home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Mudah Hamil Jika Anda Masih Menyusui

Cara Mudah Hamil Jika Anda Masih Menyusui

Fakta menunjukkan bahwa hamil lagi saat masih menyusui itu sangat sulit terjadi. Menyusui sangat efektif mencegah kehamilan, sekitar 98% – 99%, walaupun tidak bisa dikatakan bahwa hamil saat menyusui tidak bisa terjadi. Tingkat kesuburan ibu menyusui memang rendah, tapi bukan berarti ibu menyusui tidak bisa hamil sama sekali. Jika ibu menyusui bayinya siang malam, perlu waktu sekitar setahun atau lebih untuk bisa kembali ke siklus ovulasi seperti sebeklumnya. Meskipun begitu, apabila aktivitas menyusui diselingi dengan pemberian susu formula atau bayi tidak disusui pada malam hari (bisa jadi karena tidak tidur bersama), siklus menstruasi bisa kembali normal dalam jangka waktu 3-5 bulan.

Aktivitas menyusui menghentikan hormon yang merangsang ovulasi. Semakin lama Anda menyusui, semakin sulit pula Anda memperoleh kehamilan selama masa menyusui tersebut. Anda mungkin saja mengalami ovulasi 3 bulan setelah Anda mulai menyusui, tapi karena menstruasi Anda yang tidak kunjung datang sebelum 2 minggu setelah ovulasi, Anda tidak akan mengetahuinya sebelum terlambat!

Agar bisa hamil lagi meski masih menyusui

Meskipun Anda tidak mengalami menstruasi setelah beberapa bulan usai melahirkan, tubuh Anda biasanya akan melepaskan sel telur pertamanya pasca melahirkan, sebelum datangnya menstruasi pertama. Anda tidak akan mengetahuinya sebelum 2 minggu kemudian saat Anda mengalami menstruasi. Kemungkinan terbaik untuk mendapatkan kehamilan ketika menyusui adalah dengan melakukan hubunagn seksual secara rutin tanpa adanya proteksi.

Proses menyusui merangsang hormon prolaktin, disebut juga dengan “hormon susu”, yang apabila berada dalam level tinggi akan menghentikan proses ovulasi.

Jika bayi Anda mulai biasa tertidur sepanjang malam, kadar prolaktin Anda akan berkurang dan kemungkinan besar dalam waktu 3-8 bulan Anda mengalami masa subur – hal ini bisa juga terjadi apabila Anda menyelingi aktivitas pemberian ASI dengan pemberian susu formula atau ASI lewat botol.

Jika Anda memberikan ASI eksklusif kepada bayi Anda siang dan malam, kadar prolaktin dalam tubuh akan meningkat. Level hormon yang tinggi ini akan semakin berkurang secara alami sepanjang waktu. Walaupun demikian, Anda tidak akan mengalami menstruasi hingga jangka waktu setahun usai melahirkan.

Beberapa perempuan mengontrol kehamilan mereka dengan menyusui; hal ini disebut dengan lactational amernorrhoea method atau LAM. Hal ini cukup berisiko, mengingat ovulasi pertama yang sulit untuk diketahui kapan masanya. Jika Anda tertarik untuk mencoba, hubungi dokter yang menangani masalah terkait dengan aktivitas menyusui di rumah sakit terdekat atau pusat perawatan anak-anak.

Jika Anda memutuskan untuk tidak hamil selama masa menyusui, alangkah baiknya untuk mulai menggunakan kontrasepsi ketika mulai berhubungan seks lagi.

Perempuan yang ingin mendapatkan kehamilan masih dapat menyusui seperti biasa. Simak beberapa hal yang perlu diperhatikan berikut ini supaya tubuh siap untuk menyambut kehadiran janin dan meningkatkan peluang kehamilan.

(Catatan penting: apabila usia bayi Anda masih di bawah 9 bulan, prioritas Anda adalah menyusuinya, bukan untuk hamil lagi, karena bayi sangat membutuhkan nutrisi dan ikatan batin dengan ibunya, yang bisa didapatkan dari menyusui.)

  1. Kurangilah aktivitas menyusui pada malam hari (setidaknya 6 jam) supaya persediaan air susu dapat berkurang. Dengan hal ini, tubuh Anda akan menangkap pesan untuk melanjutkan fungsi tubuh lain sebagaimana hari-hari biasa yang tidak berhubungan dengan menyusui, seperti ovulasi.
  2. Mulailah memberi bayi Anda makanan padat dan cairan pendukung lainya pada usia 6 bulan. Hal ini semakin membantu menurunkan persediaan air susu. Bayi Anda tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan Anda masih bisa memperoleh manfaat berupa ikatan batin dengan bayi selama menyusui pada siang hari.
  3. Sapihlah bayi Anda secara langsung alias tidak bertahap. Jika puting payudara yang terus mendapatkan stimulasi mencegah tubuh Anda dari ovulasi, maka menyapih bayi adalah opsi terakhir supaya kehamilan pada masa menyusui bisa berhasil. Namun hal ini tidak disarankan apabila bayi Anda berumur kurang dari 6 bulan. Tidak perlu dipungkiri lagi bahwa menyapih bayi harus benar-benar menjadi pilihan terakhir dan hal ini tidak direkomendasikan karena menyusui merupakan hal yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan bayi Anda. WHO menyarankan pemberian ASI eksklusif untuk bayi sampai umur 6 bulan dan pemberian makanan tambahan di samping pemberian ASI sampai umur 2 tahun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 01/05/2016
x