home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jenis Olahraga yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Menstruasi

Jenis Olahraga yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Menstruasi

Berolahraga seringkali menjadi hal yang dihindari saat haid. Namun ternyata, tidak semua olahraga dilarang saat haid. Simak penjelasan berikut untuk tahu apa saja olahraga yang dibolehkan dan tidak dibolehkan saat haid atau menstruasi.

Olahraga yang dibolehkan saat haid

menjaga kesehatan tulang untuk perempuan

Saat haid tiba, Anda sebaiknya tidak bermalas-malasan dan berhenti beraktivitas fisik.

Stacy Sims, fisiologis dari Amerika Serikat mengungkapkan bahwa semakin aktif Anda beraktivitas saat menstruasi maka rasa sakit pada tubuh akan semakin berkurang.

Nah, berikut ini adalah beberapa kegiatan olahraga yang dapat Anda lakukan saat haid.

1. Jalan kaki

Jenis olahraga yang dapat Anda lakukan saat haid adalah jalan kaki. Berjalan kaki adalah kegiatan olahraga ringan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik dan mood Anda saat haid.

Dengan berjalan kaki, Anda dapat mengurangi mood swing yang seringkali melanda saat haid. Selain itu, tubuh Anda juga tetap bugar saat menstruasi.

2. Bersepeda

Olahraga saat haid selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah bersepeda. Gerakan otot tungkai kaki yang dilakukan saat bersepeda dapat membantu mengurangi rasa kram di perut dan nyeri punggung.

Pastikan Anda memilih rute yang dekat saat bersepeda. Agar Anda tidak kelelahan. Menggunakan sepeda statis bisa menjadi pilihan. Jangan lupa untuk minum air yang cukup agar tidak dehidrasi.

3. Senam ringan

Olahraga lainnya yang dapat Anda coba saat menstruasi adalah senam ringan, seperti senam aerobik.

Senam aerobik dapat membantu sirkulasi darah Anda, membantu mengatasi pegal yang dirasakan saat haid, serta membuat lebih bersemangat.

Saat melakukan senam, hindari gerakan melompat dan pilihlah gerakan yang mudah untuk Anda lakukan.

4. Yoga dan pilates

Yoga dan pilates adalah olahraga ringan yang dapat Anda lakukan saat haid. Peregangan otot yang dilakukan saat melakukan olahraga ini dapat membuat Anda lebih rileks.

Meski dibolehkan, sebaiknya Anda menghindari gerakan tertentu seperti sikap lilin, handstand, shoulder stand, yaitu gerakan-gerakan dengan posisi kaki di atas.

Pasalnya, hal ini dapat memicu penyumbatan pembuluh darah di rahim sehingga memperbanyak volume darah yang keluar.

Olahraga yang dilarang saat haid

manfaat angkat beban

Berikut dafatr olahraga yang sebaiknya tidak Anda lakukan saat menstruasi.

1. Olahraga berat

Selama menstruasi, sebaiknya Anda tidak melakukan olahraga yang membutuhkan tekanan dan kerja otot terlalu berat. Misalnya lompat tali, Muay Thai, basket, atau sepak bola.

Ellen Casey, seorang profesor kedokteran olahraga dan rehabilitasi di University of Pennsylvania menjelaskan bahwa pelepasan hormon selama menstruasi akan membuat ligamen otot dan persendian menjadi lebih kendur dan melunak.

Hal ini dapat menyebabkan otot dan sendi lebih rentan mengalami cedera, khususnya cedera robekan ACL saat haid.

2. Berenang

Sebenarnya, sah-sah saja untuk berenang selama menstruasi jika darah haid sudah tidak deras.

Namun, sebaiknya Anda tidak berenang dulu jika sering mengalami kram perut selama menstruasi. Pasalnya, kram yang kambuh di dalam air akan berbahaya untuk Anda.

Kram yang terasa amat menyakitkan dan tak tertahankan hingga menyebabkan sesak napas dapat meningkatkan risiko Anda untuk tenggelam.

3. Angkat beban

Angkat beban adalah olahraga yang sebaiknya tidak Anda lakukan saat haid. Sebab, olahraga tersebut dapat memicu penyumbatan pada pembuluh darah di perut dan membuat kram semakin bertambah parah.

Selain itu, angkat beban juga memaksa otot untuk bekerja terlalu keras. Selain dapat menguras energi, kerja otot yang terlalu keras juga dapat memicu cedera.

4. Olahraga dengan durasi yang terlalu lama

Meskipun ada beberapa olahraga tetap boleh Anda lakukan saat haid, tetapi sebaiknya Anda tidak berolahraga terlalu lama.

Pada saat haid, tubuh Anda kehilangan cairan cukup banyak. Oleh karena itu, berolahraga saat haid dapat membuat Anda lebih cepat lelah dan dehidrasi daripada saat hari biasa.

Kurangi durasi olahraga dari yang biasanya Anda lakukan secara rutin untuk menghindari kelelahan dan dehidrasi.

Apa saja manfaat olahraga saat haid?

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, ada sejumlah manfaat olahraga saat haid, antara lain sebagai berikut.

Sejumlah manfaat olahraga ini telah dibuktikan oleh sebuah studi dari Khorasgan Azad University asal Iran yang diterbitkan di Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research.

Penelitian dilakukan terhadap 40 mahasiswa perempuan yang mengalami PMS. Kelompok pertama diminta berolahraga aerobik selama 60 menit untuk 3 kali seminggu dalam 8 minggu.

Sementara sisanya tidak diminta untuk melakukan apapun untuk meredakan PMS-nya.

Ternyata, mereka yang rutin olahraga saat menstruasi melaporkan bahwa mereka tak lagi mengalami kram perut dan sakit kepala hebat selama haid.

Pada dasarnya seluruh aktivitas fisik baik untuk Anda lakukan saat menstruasi. Namun, tetap patuhi apa olahraga yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menstruasi ya!

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Smith, J. R. (2015, January 1). Does menstrual cycle phase affect lung diffusion capacity during exercise? PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25447680/ [Accessed on March 1, 2021]

Samadi, Z. 2013. The effects of 8 weeks of regular aerobic exercise on the symptoms of prementstrual syndrome in non -athlete girls. Iran J Nurs Midwifery Res. 2013 Jan-Feb; 18(1): 14–19. Tersedia di https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3748549/. [Accessed on March 1, 2021]

Daly, A dan Justice, G. 2013. What exercises should you avoid during your period. Women’s Health. Tersedia di https://www.womenshealthmag.com/fitness/exercise-during-period. [Accessed on March 1, 2021]

Chicago Tribune. 2016. How menstrual cycles might affect Olympics athletes. Tersedia di http://www.chicagotribune.com/lifestyles/health/sc-periods-olympic-athletes-health-0823-20160818-story.html. [Accessed on March 1, 2021]

Live Strong. Can you go swimming during a menstrual cycle? Tersedia di https://www.livestrong.com/article/386580-can-you-go-swimming-during-a-menstrual-cycle/. [Accessed on March 1, 2021]

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x