9 Penyebab Mengapa Anda Bisa Telat Haid

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/11/2019 . 7 menit baca
Bagikan sekarang

Sering telat haid? Menstruasi yang normal umumnya datang setiap 28 hari sekali. Namun, beberapa wanita dan mungkin juga Anda harus menunggu lebih lama dari itu. Entah telat beberapa hari, minggu, sampai beberapa bulan. Jangan langsung khawatir dulu jika Anda belakangan telat haid atau jadwalnya tidak teratur. Ada banyak penyebab mengapa banyak wanita suka telat haid, dari yang sepele sampai perlu diperiksakan ke dokter.

Macam-macam penyebab telat haid

haid sebulan dua kali

Siklus menstruasi diatur oleh hormon yang ada dalam tubuh. Maka, cepat atau lambatnya tamu bulanan Anda datang akan sangat dipengaruhi oleh kerja hormon-hormon tersebut. Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi penyebab Anda telat haid:

1. Hamil

Telat haid tentu merupakan suatu kabar gembira bagi Anda yang sedang menunggu calon buah hati. Apalagi jika selama ini siklus haid Anda tergolong normal alias selalu tepat jadwal, dan langsung telat haid setelah berhubungan seks. Mungkin benar Anda sedang hamil.

Namun, perhatikan lagi tanda dan gejala lain yang Anda rasa. Tanda hamil bukan hanya telat haid, dan telat haid tidak selalu berarti Anda positif hamil.

Selain telat haid, kehamilan biasanya memunculkan berbagai tanda yang meliputi:

  • Timbul bercak cokelat
  • Mual dan muntah
  • Payudara terasa nyeri dan bengkak
  • Mudah lelah

Anda bisa memastikan kehamilan Anda dengan test pack di rumah atau langsung cek ke dokter kandungan untuk hasil yang lebih akurat. 

2. Menyusui

Pada umumnya, perempuan tidak mengalami menstruasi selama sedang aktif menyusui. Hal ini disebabkan hormon prolactin yang menghambat proses ovulasi.

Tetapi ini bukan berarti Anda sama seali tidak bisa hamil. Pembuahan sangat mungkin terjadi meskipun Anda tidak menstruasi. Siklus menstruasi Anda akan kembali normal sekitar enam sampai delapan minggu setelah masa menyapih.

Jika dalam tiga bulan setelah berhenti menyusui, Anda belum juga mendapat menstruasi, sebaiknya diperiksakan ke dokter.

3. Stres

Stres bisa jadi penyebab telat haid yang tidak banyak orang sadari. Hormon-hormon dalam tubuh bisa jadi kacau saat Anda merasa stres.

Ketika stres, hormon kortisol akan meningkat dalam jumlah banyak dan mengalahkan kadar hormon gonadotropin (GnRH), estrogen, juga progesteron. Tiga hormon tersebut berfungsi mengatur ovulasi wanita.

Ketika kadar hormon GnRH, estrogen, dan progesteron tidak mencukupi dalam tubuh, proses pelepasan sel telur akan tertunda dan haid pun datang lebih lambat dari seharusnya.

Jika Anda tak kunjung haid dan merasa belakangan sedang stres, kurangi beban pikiran Anda. Caranya bisa dengan melakukan hal-hal yang Anda senangi, berolahraga, liburan, atau sekadar pergi bersama teman.

4. Masalah berat badan

Terlalu gemuk atau terlalu kurus bisa menjadi penyebab mengapa Anda belakangan telat haid. 

Baik itu kenaikan berat badan terlalu drastis atau terlalu cepat kurus dalam waktu singkat dapat mengganggu kerja hipotalamus. Hipotalamus adalah kelenjar dalam otak yang bertanggung jawab mengatur berbagai proses dalam tubuh, termasuk siklus haid.

Tubuh tidak akan melepaskan hormon estrogen yang dibutuhkan untuk membangun dinding rahim jika berat badan Anda terlalu kurus. Sebaliknya, tubuh akan berlebihan menghasilkan estrogen ketika Anda kelebihan berat badan. Kedua hal ini menyebabkan tubuh tidak bisa melepaskan telur sehingga Anda telat haid.

Menaikkan berat badan (jika terlalu kurus) atau menurunkan berat badan (jika terlalu gemuk) dapat membantu “merapikan” kembali siklus haid Anda yang berantakan.

5. Gangguan hormon

Gangguan hormon yang dipicu oleh kondisi medis tertentu bisa penyebab jadwal haid Anda mundur jauh.

PCOS adalah salah satu kondisi medis penyebab telat haid yang banyak dialami wanita. Gangguan hormon yang disebabkan oleh PCOS atau sindrom ovarium polikistik dapat memicu kista tumbuh di ovarium.

Kista tersebut kemudian dapat mencegah pelepasan telur secara teratur atau justru berhenti sama sekali.

