Tips Jitu Mengatasi Fobia Sosial (Social Anxiety Disorder)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Fobia sosial alias gangguan kecemasan sosial adalah ketakutan tanpa sebab yang dimiliki oleh seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain. Tapi ketakutan di sini bukan cuma sekadar malu saat berkenalan dengan orang baru atau demam panggung ketika ia harus berdiri di depan umum untuk presentasi proyek kantor. Ketakutan Anda untuk mempermalukan diri sendiri begitu kuat dan mengambil alih sehingga Anda benar-benar menghindari setiap situasi yang dapat memicu ketakutan tersebut. Fobia sosial juga menimbulkan rentetan reaksi fisik yang bisa memberatkan.

Gangguan kecemasan sering muncul pertama kali di masa kanak-kanak atau remaja awal, dan cenderung membaik seiring bertambahnya usia. Namun bagi sebagian orang, fobia itu bisa tetap mengikuti seumur hidup sehingga mendatangkan malapetaka pada kehidupan sosialnya. Individu yang memiliki gangguan kecemasan sosial, atau fobia sosial, mungkin memiliki hubungan sosial atau romantis yang sangat terbatas. Ketakutan luar biasa akan dihakimi dan dipandang negatif ini membuat membuat mereka merasa tidak berdaya, kesepian, terasingkan, bahkan depresi.

Kecemasan sosial adalah gangguan psikiatri resmi yang diakui oleh para profesional medis. Ini bukanlah hal yang patut diabaikan karena kecemasan sosial sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika Anda atau orang terdekat Anda memiliki kecemasan sosial, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk mengatasi fobia sosial.

Tips dan trik mengatasi gejala fobia sosial

1. Kenali pemicu apa yang membuat Anda cemas

Jika Anda mengalami kecemasan sosial, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah dengan mencari tahu situasi apa yang membuat Anda cemas. Apakah itu berbicara empat mata di ruangan tertutup atau sekadar berada di ruangan terbuka yang dipenuhi dengan banyak orang?

Setiap orang yang mengalami kecemasan sosial akan memiliki perbedaan pemicu situasi sosial yang membuatnya cemas, juga gejala fisik yang ditimbulkan saat mengalami kecemasan akan berbeda pula. Oleh karena itu, mengetahui situasi apa yang membuat Anda cemas sangatlah penting untuk membuat Anda lebih mudah mengatasi situasi tersebut.    

2, Belajar untuk rileks

Disaat Anda merasa cemas, Anda akan merasa tidak nyaman dengan lingkungan ataupun keberadaan Anda. Dan salah satu cara untuk mengatasi gejala fisik saat Anda cemas adalah belajar untuk rileks dengan cara menarik napas perlahan. Yang harus Anda ketahui adalah bahwa menarik napas perlahan dilakukan bukan untuk menghilangkan perasaan cemas –karena cemas adalah hal yang wajar dialami setiap orang-. Menarik napas perlahan dilakukan untuk membuat Anda lebih mudah mengatasi rasa cemas, karena disaat Anda cemas, napas Anda akan lebih cepat daripada biasanya. Akibatnya, Anda akan merasa pusing dan kecemasan Anda bertambah.

3. Ubah cara pikir Anda

Kecemasan dapat timbul melalui pikiran. Seringkali, orang yang mengalami kecemasan berpikir bahwa keberadaannya tidak diinginkan dan ia akan dipandang negatif oleh lingkungannya. Padahal, pikiran tersebut belum tentu benar –biasanya itu hanya ketakutan yang timbul tanpa alasan. Oleh karena itu, salah satu cara mengatasi kecemasan sosial adalah dengan mengubah cara pikir Anda terhadap lingkungan sekitar –karena apa yang Anda takuti hanya asumsi semata. Fokuslah pada orang yang ada di sekitar Anda daripada pada fikiran Anda yang justru dapat membuat Anda cemas.  

4. Coba untuk tidak menghindar

Paksa diri Anda untuk melakukan aktivitas yang membuat Anda cemas dan seringkali Anda hindari. Meskipun sulit, Anda tetap perlu melakukannya karena menghindar bukanlah jalan keluar dari kecemasan yang Anda hadapi. Terlebih lagi, menghindari apa yang membuat Anda cemas justru akan membuat ketakutan Anda semakin besar dan membuat Anda merasa bahwa apa yang Anda pikirkan benar –padahal, belum tentu. Oleh karena itu, paksa diri Anda untuk menghadapi apa yang Anda takuti. Biasakan untuk melakukan hal tersebut berulang kali, karena semakin Anda sering menghadapi situasi tersebut Anda akan semakin terbiasa, mengurangi rasa takut Anda, dan membuat Anda semakin percaya diri.

5. Latihan agar terbiasa

Salah satu hal penting yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi kecemasan adalah dengan latihan. Tentunya, mengatasi kecemasan sosial tidaklah mudah dan membutuhkan kerja keras. Oleh karena itu, untuk benar-benar mengatasi kecemasan sosial tersebut, Anda harus melakukan tip-tip diatas dan membuatnya menjadi kebiasaan.

6. Sabar

Anda harus bersabar, karena mengubah kebiasaan tidaklah mudah, termasuk dalam menghilangkan kecemasan sosial. Mengatasi kecemasan sosial adalah proses belajar seumur hidup karena Anda akan selalu dihadapkan pada lingkungan baru. Punya perasaan cemas itu wajar, namun Anda harus dapat mengatasinya atau Anda akan terperangkap dalam fobia itu selamanya, dan hal tersebut dapat mengganggu aktivitas/karir Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Orangtua Wajib Rutin Berkomunikasi Dengan Anak?

Komunikasi dengan anak bukan hanya berbasa-basi dan berbicara, tetapi juga mendengarkan keluh kesah anak. Ini adalah kunci penting kualitas hubungan Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Parenting, Tips Parenting 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Bayi Ternyata Tak Boleh Pakai Gurita. Apa Bahayanya?

Gurita bayi diyakini bermanfaat untuk mengecilkan perut dan mencegah pusar bodong. Padahal, gurita bayi justru membahayakan kesehatan anak Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Parenting, Tips Parenting 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Crab Mentality, Sindrom Psikologis yang Menghambat Orang Lain untuk Sukses

Crab mentality adalah sindrom yang menginginkan orang lain tidak mencapai kesuksesan yang lebih besar dari diri sendiri. Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 22 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Berat Badan Turun Drastis Saat Sedang Depresi?

Salah satu tanda seseorang sedang depresi biasanya adalah berat turun drastis. Tapi berat badan turun saat depresi ini bukan hanya karena tak nafsu makan.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Psikologi 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bentuk anatomi vagina

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
kedutan mata kiri atas

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
akibat sering main hp

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan terbaik untuk kesehatan jiwa

5 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit