3 Jenis Nutrisi untuk Menambah Berat Badan Dengan Cepat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang berusaha untuk menurunkan berat badan, tapi tidak sedikit juga yang menginginkan berat badannya bertambah. Mungkin kedengarannya akan lebih mudah untuk menambah berat badan dibandingkan mengurangi. Namun, tidak selamanya seperti itu. Menambah berat badan bisa jadi sangat sulit bagi beberapa orang yang sudah makan banyak tapi tidak naik juga berat badannya.

Menaikkan berat badan tidak hanya asal makan yang banyak lalu berat badan akan cepat naik. Anda juga harus memerhatikan zat gizi yang Anda konsumsi selama proses menaikkan berat badan. Lalu apa saja nutrisi yang diperlukan untuk menambah berat badan?

Meningkatkan asupan kalori adalah kunci menambah berat badan

Yang perlu dilakukan untuk menaikkan berat badan adalah menambah kalori pada makanan. Penambahan kalori harus dilakukan secara bertahap, yaitu sebesar 300-500 kalori per hari. Jika Anda ingin menambah berat badan dengan cepat, tambahkan kalori sebesar 700-1.000 per hari.

Jangan memaksakan diri untuk langsung menambah banyak kalori dalam waktu singkat, ini justru berpotensi menyebabkan masalah pencernaan.

Setiap orang akan mendapatkan hasil yang berbeda-beda pada setiap penambahan kalori tersebut. Apabila Anda tidak mengalami perubahan berat badan dalam satu minggu meski telah menambahkan kalori harian, maka tambahkan lagi sekitar 100-250 kalori dan lihat hasilnya di akhir minggu.

Oleh karena itu, sebaiknya di awal program menambah berat badan, cobalah untuk meningkatkan 500 kalori setiap hari. Jika memang tidak berhasil, baru tambahkan kalori lagi secara bertahap hingga mencapai 1.000 kalori.

Kalori yang bertambah akan membuat pola makan Anda berubah, karena itu memang penambahan harus dilakukan secara bertahap agar tidak membuat sistem pencernaan kaget dan menimbulkan gangguan pencernaan. Selain itu, untuk mencegah timbulnya masalah pada perut, Anda bisa membagi semua kalori tersebut ke dalam porsi yang lebih kecil, misalnya dalam 5-6 kali makan.

Nutrisi untuk menaikkan berat badan

Nah, untuk meningkatkan kalori harian, tentu Anda tidak boleh sembarangan menambah asupan zat gizi. Kalori akan meningkat secara sehat apabila Anda menambahkan nutrisi yang tepat. Lalu apa saja nutrisi yang diperlukan untuk menambah berat badan? Simak di bawah ini.

1. Protein

Mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi dapat membantu Anda meningkatkan massa otot jika Anda menggabungkan makanan kaya protein dengan olahraga yang teratur. Protein adalah nutrisi penting yang membantu membangun dan memperbaiki otot.

Meningkatkan massa otot akan menyebabkan kenaikan berat badan karena otot lebih padat dibanding lemak. Ini akan membantu Anda menambah berat badan tapi tetap ramping dan bugar. Makanan berprotein tinggi termasuk daging, ikan, telur, produk susu, kacang polong, dan kacang-kacangan lainnya.  

2. Karbohidrat dan lemak

Makan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi juga dapat membantu Anda menaikkan berat badan. Bila Anda ingin menaikkan berat badan, makan minimal tiga kali sehari dan pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mengandung lemak, karbohidrat, dan protein dalam satu porsi.

Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, disebut juga dengan pati. Beberapa makanan yang mengandung dalam karbohidrat kompleks adalah kacang polong, sereal, gandum utuh, roti, pasta, beras merah, sayuran, dan tepung. Makanan ini dapat membantu Anda menambah berat badan karena mengandung kalori yang tinggi.

Konsumsi makanan tinggi lemak juga penting untuk menambahkan berat badan. Konsumsi lemak tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan tercepat karena memiliki lebih banyak kalori dibandingkan dengan karbohidrat atau protein.

Namun, tak sembarangan lemak. Agar badan Anda gemuk tapi tetap sehat, perhatikan asupan lemak yang dikonsumsi. Konsumsi makanan yang kaya akan lemak tak jenuh dan rendah lemak jenuh. Karena terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti kacang, ikan, minyak zaitun, dan alpukat.

3. Gula alami

Mengonsumsi makanan dengan kadar gula alami tinggi seperti fruktosa dan laktosa bisa membantu Anda menambah berat badan. Fruktosa adalah gula yang ditemukan pada buah, sedangkan laktosa ditemukan pada produk susu.

Gula yang dimurnikan seperti sirup jagung fruktosa tinggi, sukrosa, dekstrosa dan gula meja ditambahkan ke makanan dan juga dapat membantu Anda menambah berat badan. Banyak minuman ringan, makanan penutup dan permen mengandung sejumlah gula halus. Namun, makanan yang mengandung gula ini menawarkan sedikit nutrisi lainnya, sehingga menyebabkan kenaikan berat badan tidak sehat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Saat memilih bra, Anda mungkin bimbang antara bra kawat atau bra biasa tanpa kawat. Yuk, simak pertimbangan dari para ahli berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
obat sakit gigi

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit