Mengenal Penyebab Tetanus dan Cara Penularannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 November 2018 . Waktu baca 2 menit
Bagikan sekarang

Anda muungkin selama ini hanya tahu bahwa kita bisa kena tetanus kalau menginjak paku di tanah. Benarkah penyebab tetanus hanya cuma itu?

Penyebab tetanus adalah bakteri

tetanus
Sumber: Time Toast

Tetanus adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini memiliki spora untuk berkembang biak, dan mampu bertahan dalam waktu yang lama di luar tubuh.

Ketika bakteri ini masuk ke dalam tubuh, spora berkembang biak dengan cepat dan melepaskan racun yang disebut tetanospasmin ke aliran darah. Racun ini cepat menyebar ke seluruh tubuh dan dapat merusak otak dan sistem saraf.

Tetanospasmin mengganggu sinyal yang bergerak dari otak ke saraf sumsum tulang belakang hingga ke otot. Akibatnya akan menyebabkan kejang dan kekakuan otot. Kasus berat dari tetanus bisa membuat Anda berhenti bernapas dan meninggal.

Semua orang dari segala usia bisa terkena gejala tetanus. Namun, tetanus biasanya akan menjadi sangat serius jika menyerang bayi yang baru lahir. Tetanus neonatal biasanya berasal dari infeksi saat memutus tali pusat bayi baru lahir.

Bagaimana bakteri tetanus bisa masuk ke dalam tubuh?

suntik tetanus

Bakteri tetanus bisa ditemukan di setiap tempat. Spora bakteri C. tetani ada di mana saja di siktar kita. Yang paling banyak ada di tanah dan feses hewan.

Bakteri bisa masuk ke tubuh melalui luka terbuka atau terkena tusukan benda tajam yang terkontaminasi, misalnya tertusuk paku.

Bakteri tetanus akan masuk ke dalam tubuh, dan spora berkembang biak menjadi bakteri baru dan mengumpul dalam luka. Kumpulan bakteri tersebut akan menghasilkan racun yang menyerang saraf motorik Anda dan langsung menyebabkan gejala tetanus.

Selain itu, cara umum lain penularan tetanus antara lain:

  • Luka yang terkontaminasi dengan air liur atau kotoran
  • Luka yang disebabkan oleh benda menusuk kulit seperti paku, serpihan kaca, jarum
  • Luka bakar
  • Luka yang dipencet
  • Cedera dengan jaringan yang mati

Cara penularan tetanus yang jarang, antara lain:

  • Prosedur operasi
  • Luka dangkal (misalnya goresan)
  • Gigitan serangga
  • Penggunaan obat infus
  • Suntikan ke otot
  • Infeksi gigi

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain Karena Cedera, 6 Kondisi Ini Membuat Anda Perlu Mendapatkan Suntik Tetanus Rutin

Selain anak-anak, orang dewasa juga dianjurkan untuk mendapatkan suntik tetanus. Selain karena cedera, kapan suntik tetanus untuk orang dewasa diperlukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 24 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

Waspada Gejala Tetanus yang Bisa Berasal dari Luka Kecil

Luka yang terinfeksi bakteri dapat menyebabkan tetanus. Apa saja gejalanya? Ketahui gejala awal tetanus agar lebih cepat mendapat pertolongan dokter..

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 4 November 2018 . Waktu baca 5 menit

Apakah Saya Perlu Suntik Tetanus Setelah Menginjak Paku?

Pernahkah Anda mendengar bahwa saat menginjak paku Anda perlu segera melakukan suntik tetanus. Lantas, apakah sebenarnya perlu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 22 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Imunisasi Tetanus (TT) pada Ibu Hamil, Aman atau Tidak?

Idealnya, suntik tetanus (vaksin TT) didapat sebelum hamil. Lantas, kalau Anda terlambat mendapatkannya, amankah suntik tetanus saat hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25 Oktober 2017 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

imunisasi yang harus diulang

Daftar Imunisasi Anak yang Harus Diulang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
imunisasi dpt

Ketahui Manfaat, Jenis, dan Efek Samping Imunisasi DPT pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2020 . Waktu baca 11 menit
Obat tetanus

Obat-obatan yang Digunakan untuk Mengatasi Tetanus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 November 2019 . Waktu baca 6 menit
paku berkarat sebabkan tetanus

Benarkah Kita Bisa Kena Tetanus Karena Tertusuk Paku Berkarat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit