Kulit Sekitar Mata Ruam, Gatal, dan Lecet Setelah Pakai Kacamata? Ternyata Ini Penyebabnya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Memilih desain kacamata tidak boleh sembarangan. Anda juga perlu memerhatikan bahan frame (bingkai) kacamata, bantalan kacamata, hingga bahan lensa yang akan Anda gunakan nantinya. Beberapa bahan tertentu, seperti nikel, titanium, logam, atau plastik bisa menyebabkan alergi pada kulit saat Anda memakai kacamata.

Memakai kacamata bisa menjadi penyebab alergi kulit

Reaksi alergi dari pemakaian kacamata sebenarnya jarang terjadi, namun beberapa orang memiliki kulit yang lebih sensitif terhadap beberapa bahan tertentu. Bahkan, Anda mungkin juga tidak pernah menyadari sebelumnya bahwa kulit ruam dan gatal yang Anda alami berasal dari kacamata yang Anda pakai selama ini.

Alergi akibat memakai kacamata ini termasuk ke dalam dermatitis kontak. Dermatitis kontak umumnya diakibatkan oleh reaksi alergi terhadap zat kimia, seperti pewarna, pewangi, pemutih, atau deterjen. Meski begitu, beberapa orang bisa mengalami reaksi alergi dari kontak kulit dengan beberapa bahan logam, seperti nikel, titanium (paladium), dan emas yang biasa ditemukan pada frame kacamata.

Selain itu, bahan frame kacamata populer lainnya adalah plastik. Biasanya kacamata yang menggunakan bahan ini sudah dikombinasikan dengan zat lain sehingga sulit menentukan zat apa yang menimbulkan alergi. Zat-zat yang umum dikombinasikan dengan plastik adalah nilon, karbon, zyl, polikarbonat, optyl, poliamnida, propionate, dan silikon (yang biasanya juga dibuat menjadi karet bantalan hidung)

Dilansir dari Live Strong, namun di antara semua zat itu, optyl, nilon, dan propionat masih tergolong aman jika kulit Anda sensitif dengan plastik. Bahan yang menyebabkan reaksi alergi lainnya adalah karet, pewarna, dan lilin.

Selain bingkai dan bantalan hidung, lapisan tambahan pada lensa kacamata (UV stabilizer) juga bisa menimbulkan reaksi alergi. Lapisan tersebut sebenarnya bertujuan untuk melindungi kacamata dari goresan dan silau cahaya matahari. Namun, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi sehingga mata menjadi merah dan teriritasi.

kacamata anti radiasi komputer

Apa gejala reaksi alergi saat memakai kacamata?

Dilansir dari Women’s Health, Denise Whittam, seorang dokter mata di New York City berkata, “Nikel yang digunakan pada bingkai kacamata bisa meresap ke kelenjar minyak pada kulit dan menyebabkan kulit kemerahan atau lecet.”

Gejala yang timbul pada setiap orang berbeda. Beberapa gejala alergi akibat memakai kacamata biasanya meliputi rasa gatal, ruam, lecet, atau kulit yang membengkak. Reaksi alergi ini biasanya terjadi di sekitar pipi atas, hidung, dan pelipis yang mungkin menjalar hingga ke area dahi.

Gejala bisa muncul dalam waktu 15 menit sampai satu jam. Alergi bisa semakin parah ketika Anda berkeringat.

Yang perlu diperhatikan sebelum membeli kacamata

Saat membeli kacamata, jangan hanya pilih desain yang menarik. Pastikan juga Anda memilih bahan kacamata yang tidak menimbulkan alergi. Anda bisa memilih bahan frame kacamata yang stainless steel dan tanpa bantalan hidung. Jika harus pakai bantalan hidung, ganti bantalan silikon menjadi vinyl.

Selain itu, jaga kebersihan kacamata dengan membersihkannya dengan rutin. Misalnya, mengelapnya dengan kain dan alkohol atau dengan air. Ini bertujuan untuk menghilangkan bakteri dan kotoran yang menempel pada bingkai kacamata.

Bila alergi terlanjur muncul, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan dan mengganti kacamata dengan model yang aman untuk kulit Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: April 14, 2018 | Terakhir Diedit: April 10, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca