Selain Karena Cedera, 6 Kondisi Ini Membuat Anda Perlu Mendapatkan Suntik Tetanus Rutin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/01/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Meskipun umum diberikan untuk bayi dan anak-anak, orang dewasa ternyata juga perlu mendapatkan suntik tetanus secara rutin. Sayangnya, banyak orang mengira bahwa suntik tetanus untuk orang dewasa hanya diperlukan jika orang tersebut menginjak paku atau beda berkarat lainnya, guna mencegah tetanus. Padahal, ada beberapa kondisi lainnya yang membuat Anda harus divaksin lagi.

Fungsi suntik tetanus untuk orang dewasa

terkena kutil kelamin

Vaksin tetanus akan diberikan sekaligus bersamaan dengan vaksin difteri dan pertusis, sehingga disebut dengan vaksin Tdap. Vaksin Tdap ini diperuntukkan bagi anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua. Sama seperti namanya, suntik tetanus ini berfungsi untuk melindungi diri dari penyakit tetanus, difteri, dan pertusis.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vaksin Tdap diperlukan untuk semua orang dewasa mulai 19 tahun ke atas yang tidak pernah menerima vaksin tersebut. Tidak hanya sekali saja, jenis vaksin ini juga perlu dilakukan secara rutin setiap 10 tahun.

Siapa saja yang membutuhkan suntik tetanus saat dewasa?

suntik tetanus

Bila Anda mengalami cedera akibat menginjak paku atau benda-benda tajam lainnya yang berkarat, Anda dianjurkan untuk segera mendapatkan suntik tetanus. Sebab, bisa saja benda tersebut telah terkontaminasi bakteri Clostridium tetani yang dapat memunculkan gejala tetanus dalam tubuh.

Terlebih bagi Anda yang belum pernah divaksin tetanus selama lima tahun terakhir, maka tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk segera mendapatkan suntik tetanus.

Selain karena menginjak paku, ada beberapa hal lainnya yang membuat suntik tetanus pada orang dewasa itu penting dilakukan secara rutin. Di antaranya:

  • Pernah mengalami luka parah atau luka bakar dan belum pernah divaksin. Jika tidak, hal ini dapat meningkatkan risiko tetanus.
  • Mengidap diabetes dan berisiko tinggi terkena tetanus, apalagi kalau belum pernah divaksin sebelumnya.
  • Sering kontak langsung dengan bayi di bawah umur 1 tahun, misalnya orangtua, kakek-nenek, hingga pengasuh bayi.
  • Petugas kesehatan yang sering kontak langsung dengan pasien.
  • Wanita hamil di trimester ketiga (idealnya saat usia kehamilan 27-36 minggu). Terlebih bagi Anda yang belum pernah mendapatkan suntik tetanus sebelumnya, ini bertujuan untuk melindungi calon bayi dari risiko pertusis (batuk rejan).
  • Baru saja pulih dari penyakit tetanus.

Suntik tetanus untuk orang dewasa itu perlu dilakukan secara rutin, minimal setiap 10 tahun. Pasalnya, jenis vaksin ini tidak dapat memberikan kekebalan seumur hidup.

Terlebih, efek perlindungan dari vaksin ini biasanya akan mulai berkurang setelah sekitar 10 tahun. Bila Anda mengalami salah satu atau beberapa kondisi di atas, sebaiknya segera dapatkan vaksin tetanus di layanan kesehatan terdekat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut atau halitosis adalah masalah yang sangat mengganggu dan memalukan. Cari tahu semua tentang penyebab dan cara menghilangkan bau mulut tak sedap.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Waktu kecil atau bahkan saat dewasa, Anda mungkin pernah mengalami mimpi buruk saat demam atau sakit. Pasti sangat mengganggu, kan? Nah, ini dia alasannya!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
mata plus pada anak

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit