10 Tips Mudah untuk Sembuhkan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 November 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Kehamilan kadang bisa membuat beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan, salah satu yang sering terlihat yakni pada kaki. Namun alih-alih mereda, kaki bengkak ini bisa terus bertahan setelah melahirkan. Kondisi ini disebut sebagai pembengkakan postpartum alias pembengkakan pascamelahirkan.

Apa penyebab kaki bengkak setelah melahirkan dan adakah cara untuk mengatasi kondisi ini? Simak ulasan lengkapnya berikut ini, yuk!

Apa penyebab kaki bengkak setelah melahirkan?

mengatasi kram kaki

Selama masa kehamilan, tubuh menyimpan cairan dalam jumlah cukup banyak guna menjaga bayi di dalam kandungan.

Hal inilah yang membuat volume darah mengalami peningkatan, bahkan bisa mencapai hampir 50 persen.

Seperti yang dijelaskan dalam American Pregnancy Association, tubuh ibu hamil menghasilkan lebih banyak darah dan cairan untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Itulah salah satu alasan mengapa berat badan naik saat hamil.

Normalnya setelah Anda melahirkan, sejumlah cairan berlebih tersebut berangsur-angsur akan keluar sedikit demi sedikit melalui urine dan keringat.

Namun dalam beberapa kasus tertentu, cairan yang ada di dalam pembuluh darah bisa keluar menuju ke jaringan tubuh sehingga memicu pembengkakan (edema).

Meski bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, kebanyakan kasus bengkak setelah melahirkan ini umumnya muncul di tangan, kaki, dan wajah.

Ya, selain kaki, kondisi bengkak setelah melahirkan juga bisa muncul di tangan, seperti dikutip dari Ministry of Health Manatu Hauora.

Intinya, kondisi bengkak setelah melahirkan ini terjadi karena kelebihan cairan sejak masa kehamilan masih tetap berada di dalam tubuh meski Anda sudah tidak hamil.

Pembengkakan setelah melahirkan atau postpartum bisa terjadi di metode persalinan apa pun, baik itu melahirkan normal melalui vagina maupun persalinan dengan operasi caesar.

Biasanya, bengkak di tubuh setelah melahirkan ini akan segera hilang dalam kurun waktu sekitar satu minggu atau selama masa nifas.

Akan tetapi, kondisi ini bisa berlangsung lebih lama bila Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.

Masalah kesehatan tersebut misalnya preeklampsia dan tekanan darah tinggi (hipertensi) saat hamil.

Segera konsultasikan ke dokter jika bengkak di kaki pascamelahirkan tidak kunjung membaik dalam waktu lama.

Dengan begitu, dokter dapat mencari tahu penyebab serta menyarankan cara mengatasi yang tepat untuk kondisi kaki Anda yang bengkak setelah melahirkan.

Bagaimana cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan?

Agar kondisi kaki yang bengkak ini bisa segera membaik dan tidak bertambah parah, usahakan sirkulasi darah pada tubuh mengalir dengan lancar.

Jadi, selain melakukan perawatan setelah melahirkan normal dan pasca operasi caesar, Anda juga perlu mengatasi kaki yang bengkak.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan:

1. Hindari berdiri terlalu lama

kaki sakit akibat berdiri lama

Selama kaki masih dalam kondisi bengkak, ada baiknya untuk menghindari berdiri dalam waktu yang lama.

Jika dalam situasi tertentu Anda diharuskan berdiri, usahakan meluangkan waktu untuk duduk dan beristirahat sesekali.

Tak lupa, sebaiknya jangan menyilangkan kaki atau menopang satu kaki di atas kaki yang lain saat ini.

Ini karena menyilangkan kaki saat duduk dapat menghambat aliran darah sehingga tidak memperbaiki kaki yang bengkak usai melahirkan.

2. Letakkan kaki di tempat yang lebih tinggi

telapak kaki sakit

Terlalu banyak berdiri bisa membuat cairan mengalir dan menumpuk di kaki.

Maka itu, Anda bisa mencoba mengangkat kaki dan meletakkannya di tempat yang lebih tinggi.

Hal ini setidaknya dapat membantu melancarkan sirkulasi darah serta memicu air pada kaki mengalir ke seluruh tubuh.

3. Minum banyak air putih

minum air putih

Penumpukan cairan yang menjadi penyebab kaki bengkak setelah melahirkan sebenarnya bukan alasan untuk mengurangi minum air putih.

Sebaliknya, memperbanyak minum air putih justru bisa membantu mengurangi pembengkakan pada kaki setelah melahirkan, alias selama masa menyusui.

Ini karena kekurangan cairan atau dehidrasi, bisa memicu terjadinya penumpukan cairan pada tubuh yang akhirnya menimbulkan bengkak pada kaki usai melahirkan.

4. Lakukan olahraga ringan

yoga di luar ruangan

Meluangkan waktu untuk melakukan olahraga ringan setelah melahirkan ringan bisa menjadi salah satu cara memulihkan kaki bengkak di masa ini.

Olahraga membuat penumpukan cairan di kaki yang mengakibatkan bengkak bisa berkurang sekaligus melancarkan aliran darah pada tubuh.

Namun sebelum melakukannya, pastikan Anda tela berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan kesiapan tubuh dalam melakukan olahraga.

Anda bisa mencoba jalan santai, yoga, berenang, dan pilates.

Penting untuk selalu mengenali kondisi tubuh Anda selama melakukan olahraga guna mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan.

Jangan sampai tubuh terlalu lelah dan usahakan segera berhenti sebelum tubuh kehabisan tenaga.

5. Hindari asupan garam terlalu banyak

garam tidak boleh dimasak

Keseimbangan jumlah garam dan air harus terjaga dengan baik di dalam tubuh.

Jika jumlah garam atau natrium yang Anda konsumsi dari makanan dan minuman harian terlalu berlebihan, tubuh bisa mengalami penumpukan cairan yang berlebih.

Bukannya memperbaiki kaki bengkak setelah melahirkan, asupan garam malah bisa semakin memperburuk kondisinya.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk membatasi asupan garam dari makanan dan minuman harian, misalnya dalam penyedap masakan, keripik, makanan olahan, makanan kemasan, maupun minuman ringan.

6. Hindari makan makanan olahan

setelah makan junk food

Sama halnya seperti asupan garam yang terlalu banyak, makan makanan setelah melahirkan yang diolah juga sebaiknya dihindari bila Anda mengalami kaki bengkak usai melahirkan.

Pasalnya, makanan olahan memiliki kandungan garam dalam jumlah yang tidak sedikit sehingga bisa menyulitkan penyembuhan kondisi bengkak di kaki.

Sebagai gantinya, Anda bisa memperbanyak makan makanan sumber protein dan serat sebagai cara mengatasi kaki yang bengkak pascamelahirkan.

Hal ini bisa dilakukan dengan memperbanyak makan telur, daging ayam tanpa lemak, daging merah tanpa lemak, tahu, tempe, sayur, buah-buahan, dan lain sebagainya.

7. Kurangi minum minuman berkafein

minum kopi setiap hari

Sebelumnya sempat dijelaskan bahwa tubuh membutuhkan asupan cairan yang cukup sebagai cara mengatasi kaki yang bengkak setelah melahirkan.

Namun, upaya ini tidak dapat tercapai secara optimal jika Anda gemar minum minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan cokelat.

Ini karena minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, dapat memicu tubuh kehilangan lebih banyak cairan sehingga tidak memperbaiki kondisi bengkak pada kaki.

8. Kenakan sepatu yang nyaman

memilih sepatu yang tepat

Kaki yang bengkak pascamelahirkan tentu terasa tidak nyaman.

Maka dari itu, coba perlakukan kaki sebaik mungkin, misalnya dengan menggunakan sepatu yang nyaman saat dipakai.

Hal ini bertujuan agar tidak membatasi ruang gerak kaki. Sebaliknya, hindari memakai sepatu dengan hak tinggi.

Selain membuat Anda susah bergerak dengan bebas, sepatu hak tinggi juga akan membuat kaki yang bengkak menjadi tidak nyaman.

