Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kolostrum ASI, Kandungan dan Manfaatnya bagi Bayi Baru Lahir

Kolostrum ASI, Kandungan dan Manfaatnya bagi Bayi Baru Lahir

Kolostrum adalah cairan pertama yang dikeluarkan oleh ibu setelah melahirkan sebelum air susu ibu (ASI). Cairan kolostrum merupakanan makanan pertama yang dikonsumsi oleh bayi setelah ia baru lahir. Pasalnya, colostrum merupakan nutrisi yang paling penting untuk si kecil. Apa saja kandungan kolostrum dan manfaatnya untuk bayi? Simak penjelasan selengkapnya di sini, Bu!

Apa itu kolostrum ASI?

kolostrum

Kolostrum adalah cairan yang dihasilkan oleh tubuh sebelum memproduksi ASI.

Cairan ini sangat kaya nutrisi yang penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh bayi.

Tubuh Anda akan membentuk membuat colostrum selama beberapa hari pertama setelah bayi Anda lahir.

Colostrum yang dihasilkan pada umumnya berupa cairan yang kental dan berwarna kekuningan. Namun, ada pula yang berupa cairan yang encer dan jernih.

Aliran colostrum cenderung lambat sehingga memungkinkan bayi untuk belajar menyusu dan melatih keterampilannya dalam mengisap, bernapas, dan menelan.

Setelah 3-4 hari membuat kolostrum, payudara Anda akan mulai terasa lebih kencang.

Ini tandanya suplai ASI meningkat dan berubah dari kolostrum menjadi ASI yang matang.

Selanjutnya pada saat menyusui, ASI Anda mungkin menjadi lebih putih dan lebih kental, tetapi ini bervariasi di antara wanita.

Kolostrum memiliki banyak manfaat, termasuk nutrisi yang meningkatkan sistem kekebalan bayi dan membantu melawan infeksi.

Apa saja kandungan kolostrum ASI?

madu untuk ibu menyusui

Kandungan kolostrum ASI yang paling utama adalah molekul bioaktif.

Ini berfungsi untuk melawan infeksi, menjaga daya tahan tubuh, dan mendukung perkembangan organ.

Melansir jurnal Pediatric Clinic of Northern America, kandungan bioaktif pada colostrum sangat banyak.

Kandungan kolostrum mungkin bisa mencapai ratusan hingga ribuan molekul bioaktif yang berbeda.

Beberapa di antara molekul bioaktif yang ditemukan bernama laktoferin.

Ia berperan dalam menstimulasi kekebalan tubuh, mendukung perkembangan bakteri pencernaan, dan mencegah kanker.

Kandungan kolostrum lainnya adalah protein yang tinggi dan asam amino.

Kedua zat ini sangat penting untuk pembentukan organ-organ tubuh dan perkembangan otak bayi.

Colostrum juga mengandung garam, lemak, dan vitamin yang penting untuk melengkapi kebutuhan nutrisi bayi.

Para ahli menyatakan bahwa masih banyak lagi kandungan penting yang terdapat pada kolostrum yang hingga kini masih terus diteliti.

Apa saja manfaat kolostrum ASI?

relaktasi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kolostrum ASI adalah makanan untuk bayi yang sangat bergizi untuk bayi.

Melansir situs Intermountain Healthcare dan American Pregnancy Association, beberapa di antara manfaat kolostrum adalah sebagai berikut.

1. Membentuk kekebalan tubuh bayi

Salah satu kandungan kolostrum adalah zat antibodi. Inilah yang kemudian membentuk sistem kekebalan tubuh pada bayi sejak ia lahir.

Zat ini memberikan perlindungan pada bayi terhadap berbagai kuman yang ada lingkungan sekitar serta mengatasi peradangan di dalam tubuh.

Fungsi ini akan memberikan efek jangka panjang untuk bayi sehingga ia dapat tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat.

2. Mendukung kesehatan pencernaan

Kesehatan pencernaan sangat penting untuk mendukung kesehatan bayi Anda secara umum.

Kolostrum merupakan nutrisi yang paling mudah dicerna oleh bayi yang baru lahir dibanding jenis makanan apapun seperti susu formula.

Di samping itu, kandungan bioaktif dalam kolostrum juga mendukung pertumbuhan bakteri baik yang berperan dalam pencernaan.

3. Membantu mengeluarkan mekonium

Mekonium merupakan kotoran pertama yang dikeluarkan oleh bayi yang baru lahir. Ia berupa kotoran yang lengket, kental, dan berwarna hijau tua.

Mekonium adalah sisa-sisa metabolisme selama bayi dalam kandungan yang perlu dikeluarkan oleh bayi setelah dilahirkan.

Colostrum memberikan efek laksatif sehingga dapat membantu bayi mengeluarkan kotoran tersebut.

4. Mencegah bayi kuning (jaundice)

Bayi kuning merupakan kondisi yang dapat terjadi pada 2-3 hari hari pertama kelahiran bayi.

Kondisi ini ditandai dengan menguningnya kulit dan bagian putih mata.

Penyebab penyakit kuning pada bayi yakni peningkatan kadar bilirubin dalam darah akibat fungsi organ hati (lever) bayi belum optimal dalam menyaring racun.

Minum colostrum dapat membantu bayi terhindar penyakit kuning dengan cara menyingkirkan zat-zat racun dari tubuh.

5. Mendukung adaptasi bayi dengan dunia luar

Menghadapi dunia yang baru tentunya membutuhkan banyak penyesuaian bagi tubuh bayi yang baru lahir.

Manfaat colostrum dapat membantu si kecil dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar kandungan.

Caranya dengan mengatur suhu tubuh, gula darah, metabolisme, serta fungsi paru-paru dan pembuluh darah.

Dengan begitu, tubuh bayi siap menjalani kehidupan di dunia yang baru.

6. Mendukung perawatan bayi prematur

Bayi yang lahir prematur (tidak cukup bulan) membutuhkan perawatan ekstra daripada bayi yang lahir cukup bulan.

Apalagi, bayi prematur biasanya memiliki berat badan lahir yang lebih rendah daripada seharusnya.

Di samping metode kanguru, pemberian kolostrum ASI juga dapat mendorong pertumbuhan yang sehat pada bayi prematur.

7. Mendukung pertumbuhan organ-organ penting bayi

Kandungan nutrisi yang banyak pada zat ini sangat penting dalam menyempurnakan fungsi organ-organ vital bayi,

Contohnya kandungan protein tinggi di dalam colostrum yang membantu penyusunan sel-sel sehingga organ-organ seperti jantung dan mata bisa berkembang dengan baik.

Selain itu, cairan tersebut juga mengandung asam amino yang mendukung perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

Dengan begitu, ia bisa melalui tahap-tahap tumbuh kembang yang ideal.

Berapa banyak kolostrum yang dibutuhkan oleh bayi?

Kolostrum yang dihasilkan oleh ibu hanya berupa cairan yang jumlahnya sedikit. Anda mungkin hanya memproduksi 1—4 sendok teh setiap hari.

Hal ini membuat sebagian orang tua merasa perlu memberikan asupan tambahan lainnya untuk si bayi karena kolostrum ASI saja dianggap tidak cukup.

Padahal bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan, hanya membutuhkan ASI saja dan itu sudah cukup (ASI eksklusif).

Pemberian asupan tambahan bahkan air putih sekalipun tidak dianjurkan.

Ini karena pencernaan bayi belum siap untuk menerima makanan atau minuman lainnya.

Anda juga perlu tahu bahwa meskipun jumlah kolostrum yang ibu hasilkan terlihat sedikit, sebenarnya ia sangat padat nutrisi.

Dengan memberikan kolostrum dalam beberapa hari pertama dengan konsisten, payudara Anda juga akan terstimulasi untuk memproduksi ASI yang lebih banyak.

health-tool-icon

Pengingat Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak

Gunakan pengingat jadwal ini untuk mempelajari imunisasi apa yang dibutuhkan oleh anak Anda dan kapan waktu tepatnya.

Apa jenis kelamin anak Anda?

Laki-laki

Wanita


Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Colostrum – The Superfood For Your Newborn. Retrieved 14 February 2022, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/breastfeeding/colostrum-is-superfood-for-your-newborn/

Ballard, O., & Morrow, A. (2013). Human Milk Composition. Pediatric Clinics Of North America, 60(1), 49-74. doi: 10.1016/j.pcl.2012.10.002

Colostrum: Your Baby’s First Meal. (2009). Retrieved 14 February 2022, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/breastfeeding/Pages/Colostrum-Your-Babys-First-Meal.aspx

Breastfeeding FAQs: Getting Started (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2019). Retrieved 14 February 2022, from https://kidshealth.org/en/parents/breastfeed-starting.html

Boquien, C. (2018). Human Milk: An Ideal Food for Nutrition of Preterm Newborn. Frontiers In Pediatrics, 6. doi: 10.3389/fped.2018.00295

Breastfeeding and Jaundice. Retrieved 14 February 2022, from https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/breastfeeding/breastfeeding-and-jaundice/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui Mar 11
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto