Berapa Lama Olahraga HIIT Harus Dilakukan Jika Mau Menurunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Olahraga kardio sering kali dipilih sebagai cara untuk menurunkan berat badan karena aktivitas yang dilakukan dipercaya lebih banyak membakar kalori dan lemak. Salah satu pilihan olahraga kardio yang bisa Anda lakukan adalah olahraga HIIT.

Lantas, jika berencana untuk melakukan olahraga ini demi menurunkan berat badan, berapa lama waktu olahraga yang harus dilakukan?

Sekilas tentang olahraga HIIT

High Intensity Interval Training (HIIT) termasuk dalam kelompok olahraga kardio yang memanfaatkan kombinasi gerakan intensitas tinggi dan intensitas rendah yang dilakukan secara bergantian dalam satu waktu.

Umumnya, durasi waktu yang dibutuhkan saat melakukan olahraga ini cukup singkat. Itu sebabnya, olahraga HIIT banyak dilakukan oleh mereka yang memiliki jadwal padat dan tidak punya cukup waktu untuk berolahraga, tapi ingin tetap mendapatkan manfaat baik dari olahraga.

Olahraga HIIT juga digadang-gadang sebagai salah satu metode yang manjur bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Pasalnya, seluruh latihan dalam HIIT diyakini bisa meningkatkan denyut jantung, serta membakar lebih banyak karbohidrat dan lemak selama olahraga dan saat istirahat.

Caranya pun tidak sulit, Anda bisa mengombinasikan beberapa macam gerakan olahraga, misalnya, plank, squat, lari, bahkan bersepeda dalam satu waktu latihan. Sebab, yang terpenting adalah intensitas selama latihan.

Bagaimana cara kerja olahraga HIIT dalam menurunkan berat badan?

Selama Anda melakukan olahraga HIIT, denyut jantung akan semakin meningkat bahkan hingga 85 – 90 persen. Kondisi ini membuat tubuh menghasilkan energi tanpa bantuan oksigen (anaerobik), akibatnya tubuh akan memaksimalkan jumlah EPOC (Excess Post-Exercise Oxygen Consumption).

Di saat inilah tubuh akan membakar lebih banyak kalori, baik saat latihan maupun setelah latihan guna memulihkan kembali energi setelah melakukan latihan dengan intensitas yang berat dan dalam waktu yang pendek.

Singkatnya, semakin tinggi jumlah EPOC yang dihasilkan, maka akan semakin tinggi pula jumlah kalori dan lemak yang dapat dibakar oleh tubuh usai berolahraga. Menariknya lagi, efek dari semua gerakan intensitas tinggi yang Anda lakukan akan memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Itu artinya, tubuh akan membakar lebih banyak lemak dan kalori. Tidak hanya saat olahraga berlangsung, tapi juga 24 jam setelah selesai berolahraga.

latihan kekuatan otot atau olahraga kardio

Berapa lama waktu olahraga HIIT untuk memaksimalkan penurunan berat badan?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, waktu yang dibutuhkan saat melakukan olahraga HIIT terbilang singkat. Meski memakan waktu yang tidak lama, latihan yang satu ini tetap ampuh untuk membantu menurunkan berat badan, tentunya jika dilakukan dengan teknik yang tepat.

Dilansir dari laman Very Well Fit, waktu yang optimal untuk melakukan HIIT terutama bila ingin menurunkan berat badan, setidaknya harus berlangsung selama 20 sampai 30 menit.

Namun, jangan mentang-mentang ingin menurunkan berat badan dalam waktu cepat, membuat Anda jadi melebihi anjuran waktu optimal saat melakukan olahraga HIIT. Pasalnya, tubuh tidak didesain untuk melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi dalam jangka waktu yang lama.

Untuk itu, saat Anda berhasil melakukan olahraga HIIT melebihi 30 menit, maka bisa dipastikan kalau tubuh tidak bekerja secara optimal selama melakukan latihan ini. Pada akhirnya, justru tidak akan memaksimalkan penurunan berat badan.

Jangan khawatir dengan durasi latihan yang pendek. Dilansir dari laman Shape, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa melakukan latihan interval selama 15 menit ternyata mampu membakar kalori dan lemak lebih banyak daripada berlari di atas treadmill selama satu jam.

Maka itu, perlu Anda ingat kalau olahraga HIIT membakar lebih banyak kalori dan lemak dengan memaksimalkan jumlah EPOC. Jadi, lebih baik Anda mengoptimalkan tenaga untuk melakukan latihan intensitas berat dalam waktu singkat, dibandingkan memberi perpanjangan waktu olahraga, namun latihan yang dilakukan tidak terlalu optimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Seperti Apa Porsi Makan yang Tepat Agar Diet Cepat Berhasil?

Pembagian porsi makan yang tepat ternyata termasuk kunci penting dalam keberhasilan diet. Lalu bagaimana pembagian porsi makan yang tepat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tapi sebaiknya lebih berhati-hati karena bersepeda berlebihan bisa berisiko terkena serangan jantung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kebugaran, Hidup Sehat 24 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Berselancar di Laut Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental, Lho!

Selain baik untuk kebugaran, surfing alias berselancar di laut ternyata juga menawarkan manfaat untuk kesehatan mental Anda. Yuk, kenali apa saja manfaatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 23 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet tinggi serat

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
memaksa anak olahraga

Memaksa Anak Jago Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 5 menit
membonceng bayi dan balita

Tips Aman Membonceng Bayi dan Balita Naik Sepeda

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit