Cara Mudah Hamil Jika Anda Masih Menyusui

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 01/10/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Fakta menunjukkan bahwa hamil lagi saat masih menyusui itu sangat sulit terjadi. Menyusui sangat efektif mencegah kehamilan, sekitar 98% – 99%, walaupun tidak bisa dikatakan bahwa hamil saat menyusui tidak bisa terjadi. Tingkat kesuburan ibu menyusui memang rendah, tapi bukan berarti ibu menyusui tidak bisa hamil sama sekali. Jika ibu menyusui bayinya siang malam, perlu waktu sekitar setahun atau lebih untuk bisa kembali ke siklus ovulasi seperti sebeklumnya. Meskipun begitu, apabila aktivitas menyusui diselingi dengan pemberian susu formula atau bayi tidak disusui pada malam hari (bisa jadi karena tidak tidur bersama), siklus menstruasi bisa kembali normal dalam jangka waktu 3-5 bulan.

Aktivitas menyusui menghentikan hormon yang merangsang ovulasi. Semakin lama Anda menyusui, semakin sulit pula Anda memperoleh kehamilan selama masa menyusui tersebut. Anda mungkin saja mengalami ovulasi 3 bulan setelah Anda mulai menyusui, tapi karena menstruasi Anda yang tidak kunjung datang sebelum 2 minggu setelah ovulasi, Anda tidak akan mengetahuinya sebelum terlambat!

Agar bisa hamil lagi meski masih menyusui

Meskipun Anda tidak mengalami menstruasi setelah beberapa bulan usai melahirkan, tubuh Anda biasanya akan melepaskan sel telur pertamanya pasca melahirkan, sebelum datangnya menstruasi pertama. Anda tidak akan mengetahuinya sebelum 2 minggu kemudian saat Anda mengalami menstruasi. Kemungkinan terbaik untuk mendapatkan kehamilan ketika menyusui adalah dengan melakukan hubunagn seksual secara rutin tanpa adanya proteksi.

Proses menyusui merangsang hormon prolaktin, disebut juga dengan “hormon susu”, yang apabila berada dalam level tinggi akan menghentikan proses ovulasi.

Jika bayi Anda mulai biasa tertidur sepanjang malam, kadar prolaktin Anda akan berkurang dan kemungkinan besar dalam waktu 3-8 bulan Anda mengalami masa subur – hal ini bisa juga terjadi apabila Anda menyelingi aktivitas pemberian ASI dengan pemberian susu formula atau ASI lewat botol.

Jika Anda memberikan ASI eksklusif kepada bayi Anda siang dan malam, kadar prolaktin dalam tubuh akan meningkat. Level hormon yang tinggi ini akan semakin berkurang secara alami sepanjang waktu. Walaupun demikian, Anda tidak akan mengalami menstruasi hingga jangka waktu setahun usai melahirkan.

Beberapa perempuan mengontrol kehamilan mereka dengan menyusui; hal ini disebut dengan lactational amernorrhoea method atau LAM. Hal ini cukup berisiko, mengingat ovulasi pertama yang sulit untuk diketahui kapan masanya. Jika Anda tertarik untuk mencoba, hubungi dokter yang menangani masalah terkait dengan aktivitas menyusui di rumah sakit terdekat atau pusat perawatan anak-anak.

Jika Anda memutuskan untuk tidak hamil selama masa menyusui, alangkah baiknya untuk mulai menggunakan kontrasepsi ketika mulai berhubungan seks lagi.

Perempuan yang ingin mendapatkan kehamilan masih dapat menyusui seperti biasa. Simak beberapa hal yang perlu diperhatikan berikut ini supaya tubuh siap untuk menyambut kehadiran janin dan meningkatkan peluang kehamilan.

(Catatan penting: apabila usia bayi Anda masih di bawah 9 bulan, prioritas Anda adalah menyusuinya, bukan untuk hamil lagi, karena bayi sangat membutuhkan nutrisi dan ikatan batin dengan ibunya, yang bisa didapatkan dari menyusui.)

  1. Kurangilah aktivitas menyusui pada malam hari (setidaknya 6 jam) supaya persediaan air susu dapat berkurang. Dengan hal ini, tubuh Anda akan menangkap pesan untuk melanjutkan fungsi tubuh lain sebagaimana hari-hari biasa yang tidak berhubungan dengan menyusui, seperti ovulasi.
  2. Mulailah memberi bayi Anda makanan padat dan cairan pendukung lainya pada usia 6 bulan. Hal ini semakin membantu menurunkan persediaan air susu. Bayi Anda tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan Anda masih bisa memperoleh manfaat berupa ikatan batin dengan bayi selama menyusui pada siang hari.
  3. Sapihlah bayi Anda secara langsung alias tidak bertahap. Jika puting payudara yang terus mendapatkan stimulasi mencegah tubuh Anda dari ovulasi, maka menyapih bayi adalah opsi terakhir supaya kehamilan pada masa menyusui bisa berhasil. Namun hal ini tidak disarankan apabila bayi Anda berumur kurang dari 6 bulan. Tidak perlu dipungkiri lagi bahwa menyapih bayi harus benar-benar menjadi pilihan terakhir dan hal ini tidak direkomendasikan karena menyusui merupakan hal yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan bayi Anda. WHO menyarankan pemberian ASI eksklusif untuk bayi sampai umur 6 bulan dan pemberian makanan tambahan di samping pemberian ASI sampai umur 2 tahun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhannya Optimal

    Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari bayi yang lahir secara normal. Sebaiknya Anda mengikuti cara menyusui bayi prematur ini!

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Bayi, Parenting, Menyusui 06/01/2020 . Waktu baca 7 menit

    5 Tips Bagi Ibu Menyusui Agar Liburan Tetap Asyik dan Nyaman

    Kegiatan menyusui saat liburan adalah suatu tantangan tersendiri. Berikut sejumlah tips yang akan membuat liburan Anda terasa tetap nyaman walau menyusui.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Bayi, Parenting, Menyusui 30/12/2019 . Waktu baca 4 menit

    Bolehkah Ibu Dengan Diabetes Menyusui Bayinya?

    Diabetes merupakan penyakit yang bisa diwariskan dari orangtua kepada anaknya. Oleh karena itu, bolehkah ibu dengan diabetes menyusui bayinya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Diabetes, Health Centers 12/11/2019 . Waktu baca 4 menit

    5 Hal yang Harus Dilakukan Suami saat Dampingi Istri Berikan ASI

    Ayah ASI perlu tahu betapa pentingnya mendampingi ibu dalam proses menyusui. Pendampingan tersebut dapat dimulai dengan memberikan dukungan kepada ibu.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Bayi, Parenting, Menyusui 31/10/2019 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    puasa pengaruhi kesuburan

    Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 3 menit
    ibu menyusui positif coronavirus

    Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020 . Waktu baca 6 menit
    ciri ciri subur

    8 Ciri Wanita Sedang dalam Masa Subur

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 08/04/2020 . Waktu baca 10 menit
    puting menyusui

    Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 23/02/2020 . Waktu baca 4 menit