9 Sayuran Merah yang Baik Bagi Kesehatan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sayuran hijau memang dikenal baik bagi kesehatan. Tahukah Anda, selain sayuran hijau, sayuran berwarna merah juga memiliki banyak manfaat? Menurut Mayo Clinic, sayuran merah seperti tomat dan paprika dapat membantu menurunkan risiko menderita diabetes, osteoporosis, dan kolesterol tinggi. Kandungan fitonutriennya yang memberikan warna merah juga memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan. Bahkan, semakin gelap warna merah yang dihasilkan, semakin tinggi pula kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Berikut adalah beberapa sayuran merah yang dikenal baik bagi kesehatan.

Jenis-jenis sayuran merah yang bernutrisi tinggi

1. Bit

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), bit merupakan salah satu sayur yang memiliki kandungan antioksidan tertinggi. Selain itu, sayur ini juga merupakan sumber yang kaya akan kalium, serat, folat, vitamin C, dan nitrat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sayur ini dapat membantu menurunkan tekanan darah, melancarkan sirkulasi darah, dan meningkatkan ketahanan tubuh.

Untuk hasil yang maksimal, Anda dapat mencoba memanggang sayur bit dengan sedikit minyak dan menumisnya dengan sayuran hijau yang kaya akan vitamin A, C, dan K. Anda juga dapat membuat jus dari sayuran ini, namun para peneliti tidak menyarankan untuk meminum jus ini setiap hari karena dapat menyebabkan konsumsi yang berlebihan. Cobalah memakan sayur ini beberapa kali dalam seminggu dan mencampur jus bit dengan buah atau sayuran lain untuk menghindari konsumsi yang berlebih.

2. Kubis merah

Kubis ini biasanya lebih sering ditemukan dalam warna ungu dibanding merah. Warna gelapnya berasal dari anthocyanin, sebuah antioksidan kuat yang dapat menurunkan risiko gangguan otak, kanker, dan penyakit kardiovaskular.

Kubis merah kaya akan vitamin dan mineral. Segelas sayuran ini dapat memenuhi 85% dari kebutuhan vitamin C harian Anda, 42% kebutuhan vitamin K, dan 20% kebutuhan vitamin A. Selain itu, sayur ini juga merupakan sumber yang kaya akan serat, vitamin B6, kalium, dan manggan.

Untuk mendapatkan nutrisi yang optimal, Anda disarankan untuk mengonsumsi sayuran ini dalam keadaan mentah. Jika ingin memasaknya, pastikan Anda merebusnya dengan sesedikit mungkin air, dan dalam waktu yang sesingkat mungkin untuk mempertahankan kandungan anthocyanin, glucosinolate, dan zat lainnya. Kubis yang difermentasikan juga baik bagi kesehatan karena mengandung bakteri yang baik bagi tubuh.

BACA JUGA: 8 Makanan untuk Menambah Jumlah Bakteri Baik Dalam Usus

3. Tomat

Sayuran ini tentu sudah tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. Tomat merupakan sumber yang kaya akan lycopene—sebuah zat karoten, vitamin C, dan kalium. Menurut National Institute of Health, sekitar 85% lycopene dalam makanan Anda berasl dari tomat. 

Anda dapat mengolah tomat dengan berbagai cara. Namun memasak tomat dengan sedikit minyak merupakan cara terbaik untuk membuat tubuh mudah menyerap lycopene yang terkandung di dalamnya.

4. Paprika merah

Paprika merah mengandung kebutuhan harian dari vitamin A yang Anda perlukan, tiga kali kebutuhan vitamin C Anda, dan mengandung 30 kalori. Sayur ini merupakan pilihan yang tepat untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh dan membuat kulit lebih bercahaya. Kandungan vitamin C yang tinggi, membuat paprika merah bermanfaat untuk melindungi tubuh dari infeksi. Anda dapat mengonsumsinya dalam keadaan mentah atau matang untuk mendapatan kandungan yang terdapat di dalamnya, seperti vitamin B6, vitamin E, dan folat.

BACA JUGA: 8 Resep Alami untuk Mencerahkan Warna Kulit

5. Lobak merah

Tumbuhan yang masih tergolong dalam keluarga lobak ini memiliki rasa yang sedikit pedas. Lobak atau radish merah mengandung banyak vitamin C, folat, dan kalium. Kandungan nutrisi yang tinggi dan kandungan kalorinya yang rendah menjadikan radish merah cocok untuk dijadikan makanan ringan. Tidak seperti biskuit, kandungan serat yang tinggi dapat membuat Anda cepat merasa kenyang.

6. Cabai merah

Satu ons cabai merah dapat mengandung 2/3 dari kebutuhan harian Anda akan vitamin C, magnesium, tembaga, dan vitamin A. Selain itu, kandungan capsaicin pada cabai merah dapat membantu mengurangi nyeri. Para peneliti juga sedang menganalisis capsaicin dalam perannya sebagai senyawa anti-kanker.

BACA JUGA: 5 Alasan Mengapa Makanan Pedas Baik untuk Kesehatan

7. Selada merah

Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, kandungan nutrisi pada selada merah dapat membantu melindungi Anda dari kanker dan menghambat penuaan. Bagian daunnya yang berwarna merah dan gelap secara umum mengandung lebih banyak nutrisi seperti antioksidan dan vitamin B6 daripada bagian yang berwarna hijau cerah. Selain itu, sayuran ini juga banyak mengandung vitamin A dan vitamin K. Daun selada merah mengandung 95% air, oleh karena itu, daun ini dapat menjaga Anda agar tetap terhidrasi dengan baik.

8. Bawang merah

Tumbuhan yang kerap menjadi bumbu masak ini mengandung banyak nutrisi yang menyehatkan bagi tubuh. Kandungan senyawa-senyawa organosulfurnya dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh, menurunkan produksi kolesterol, dan menjaga fungsi hati. Selain itu, kandungan allyl sulfide dalam bawang merah juga dapat berperan melawan kanker dan penyakit jantung. Kandungan serat dalam bawang merah juga dapat memberikan efek yang menyehatkan bagi usus.

9. Kentang merah

Academy of Nutrition dan Dietetics menganjurkan untuk memakan kentang, sayuran hijau, dan tomat untuk meningkatkan asupan kalium dan menjaga keseimbangan tekanan darah Anda. Selain itu, kentang merah memiliki nilai tambah, tumbuhan ini juga kayak akan kalium, vitamin C, thiamin, dan vitamin B6. Kulit kentang merah juga kaya akan serat dan vitamin, oleh karena itu, sangatlah baik jika Anda dapat mengonsumsi kulitnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Meski timbangan menunjukkan berat badan Anda 3 kg lebih ringan, kalau dietnya salah, jangan-jangan jumlah lemak tubuh tidak berkurang sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Nutrisi, Hidup Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Memang benar makan tidak teratur bisa bikin Anda cepat gemuk. Tapi dari sisi kesehatan, ada banyak efek samping buruk lainnya. Apa saja?

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Nutrisi, Hidup Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Tahukah Anda bahwa lemak paha adalah lemak yang sulit dihilangkan dibandingkan dengan lemak yang ada di bagian tubuh lain? Lalu apa penyebabnya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pijat prostat

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nafsu seks

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit