Beda Jenis Lemak yang Anda Makan, Beda Pula Bahayanya untuk Kesehatan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang Oktober 25, 2017
Bagikan sekarang

Satu hal yang mungkin terlintas di pikiran Anda ketika membicarakan lemak adalah berbagai keburukannya. Mulai dari kenaikan berat badan, penyakit jantung, diabetes, hingga kolesterol tinggi. Nyatanya, setiap makanan yang Anda makan mempunyai jenis lemak yang berbeda. Ada yang dikatakan sebagai lemak baik, ada juga lemak yang jahat bagi tubuh. Masing-masing jenis lemak berbeda ini ternyata juga mempunyai risiko yang berbeda bagi tubuh. Berikut penjelasannya

Macam-macam jenis lemak dari makanan

Tidak semua makanan sama. Hal ini pun memengaruhi kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Berbeda nutrisi yang masuk ke tubuh kita, berbeda juga efeknya bagi tubuh. Untuk lemak sendiri dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Lemak trans, bisa didapat dari minyak sayur yang terhidrogenasi. Biasanya terdapat dalam makanan yang digoreng dalam suhu tinggi, seperti fried chicken, gorengan, kentang goreng, dan makanan junk food  lainnya.
  • Lemak jenuh, bisa ditemukan dalam mentega, daging kambing, daging sapi, sosis, dan produk daging olahan lainnya.
  • Lemak tak jenuh, bisa diperoleh dari alpukat, minyak zaitun, minyak kanola, kacang almond, biji rami, kenari, salmon, tuna, dan lainnya.

Konsumsi lemak trans dan lemak jenuh tinggi meningkatkan risiko kematian

Sebuah penelitian dari Harvard T. H. Chan School of Public Health menunjukkan bahwa konsumsi lemak jenuh dan lemak trans memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi. Sedangkan, konsumsi lemak tak jenuh yang tinggi dapat menurunkan risiko kematian.

Tak hanya itu, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa mengganti asupan lemak jenuh dengan lemak tak jenuh (terutama lemak tak jenuh ganda) justru dapat membawa manfaat kesehatan bagi tubuh. Lemak tak jenuh ganda ini bisa Anda temukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, minyak nabati, dan ikan berlemak.

Risiko kematian meningkat pada orang yang sering dan banyak mengonsumsi lemak trans dan lemak jenuh karena dua lemak jahat ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, penyakit neurodegeneratif, dan penyakit pernapasan.

Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh justru dapat melindungi kesehatan jantung. Maka dari itu, tingkat kematian yang diakibatkan oleh penyakit jantung maupun diabetes dapat berkurang.

Ganti asupan lemak jahat dengan lemak baik

Walaupun kebanyakan asupan lemak yang Anda konsumsi mungkin termasuk lemak jahat (lemak jenuh dan lemak trans), namun sebaiknya jangan hindari konsumsi lemak. Karena tubuh tetap membutuhkan lemak untuk fungsi normalnya. Namun, yang paling penting dilakukan untuk menghindari dampak buruk dari konsumsi lemak adalah pilih jenis lemak yang Anda makan.

Menurut penelitian di atas, sebaiknya ganti konsumsi lemak jenuh dan lemak trans dengan lemak tak jenuh. Misalnya, ganti menu daging Anda dengan menu ikan atau kacang-kacangan (seperti tempe dan tahu). Selain itu, Anda juga bisa mengganti mentega untuk memasak dengan berbagai minyak nabati cair, seperti minyak zaitun dan minyak kanola. Perhatikan juga metode masak yang Anda gunakan, makanan bisa menjadi kurang sehat jika dimasak dengan cara yang salah.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Jenis Minyak yang Sebaiknya Tidak Digunakan untuk Memasak

Minyak merupakan salah satu sumber lemak yang kaya manfaat. Meski demikian, perlu diketahui bahwa tidak semua minyak cukup sehat untuk memasak. Apa saja?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat Desember 2, 2019

Seberapa Banyak Asupan Minyak untuk Anak Per Hari?

Hampir semua makanan untuk anak mengandung minyak. Namun, tahukah Anda seberapa banyak asupan minyak untuk anak per hari yang ideal?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak Oktober 24, 2019

6 Jenis Makanan dan Minuman Penyebab Kanker Payudara

Terdapat beberapa makanan yang menjadi penyebab atau pemicu kanker payudara. Apa saja jenis-jenisnya? Bagaimana makanan itu bisa menyebabkan kanker?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Kanker Payudara, Health Centers September 26, 2019

Ke Mana Hilangnya Lemak yang Terbakar Saat Berolahraga?

Anda mungkin telah akrab dengan istilah membakar lemak. Namun, tahukah Anda ke mana hilangnya lemak yang terbuang saat Anda berolahraga?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik September 18, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

Panduan Seputar Kebutuhan Lemak Balita Usia 2-5 Tahun

Panduan Seputar Kebutuhan Lemak Balita Usia 2-5 Tahun

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal tayang April 11, 2020
Tidak Selalu Buruk, Ini Jumlah Kebutuhan Lemak untuk Bayi yang Harus Dipenuhi

Tidak Selalu Buruk, Ini Jumlah Kebutuhan Lemak untuk Bayi yang Harus Dipenuhi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang April 10, 2020
Makan Makanan Berlemak Ternyata Ada Pengaruhnya Bagi Kesuburan

Makan Makanan Berlemak Ternyata Ada Pengaruhnya Bagi Kesuburan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Januari 19, 2020
Sering Dianggap Jahat, Lemak Jenuh Ternyata Juga Baik Bagi Kesehatan Jantung

Sering Dianggap Jahat, Lemak Jenuh Ternyata Juga Baik Bagi Kesehatan Jantung

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Desember 21, 2019