6. Konsumsi pil KB

Penggunaan alat kontrasepsi hormonal seperti pil KB juga bisa mengubah jadwal haid. Ini karena pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin sehingga bisa mengacaukan kadar hormon aslinya di dalam tubuh.

Begitu pula jika Anda minum pil KB tidak teratur. Suka membolos minum pil KB bisa membuat siklus datang bulan Anda terganggu. Jika ini adalah penyebab telat haid Anda, sebaiknya hentikan dulu pemakaian pil KB selama sebulan atau setidaknya 6 bulan. Namun, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, ya!

Telat haid hanya satu dari berbagai gejala yang muncul saat menggunakan alat kontrasepsi hormonal. Jika Anda jadi lebih jarang haid setelah baru saja minum pil KB, konsultasikan kembali ke dokter. Mungkin dokter akan merekomendasikan alat kontrasepsi lainnya yang tidak akan mengganggu jadwal haid Anda.

7. Penyakit yang diderita

Telat haid juga bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, seperti hipertiroid atau hipotiroid. Kedua penyakit ini berhubungan dengan kelenjar tiroid yang berperan mengatur sistem metabolisme tubuh.

Selain itu, penyakit diabetes dan penyakit Celiac juga dapat mengacaukan siklus haid Anda. Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan haid jadi tidak teratur. Sementara, penyakit celiac dapat mencegah tubuh dalam menyerap nutrisi penting sehingga menyebabkan haid terlambat.

Untuk telat haid yang muncul karena penyakit, gejala yang muncul tidaklah tunggal. Artinya, Anda akan mengalami berbagai gejala lain. Untuk itu, coba catat berbagai gejala tak biasa pada tubuh misalnya jadi sering pusing atau lainnya.

Kemudian, konsultasikan ke dokter dengan memberikan catatan mengenai gejala lain yang Anda rasakan. Dokter akan melakukan diagnosis untuk mencari tahu penyakit penyebab telat haid yang Anda alami.

8. Perimenopause

Perimenopause adalah masa transisi dari usia subur menuju usia lanjut dan tidak lagi subur). Biasanya perimenopause terjadi 2 sampai 8 tahun sebelum menopause. 

Wanita umumnya mulai mengalami menopause di antara usia 45 sampai 55 tahun. Artinya sebelum 2 sampai 8 tahun sebelum menginjak usia tersebut, siklus haid akan mulai tampak lebih berantakan dari yang sudah-sudah.

Pada fase ini, tubuh mulai sedikit memproduksi hormon estrogen sehingga Anda mungkin akan mengalami perubahan siklus haid. Selain itu, Anda juga bisa mengalami hot flashes, sering berkeringat di malam hari, sulit tidur, vagina kering, dan perubahan suasana hati.

9. Aktivitas yang terlalu berat

Selain membuat kelelahan, aktivitas fisik yang berat juga bisa menghambat siklus menstruasi Anda.

Stres yang diakibatkan oleh aktivitas fisik terlalu berat dapat memengaruhi produksi hormon estrogen dan progesteron, yang pada akhirnya menyebabkan siklus menstruasi Anda terlambat.

Di samping itu, kehilangan terlalu banyak lemak tubuh secara drastis karena olahraga yang berlebihan juga dapat menghambat proses ovulasi. Olahraga memang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, pastikan Anda tidak berlebihan melakukannya.

Kapan harus periksa ke dokter?

cara memilih dokter internis terbaik

Telat haid tidak selalu pertanda bahaya. Namun, ada banyak penyebab telat haid yang juga perlu penanganan khusus. Untuk itu, baiknya periksakan diri ke dokter jika:

  • Belum haid juga selama 90 hari berturut-turut
  • Ketika haid, lama durasinya bisa lebih dari seminggu dengan aliran darah yang sangat deras
  • Menstruasi terasa sangat sakit hingga mengganggu aktivitas sehari-hari

Tidak ada ruginya memeriksakan diri ke dokter saat masalah haid yang satu ini membuat Anda khawatir. Semakin cepat diperiksakan semakin cepat pula dicari tahu penyebab dan diobati jika perlu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Stres Memicu dan Memperparah Gejala IBS?

Stres dan cemas ternyata memengaruhi kualitas hidup orang dengan IBS. Bagaimana bisa terjadi dan adakah cara untuk mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 06/06/2020 . 3 menit baca

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . 6 menit baca

Terlalu Lama Kerja di Rumah Bikin Stres? Ini Cara Mengatasinya

Apa benar kerja terlalu lama di rumah dapat menyebabkan stres? Jika iya, lalu bagaimana cara mengatasi rasa stres yang muncul sebagai akibatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Psikologi 03/06/2020 . 5 menit baca

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 26/05/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
pro kontra antidepresan

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca
perbedaan stres dan depresi, gangguan kecemasan

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . 6 menit baca