7 Cara Aman Mengobati Diare di Rumah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Bolak-balik BAB lebih dari tiga kali sehari dengan feses yang encer adalah gejala dari diare. Tak hanya itu, diare juga menyebabkan sakit perut, kembung, tubuh yang lemas. Sebelum mengunjungi dokter, Anda pasti akan mencoba pengobatan rumahan lebih dahulu. Lantas, apa saja cara mengatasi gejala sekaligus mengobati diare? Simak berbagai cara mengatasi diare yang aman di rumah pada ulasan berikut ini.

Cara mengatasi gejala dan mengobati diare di rumah

Gejala diare yang muncul tentu membuat aktivitas harian terganggu. Anda perlu ke kamar mandi beberapa kali untuk buang air besar. Belum lagi munculnya gejala haus terus-menerus, tubuh lemas, dan nafsu makanan menurun, membuat Anda semakin tidak nyaman.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena biasanya diare akan membaik dalam dua atau tiga hari dengan perawatan rumahan.

Berbagai cara mengatasi gejala dan mengobati diare yang bisa Anda terapkan di rumah, antara lain:

1. Minum banyak cairan

minum air putih menghilangkan batu ginjal

Diare menyebabkan cairan dalam tubuh berkurang. Jika tidak diatasi, diare parah bisa menyebabkan dehidrasi yang mengancam jiwa. Perbanyak minum air bisa menjadi cara ampuh untuk mengatasi gejala haus pada orang yang diare.

Selain itu, banyak minum air juga bisa menjadi cara mengobati diare karena cairan tubuh yang hilang akan terganti sekaligus mencegah dehidrasi.

Perlu Anda ketahui memenuhi asupan cairan sangat penting, terutama pada bayi, anak kecil, dan lansia. Bayi dan anak yang tingkat kesadarannya untuk minum masih rendah dan belum berkomunikasi dengan lancar, membuat mereka tidak kesulitan memenuhi asupan cairan sendiri.

Mereka perlu bantuan orangtua atau pengasuh agar cairan tubuh yang hilang terpenuhi kembali. Sementara lansia, sering kali lupa untuk minum, sehingga perlu juga diawasi kebutuhan cairannya.

Sumber cairan terbaik selama Anda sedang sakit diare adalah air putih. Namun, Anda juga bisa minum minuman elektrolit atau cairan oralit yang bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter.

Cara mengatasi gejala dan mengobati diare dengan oralit bahkan dikatakan lebih efektif daripada minum air saja. Pasalnya, oralit mengandung campuran gula dan garam yang lebih lengkap dari air putih.

Disebut sebagai cara mengatasi diare rumahan karena oralit bisa Anda buat sendiri. Anda tidak harus selalu mendapatkannya dari apotek. Cukup campurkan garam, gula, dan air dengan takaran yang sesuai.

Larutan ini dapat membantu usus lebih efisien menyerap kelebihan cairan dalam feses. Alhasil, tekstur feses akan lebih padat dan dapat dikeluarkan lebih teratur.

Cairan elektrolit juga penting untuk meningkatkan aktivitas otak saraf, kontraksi otot, dan pembuatan jaringan baru di dalam tubuh Anda. 

Selain menerapkan cara mengatasi diare ini, Anda juga perlu menghindari cairan tertentu yang memicu iritasi saluran pencernaan, seperti:

  • Minuman berkafein seperti kopi atau teh
  • Alkohol 
  • Minuman berkarbonasi atau minuman bersoda
  • Minuman yang sangat panas

2. Makan makanan sehat rendah serat

manfaat pisang

Tidak hanya memastikan cairan tercukupi, cara mengatasi gejala dan mengobati diare yang juga perlu Anda lakukan adalah memastikan pilihan makanan sesuai dengan kondisi tubuh.

Saat diare menyerang, sistem pencernaan Anda tidak bekerja secara efisien. Makanan yang tidak tepat dapat memberatkan kerja usus sehingga bisa memperparah gejala diare. Oleh karena itu, cara mengatasi gejala dan mengobati diare sangat berkaitan dengan makanan yang Anda konsumsi.

Ada baiknya mengonsumsi makanan berkarbohidrat yang rendah serat dengan rasa tawar (hambar; tidak terlalu berbumbu). Tujuannya, agar makanan tidak memicu gejala mual dan muntah. Makanan ini juga disarankan karena dapat memberikan energi dan membantu memadatkan feses.

Cara mengatasi gejala dan mengobati diare lewat pola makan yang seperti ini disebut dengan diet BRATDiet BRAT dapat membantu menghasilkan lebih banyak feses yang padat. 

Pada diet ini menu makanan pilihannya, meliputi:

  • Banana atau  pisang
  • Rice atau nasi (nasi merah atau nasi putih)
  • Apple sauce atau saus apel
  • Toast atau roti tawar panggang (tanpa olesan)

Selain empat jenis makanan di atas, ada pilihan makan berserat lain yang bisa dijadikan sebagai cara mengatasi gejala dan mengobati diare di rumah, seperti:

  • Kentang
  • Selai kacang
  • Daging ayam tanpa kulit

Cara mengatasi diare dengan diet BRAT ini harus dilakukan dengan benar. Anda hanya boleh dilakukan untuk 2-3 hari saja sampai frekuensi BAB Anda lebih baik. Diet tidak boleh dilakukan terlalu lama karena tidak mengandung nutrisi yang cukup dan seimbang untuk tubuh.

3. Mengonsumsi minuman, makanan, atau suplemen probiotik

Makan makanan yang rendah serat jadi cara mengatasi gejala sekaligus mengobati diare. Akan tetapi, ini bukan satunya-satunya jenis makanan yang boleh dikonsumsi. Anda bisa juga bisa menikmati makanan atau minuman probiotik sebagai cara untuk mengatasi diare.

Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan. Probiotik biasanya ditambahkan pada makanan tertentu, contohnya yogurt dan tempe.

Menerapkan cara ini berguna untuk merangsang kontraksi usus dan melawan infeksi pada saluran pencernaan sehingga bisa mengatasi gejala diare yang mengganggu.

Selain yogurt atau tempe, kimchi juga termasuk makanan probiotik. Hanya saja makanan khas Korea ini cenderung disajikan dengan tambahan bubuk cabai yang mungkin bisa memicu munculnya gejala. Jadi, lebih baik Anda memilih yogurt atau tempe.

4. Hindari makanan yang membuat diare makin parah

resep brokoli

Cara mengatasi gejala diare agar tidak semakin parah adalah dengan menghindari makanan tertentu. Makanan yang harus dihindari adalah makanan yang pedas, digoreng, berminyak, dan yang mengandung pemanis buatan (permen, minuman kemasan, dsb).

Makanan tersebut umumnya tidak bisa dicerna dan diserap dengan baik jika Anda sedang diare. Kopi serta susu dan produk olahannya seperti es krim juga perlu dihindari sampai diarenya sembuh.

Daftar makanan lain yang harus dihindari agar cara mengatasi diare berjalan optimal, antara lain:

  • Kacang polong
  • Beri 
  • Brokoli
  • Kubis 
  • Kol bunga
  • Buncis 
  • Jagung
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kacang polong
  • Paprika 

Makanan tersebut mengandung gas sehingga bisa memperparah kondisi perut Anda yang kembung dan mual.

5. Minum teh chamomile

manfaat teh chamomile

Minum teh chamomile bisa menjadi cara alami untuk mengatasi diare yang bisa Anda coba di rumah, ungkap sebuah penelitian dari India.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Medicine Reports ini menunjukkan chamomile dapat membantu mengatasi kembung, sakit perut, dan mual akibat diare. Teh chamomile juga diyakini cukup ampuh sebagai cara mengatasi gejala diare ringan.

6. Makan dalam porsi kecil

makanan untuk memperbanyak asi

Cara mengatasi diare tidak hanya berfokus pada pilihan makanan saja, tapi juga porsinya. Saat terserang diare, jangan makan dengan porsi yang terlalu banyak. Makan dengan porsi kecil tapi sering menjadi cara mengatasi diare yang aman.

Pasalnya, usus Anda terus dipaksa bekerja ekstra keras selama diare. Apabila Anda menambah beban kerja usus dengan langsung makan banyak, yang ada diare jadi lama sembuhnya. 

Berobat ke dokter, jika diare tidak sembuh-sembuh

Sebagian besar kasus diare ringan akan membaik setelah menerapkan cara mengatasi diare yang telah dijelaskan sebelumnya. Namun, ingat tidak semua memberikan respons yang sama. Ada yang membaik kondisinya, ada juga yang tidak merasakan perubahan besar.

Bila gejala diare masih saja muncul setelah mengikuti penjelasan cara mengatasi diare di atas, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter. Batas maksimal bagi Anda melakukan pengobatan rumahan adalah 2 atau 3 hari. Lebih dari itu, segera ke dokter. Ini adalah langkah paling bijak agar diare tidak semakin parah.

Namun, Anda tidak perlu menunggu 2 hingga 3 hari lebih dahulu jika ingin cepat sembuh, terutama bila Anda sangat terganggu dengan gejalanya. Lebih cepat menerima perawatan dokter, tentu akan lebih baik untuk kesehatan Anda.

Cara dokter mengatasi gejala dan mengobati diare bisa dengan obat antibiotik, obat antidiare, atau cairan elektrolit, tergantung dari apa penyebab diare yang menyerang tubuh.

Meskipun minum obat medis adalah cara ampuh untuk mengatasi gejala dan mengobati diare, Anda tidak boleh sembarangan minum obat ini.

Pasalnya, ada beberapa kasus diare yang sebetulnya berfungsi untuk membersihkan tubuh dari bakteri dan virus jahat di pencernaan. Satu-satunya cara untuk mengeluarkan virus dan bakteri tersebut adalah dengan buang air besar cair yang berlebih. Maka sebaiknya konsultasi dulu ke dokter sebelum minum obat apa pun.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juli 27, 2019 | Terakhir Diedit: Januari 24, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca