4 Efek Kurang Tidur Pada Kulit Wajah Anda

Oleh

Apakah Anda sering melewatkan waktu tidur di malam hari? Efek kurang tidur yang sering kali Anda lakukan dapat berdampak pada bentuk wajah Anda. Tanpa Anda sadari kebiasaan kurang tidur tersebut justru akan mengubah wajah Anda secara perlahan. Bagian wajah apa saja yang akan berubah akibat efek kurang tidur?

Efek kurang tidur pada penampakan wajah

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Swedia, membandingkan foto dari kelompok orang yang tidurnya cukup – tidur minimal 7 jam dalam semalam – dengan kelompok orang yang hanya tidur 3-5 jam semalam. Dari foto yang dilakukan tersebut, kelompok orang yang tidur dengan waktu yang cukup memang lebih segar, sehat, dan tidak loyo. Dari penelitian tersebut beberapa peneliti menyatakan bahwa kurang tidur dapat mengubah penampakan wajah Anda. Apa saja perubahan tersebut?

1. Membuat wajah terlihat lebih tua

Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa seseorang yang memiliki kebiasaan insomnia dan tidak mempunyai waktu yang cukup untuk tidur di malam hari akan terlihat 10 tahun lebih tua dari usia aslinya. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa orang yang mengalami insomnia berpotensi untuk mempunyai kerutan di wajah lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidur dengan cukup.

Pada keadaan yang normal, tubuh akan membentuk kolagen – zat untuk menjaga kesehatan dan peremajaan kulit – ketika seseorang tertidur. Kolagen akan mencegah tubuh mengalami penuaan dini dengan cara menghalangi pembentukan kerutan di wajah. Namun saat waktu tidur terganggu, maka kolagen tidak dapat dibentuk dalam jumlah yang normal, karena itu kerutan yang terbentuk lebih banyak.

2. Memicu munculnya jerawat di wajah

Saat Anda tidak memiliki waktu tidur yang teratur serta cukup, maka hal itu akan mempengaruhi kesehatan mental dan tanpa disadari Anda akan merasa depresi dan stres. Stres yang diakibatkan karena efek kurang tidur ini mengakibatkan hormon kortisol meningkatkan jumlahnya di dalam tubuh. Sementara, jumlah hormon kortisol yang terlalu tinggi akan menyebabkan tubuh rentan terhadap peradangan serta inflamasi, salah satunya adalah peradangan pada kulit.

Jerawat adalah salah satu bentuk peradangan yang menyerang kulit Anda. Sehingga jangan heran jika Anda kurang tidur kemudian dalam beberapa hari kemudian timbul noda-noda jerawat di wajah. Selain itu, hormon kortisol ini akan menyebabkan peningkatan produksi minyak di wajah yang akan memperburuk keadaan jerawat yang sedang tumbuh.

3. Menimbulkan kantung mata yang besar

Sebenarnya setiap orang memiliki pembuluh darah tipis di bawah area matanya. Ketika seseorang mengalami kurang tidur atau kelelahan, maka secara alami pembuluh darah tersebut akan semakin melebar dan menghitam yang menjadi kantung mata. Semakin sering Anda melewatkan waktu tidur maka akan pembuluh darah yang ada di bawah mata tersebut akan semakin terlihat.

4. Membuat kulit wajah menjadi kusam

Efek kurang tidur juga akan berdampak pada warna kulit wajah yang semakin kusam. Kurang tidur mengakibatkan sistem kekebalan tubuh melemah, sehingga kemungkinan untuk terjadinya peradangan juga meningkat. Peningkatan peradangan ini mempengaruhi produksi kolagen serta asam hyaluronic yang berfungsi untuk mempertahankan kecerahan kulit. Semakin sedikit zat hyaluronic yang dimiliki tubuh, maka kulit akan menjadi semakin kusam.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 15, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca