan yakni rutin buang air kecil, karena bisa membantu mengeluarkan cairan dari dalam tubuh guna mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan.

Namun, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami hal-hal berikut ini:

  • Pembengkakan terjadi secara tiba-tiba.
  • Ketika bagian yang bengkak ditekan, timbul lekukan pada kulit alias kulit tidak kembali seperti semula.
  • Timbul rasa sakit, kemerahan, iritasi, bahkan peningkatan pembengkakan di kaki yang mengarah pada gumpalan darah.
  • Mengalami sakit kepala terus-menerus atau berulang, muntah, sensitivitas terhadap cahaya, serta penghilatan kabur yang mengarah pada gejala preeklampsia.
  • Muncul nyeri dada dan kesulitan bernapas, yang bisa menandakan adanya komplikasi jantung setelah melahirkan atau disebut sebagai kardiomiopati postpartum.

Jika berbagai cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan telah Anda coba tapi belum ada hasil yang lebih baik, atau justru semakin parah, segera periksakan ke dokter.

Tak terkecuali, ketika bengkak setelah melahirkan hanya muncul di salah satu kaki, maupun betis dan pergelangan kaki Anda terasa nyeri dan lunak saat ditekan. Hal ini dikhawatirkan menjadi tanda adanya bekuan darah di area kaki yang bengkak setelah melahirkan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 16, 2019 | Terakhir Diedit: Februari 4, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca