Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang murah dan mudah dilakukan. Risiko yang ditimbulkan dari bersepeda pun lebih rendah daripada olahraga lainnya. Anda mungkin tidak perlu takut cedera saat bersepeda asalkan lebih berhati-hati saat menaikinya. Tak hanya itu, manfaat bersepeda rutin untuk kesehatan juga sangat banyak. Apa saja?

Berbagai manfaat bersepeda

Berikut ini merupakan beragam manfaat bersepeda untuk kesehatan tubuh.

1. Meningkatkan kesehatan otot

Saat mengayuh sepeda, Anda menggunakan semua kelompok otot utama Anda. Sehingga, hal ini berguna untuk meningkatkan kesehatan otot Anda. Pada gerakan mengayuh turun, Anda menggunakan otot gluteus yang ada di bokong, otot kuadrisep di paha, dan otot gastrocnemius dan soleus di betis. Sedangkan pada gerakan mengayuh ke atas, Anda menggunakan otot hamstring di paha belakang dan otot fleksor di bagian depan pinggul.

Tak hanya otot bagian bawah tubuh, otot perut, otot lengan, dan otot bahu juga digunakan saat bersepeda. Otot perut untuk menyeimbangkan posisi Anda tetap tegak. Sedangkan, otot lengan dan otot bahu untuk menahan dan mengarahkan setang sepeda.

2. Meningkatkan kesehatan sendi

Saat bersepeda, Anda meletakkan berat badan Anda pada sepasang tulang di panggul, yaitu tulang tuberositas ischia. Berbeda saat Anda berjalan, di mana berat badan Anda dibebankan pada tulang kaki dan lutut. Hal ini membuat bersepeda dapat memberi manfaat bagi orang yang mempunyai nyeri atau kekakuan sendi (seperti pada osteoartritis). Karena pada saat bersepeda, Anda hanya memberi beban sedikit pada sendi di kaki yang sering mengalami nyeri atau kaku.

3. Menurunkan risiko berbagai penyakit

Mengayuh sepeda dapat membantu memperlancar aliran darah. Sehingga, hal ini baik untuk kesehatan jantung, otak, paru-paru, dan pembuluh darah. Dengan begitu, bersepeda juga dapat menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes mellitus tipe 2, stroke, penyakit jantung, dan kanker (terutama kanker usus besar dan kanker payudara). Bersepeda dapat membuat Anda bernapas lebih dalam, berkeringat, dan meningkatkan suhu tubuh Anda, sehingga hal ini juga dapat meningkatkan kebugaran tubuh Anda.

4. Membantu menurunkan berat badan

Saat bersepeda, tubuh Anda tentu membakar kalori lebih banyak. Sehingga, hal ini dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Bersepeda dengan kecepatan sedang dan stabil dapat membakar kalori sekitar 300 kalori per jam. Jika bersepeda dilakukan dua kali sehari (seperti saat pergi dan pulang kerja), tentu ini dapat membakar kalori lebih banyak. Namun, hal ini tentu harus dikombinasikan dengan pola makan yang sehat.

5. Membantu meringankan stres

Bersepeda dapat memicu pelepasan hormon endorfin, yaitu hormon yang dapat membuat Anda merasa tenang dan senang. Dengan begitu, bersepeda bisa menjadi pilihan olahraga yang baik untuk meringankan stres, mencegah depresi, dan juga kecemasan.

Jangan lupa, perhatikan keamanan saat bersepeda

Naik sepeda bukan berarti Anda bebas dari risiko tabrakan seperti saat mengendarai motor atau mobil. Risiko terjatuh sangat bisa terjadi saat Anda bersepeda. Namun, risiko ini tentu bisa Anda perkecil dengan menggunakan alat keselamatan saat bersepeda.

Pakailah helm untuk menurunkan risiko cedera kepala akibat terjatuh, ini bisa mencegah cedera kepala sampai 85%. Pasangkan juga lampu LED putih di depan dan lampu merah di belakang Anda. Hal ini dapat memberi Anda keamanan saat berkendara, tak hanya untuk Anda tapi juga untuk pengendara lain di sekitar Anda. Anda mungkin juga butuh memasang fender di belakang sepeda untuk melindungi Anda dari cipratan air saat jalanan becek.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca