Kenapa Kondom Adalah Cara Paling Ampuh Mencegah Penularan HIV?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 01/06/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kondom adalah alat kontrasepsi pencegah kehamilan yang juga berfungsi untuk mencegah penularan penyakit kelamin, seperti HIV. Namun, seberapa efektifkah kondom untuk mencegah HIV?

Dua cara efektif untuk mencegah HIV

Menurut UNAIDS, di Indonesia ada sekitar 620 ribu orang pengidap HIV sampai tahun 2016. Dari jumlah tersebut, 50 persennya berusia antara 15 hingga 49 tahun. Sedangkan angka kematian akibat AIDS mencapai 35 ribu orang.

Tidak ada vaksin untuk mencegah HIV dan tidak ada obat untuk menyembuhkan AIDS, tapi Anda bisa melindungi diri sendiri agar tidak terinfeksi virus ini. Namun, satu-satunya cara untuk mencegah penularan HIV lewat hubungan seksual adalah dengan tidak berhubungan intim sama sekali. Tentunya cara ini sulit dilakukan bagi banyak orang.

Nah, cara terbaik kedua untuk mencegah HIV dan penyakit kelamin lainnya adalah dengan memakai kondom untuk segala jenis penetrasi seks.

Seberapa efektifkah kondom untuk mencegah HIV?

Menurut National Institutes for Health, penggunaan kondom secara benar dan konsisten sangat efektif untuk mencegah HIV. Bahkan pemakaian kondom bisa mengurangi risiko HIV sebesar 90-95%.

Lantas, benarkah kondom bisa bocor dan mengakibatkan Anda tetap tertular virus HIV?

Menurut koordinator pelayanan medis Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DKI Jakarta, Bondan Widjajanto, seperti yang dilansir dari Kompas, penularan akibat pemakaian kondom biasanya lebih karena faktor kesalahan dalam menggunakannya.

Kebocoran kondom lebih dikarenakan seseorang menggunakan kondom yang sudah kedaluwarsa atau yang disimpan dengan kurang baik, seperti terkena panas matahari maupun karena ditaruh di dompet.

Penggunaan kondom membuat seks menyenangkan namun tetap aman tanpa harus terpapar risiko HIV.

Penting untuk memakai kondom sebelum kontak seksual jenis apa pun

Jika Anda tidak tahu apakah pasangan Anda bebas HIV atau tidak, maka selalu gunakan kondom baru tiap melakukan hubungan seks jenis apapun . Saat ini kondom tersedia dalam berbagai bentuk, warna, tekstur, bahan, dan rasa yang berbeda, dan sudah tersedia kondom tersedia baik untuk pria maupun wanita.

Gunakan kondom segera setelah ereksi, bukan sebelum ejakulasi. Ingat, HIV bisa ditularkan sebelum terjadi ejakulasi, karena virus bisa terdapat pada cairan pra-ejakulasi.

Gunakan kondom yang berbahan lateks atau poliuretan (latex and polyurethane) ketika melakukan hubungan seks. Kondom lateks memiliki pori-pori 5 mikron (0,00002 inci), 10 kali lebih kecil dari sperma. Penelitian membuktikan bahwa kondom yang terbuat dari lateks sangat ampuh untuk mencegah masuknya HIV.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pasien Kedua yang Dinyatakan Sembuh dari HIV, Ini Faktanya

Obat untuk menyembuhkan pasien HIV memang belum ditemukan. Namun, untuk kedua kalinya dalam sejarah ada pasien yang dinyatakan sembuh dari HIV.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Berita Luar Negeri, Berita 14/03/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Alasan Kenapa Anda Harus Menjalani Tes Penyakit Kelamin

Alasan menjalani tes penyakit kelamin memang untuk mendeteksi adanya penularan. Namun, tidak hanya itu saja alasannya. Cari tahu lebih lanjut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 07/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Efek Samping dan Kekurangan Menggunakan Kondom Wanita

Kondom wanita cukup efektif dalam mencegah kehamilan, tetapi juga memiliki sejumlah efek samping dan kekurangan. Apa saja contohnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kontrasepsi, Hidup Sehat, Seks & Asmara 07/12/2019 . Waktu baca 3 menit

Cara Menyampaikan Bahwa Anak Anda Terkena HIV

Bila anak terkena HIV dari orang tuanya, perlukah orang tua memberi tahu hal tersebut ke anak? Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan pada anak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
HIV/AIDS, Health Centers 22/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciuman bibir

8 Jenis Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Ciuman Bibir

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah HIV Bisa Sembuh dengan Sendirinya? Ini Jawabannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
manfaat kondom

5 Manfaat Pakai Kondom untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara memilih kondom

Untuk Pasutri, Begini Cara Memilih Kondom yang Pas

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 17/03/2020 . Waktu baca 4 menit