9. Melakukan pijatan pasca melahirkan

mengatasi kaki bengkak

Supaya otot-otot yang kaku bisa regang dan rileks kembali seperti semula, Anda bisa melakukan pijat setelah melahirkan, khususnya di area kaki yang bengkak.

Selain meredakan bengkak di kaki, pijat juga membuat aliran darah dan cairan di dalam tubuh menjadi lebih lancar.

Bahkan, pijatan juga bisa membantu menyeimbangkan kadar hormon dan meredakan stres pada tubuh.

10. Gunakan kompres dingin

kompres es dingin
Sumber: Health Ambition

Cara lain yang juga bisa Anda gunakan untuk memulihkan kaki bengkak yakni dengan memakai kompres dingin.

Balut beberapa buah es batu di dalam sapu tangan atau handuk kecil, kemudian kompres ke area kaki yang bengkak.

Penggunaan kompres dingin ini dapat membantu mengecilkan pembuluh darah yang mengakibatkan kaki terlihat bengkak dan membesar.

Kapan harus ke dokter?

Sebenarnya, kaki yang bengkak pascamelahirkan bisa berangsur-angsur membaik dalam kurun waktu kurang lebih satu minggu.

Pasalnya, tubuh butuh waktu untuk menghilangkan cairan yang menumpuk, termasuk di dalam kaki, selama masa kehamilan sebelumnya.

Itulah mengapa salah satu hal yang penting dilakukan usai melahirkan yakni rutin buang air kecil karena bisa membantu mengeluarkan cairan dari dalam tubuh.

Namun, jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami hal-hal berikut ini:

  • Pembengkakan terjadi secara tiba-tiba.
  • Ketika bagian yang bengkak ditekan, timbul lekukan pada kulit alias kulit tidak kembali seperti semula.
  • Timbul rasa sakit, kemerahan, iritasi, bahkan peningkatan pembengkakan di kaki yang mengarah pada gumpalan darah.
  • Mengalami sakit kepala terus-menerus atau berulang, muntah, sensitivitas terhadap cahaya, serta penghilatan kabur yang mengarah pada gejala preeklampsia.
  • Muncul nyeri dada dan kesulitan bernapas, yang bisa menandakan adanya komplikasi jantung setelah melahirkan atau disebut sebagai kardiomiopati postpartum.

Jika berbagai cara mengatasi kaki bengkak setelah melahirkan telah Anda coba tapi belum ada hasil yang lebih baik, atau justru semakin parah, segera periksakan ke dokter.

Tak terkecuali ketika bengkak hanya muncul di salah satu kaki, maupun betis dan pergelangan kaki Anda terasa nyeri dan lunak saat ditekan, konsultasikan dengan dokter.

Hal ini dikhawatirkan menjadi tanda adanya bekuan darah di area kaki. Bila diperlukan dokter mungkin akan memberikan obat untuk mengatasi kaki yang bengkak setelah melahirkan.

Pemberian obat agar kaki bengkak setelah melahirkan ini sembuh tentu sebaiknya di bawah pengawasan dan saran dari dokter.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Apa benar wanita harus pakai korset perut setelah melahirkan? Apakah ada dampak dan bahaya tertentu? Mari simak penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Melahirkan, Kehamilan 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Peran Ayah dalam Membantu Ibu yang Mengalami Depresi Postpartum

Usai melahirkan tidak sedikit ibu yang mengalami depresi postpartum. Bagaimana peran ayah membantu ibu tercinta melewati depresi postpartum?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 1 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Manfaat Afirmasi Positif Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan Bagi Kesehatan Jiwanya

Afirmasi positif dapat melindungi ibu hamil dan melahirkan dari stres, baby blues, hingga depresi. Lantas, apa itu afirmasi positif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Melahirkan, Kehamilan 30 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Masalah Kulit yang Mungkin Muncul Usai Melahirkan

Bagi para wanita yang baru saja menjalani proses persalinan, tidak jarang muncul masalah kulit setelah melahirkan yang cukup mengganggu, apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Melahirkan, Kehamilan 29 September 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bisul atau abses

Bisul

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit
keseleo (terkilir)

Keseleo (Terkilir)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
darah tinggi setelah melahirkan

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
pantangan makan setelah melahirkan

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Dulu Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit