5 Alasan Pentingnya Punya Tim Support System untuk Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 7 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang mempunyai masalah yang harus dihadapi. Namun, tidak semua orang mampu menghadapinya sendirian sehingga Anda memerlukan support system atau dukungan dari orang sekitar. Dukungan yang tepat pun bisa membantu Anda mendapatkan solusi yang tepat. Berikut beberapa alasan mengenai pentingnya mempunyai support system yang berhubungan dengan kesehatan Anda.

Apa itu support system?

Saat terjadi masalah, ada kalanya Anda merasa bingung dan membutuhkan orang lain untuk berkeluh kesah.

Dikutip dari Mayo Clinic, support system merupakan dukungan orang-orang seperti teman, sahabat, atau keluarga yang dipercaya dan dapat membantu Anda melewati masa-masa sulit.

Hal ini dibutuhkan untuk menghindari terjadinya kesepian, mengisolasi diri, sampai depresi. Tidak hanya diri sendiri, Anda pun sebaiknya menjadi support system untuk orang-orang terdekat Anda.

Pentingnya support system untuk kesehatan

Apabila Anda mempunyai support system atau mendapatkan dukungan, secara tidak langsung bisa memengaruhi kesehatan. Dampak positif inilah yang membuat pentingnya memiliki dukungan kuat dari orang sekitar, yang di antaranya adalah:

1. Membuat Anda merasa nyaman

Ketika mengalami masalah, hal yang bisa Anda rasakan adalah gelisah dan sesekali susah untuk mendapat ketenangan.

Hal pertama pentingnya mempunyai support system untuk kesehatan mental adalah karena keberadaan mereka bisa membuat Anda merasa lebih nyaman. Cukup dengan sedikit berbagi cerita pun bisa membuat Anda jadi lebih tenang.

2. Memengaruhi perilaku dan keputusan

Masalah yang sedang Anda alami bisa mempengaruhi apa saja yang akan dilakukan nantinya. Agar tidak melakukan sesuatu yang gegabah dan membuat Anda menyesal, coba untuk sekadar bercerita serta meminta saran pada orang terdekat.

Peran support system di sini adalah secara tidak langsung dapat memengaruhi Anda ketika mengambil keputusan yang diharapkan merupakan keputusan yang bijak. Adanya dukungan yang baik maka sejalan dengan keputusan baik yang telah Anda buat.

3. Meminimalisir rasa stres

Setiap orang pasti pernah mengalami atau merasakan stres. Apalagi ketika Anda sedang berhadapan dengan suatu masalah yang cukup rumit. Apabila tidak diatasi dengan baik, kemungkinan yang bisa terjadi adalah menurunnya kekebalan tubuh, terjadi penyakit, sampai depresi.

Pentingnya mempunyai support system di sini adalah agar Anda mampu menghadapi tekanan yang sedang dirasakan. Penelitian juga menunjukkan bahwa dukungan dari orang terdekat ketika Anda mengalami krisi atau stres bisa mengurangi konsekuensi gangguan mental serta trauma seperti PTSD.

4. Motivasi jadi meningkat

Bukan hal yang tidak mungkin ketika berhadapan dengan suatu masalah bisa membuat Anda jadi merasa malas sampai kehilangan motivasi.

Hal lain yang membuat pentingnya dukungan orang terdekat adalah adanya dukungan sehingga Anda Kembali termotivasi untuk melakukan hal yang memang harus dilakukan. Apalagi, ketika Anda menemukan persamaan ketika seseorang pernah mengalami hal yang sama.

5. Menjadi pribadi yang tangguh

Banyaknya hal yang Anda pikirkan akan memengaruhi kesehatan Anda. Namun, ketika Anda dapat melaluinya walaupun dengan perlahan setidaknya tidak ada lagi yang harus dihindari.

Dukungan orang terdekat penting bagi Anda agar dapat menghadapi masalah yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Hal ini pula yang menjadikan Anda menjadi lebih dewasa, kuat, serta tangguh dalam menghadapi setiap masalah yang datang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Penderita Depresi Harus Banyak Konsumsi Probiotik?

Makanan probiotik memang baik untuk sistem pencernaan Anda. Namun siapa sangka probiotik ternyata juga bisa meredakan gejala depresi? Ini dia penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Batasan Wajar Menggunakan Media Sosial Dalam Sehari, Menurut Psikolog

Anda tak bisa lepas dari akun media sosial setiap harinya? Awas, Anda mungkin sudah melewati batas wajar menggunakan media sosial sehari-hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Kecanduan 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

3 Gerakan Dasar Senam Otak untuk Meningkatkan Fokus, Juga Mengasah Kreativitas

Senam tak hanya untuk tubuh, senam otak yang dapat mengasah pikiran Anda dan membuat Anda lebih fokus. Bagaimana gerakan dasar senam otak dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 29 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Semua yang Perlu Diketahui Seputar Atrofi Otak, Ketika Ukuran Otak Menciut

Atrofi otak adalah kondisi rusak atau hilangnya sel otak dan sambungan antar sel otak secara berkelanjuta. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 28 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat sering menangis

Ini Alasan Orang yang Sering Menangis, Justru Mentalnya Sekuat Baja

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mental illness atau gangguan mental

Mental Illness (Gangguan Mental)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
serangan panik atau panic attack

Mengenal Perbedaan Panic Attack dan Anxiety Attack

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
depresi pagi hari

Gejala Depresi Suka Muncul di Pagi Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit