5 Penyebab Terbentuknya Kantung Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Siapa yang memiliki masalah dengan mata panda? Istilah mata panda ditujukan pada orang yang memiliki kantung di bawah mata. Bagi perempuan, memiliki kantung mata bisa menjadi permasalahan karena kantung mata dianggap mengganggu penampilan. Tidak jarang, perempuan yang memiliki biaya lebih biasanya rela mengeluarkan kocek besar untuk operasi kelopak mata, bahkan hingga ke luar negeri.

Kantung mata bisa dipicu oleh lemak berpindah ke kelopak mata, lemak ini kemudian menumpuk sehingga terjadi pembengkakan. Cairan yang terdapat pada jaringan mata pun bisa menjadi salah satu pemicu terjadi pembengkakan pada kantung mata. Inilah yang kemudian juga menyebabkan kulit di area mata mengendur dan terbentuk lingkaran hitam di sekitar mata.

Apa yang menyebabkan terbentuknya kantung mata?

Penyebab terjadinya kantung mata yang utama adalah faktor usia. Usia semakin tua mengakibatkan kulit mulai mengendur, struktur jaringan dan otot yang menumpu penutup mata pun mulai melemah. Ada faktor-faktor lain yang membuat terbentuknya kantung mata, seperti:

  1. Penyimpanan cairan.  Yang mempengaruhi penyimpanan cairan pada mata adalah perubahan cuaca. Selain itu, tingkat hormon yang diproduksi juga mempengaruhi penyimpanan cairan. Bahkan, makanan asin juga dapat memicu jumlah cairan yang meningkat.
  2. Kurang tidur. Kurang tidur menjadi penyebab yang paling sering dijumpai pada masalah kantung mata. Bahkan pada orang yang berusia muda pun, terkadang kantung mata muncul setelah seseorang begadang semalaman tanpa tidur.
  3. Tidur. Perlu Anda ketahui bahwa kantung mata yang membesar pada pagi hari saat Anda baru bangun tidur adalah wajar. Hal ini terjadi karena cairan yang bertambah ketika tidur. Sistem sirkulasi ketika Anda tidur bergerak lambat, sehingga sangat wajar jika cairan pun bertambah.
  4. Alergi. Terbentuknya kantung mata juga bisa disebabkan oleh alergi pada mata. Ini ditandai dengan mata membengkak dan memerah. Jika ini terjadi, segera periksakan ke dokter.
  5. Keturunan. Faktor yang terakhir ini memang sulit untuk diatasi. Jika banyak anggota keluarga Anda memiliki kantung mata, kemungkinan itu juga akan menurun pada Anda.

Bagaimana cara mengatasi kantung mata?

Jika menurut Anda belum mengganggu, Anda dapat menutupinya dengan concealer ketika merias wajah. Concealer dapat menutupi lingkar hitam pada mata dan membuat penampilan Anda lebih segar. Bagi Anda yang tidak menyukai make-up, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

  • Mengompres dengan air dingin. Ketika Anda kurang tidur, dan di pagi hari Anda mendapati kantung mata Anda membesar, solusi paling mudah adalah kompresan dingin.
  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dibanding badan. Posisi kepala yang dinaikkan lebih tinggi mampu mencegah cairan mengumpul di area mata. Anda bisa memberi bantal tambahan. Posisi kepala lebih tinggi juga dapat mencegah sakit leher.
  • Tidur yang cukup. Tidur delapan jam sehari akan mengurangi risiko kantung mata yang membesar sekaligus membuat Anda terhindar dari stress.
  • Kurangi makanan yang mengandung garam.
  • Atasi alergi Anda. Jika Anda alergi dengan sabun atau produk kosmetik lainnya dan ini mempengaruhi kantung mata, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter.
  • Menghapus make-up sebelum tidur.
  • Gunakan sunblock. Sinar matahari dapat membuat kulit Anda kendur. Sunblock akan sangat berpengaruh untuk menangkal sinar matahari dari kulit Anda. Selain itu, gunakan juga kacamata hitam setiap Anda beraktivitas di bawah panas terik.
  • Terapi atau perawatan. Ada terapi yang dapat dicoba seperti laser resurfacing, peeling, dan filler dengan bahan kimia. Terapi ini mampu mengubah permukaan kulit wajah Anda.
  • Operasi kelopak mata atau blepharoplasty. Operasi ini dapat dijadikan alternatif untuk menghilangkan kantung mata. Hasilnya memang lebih cepat dibanding pilihan yang ada di atas, namun harganya lebih mahal dan prosesnya invasif karena melibatkan operasi. Pada prosesnya, dokter akan menghilangkan lemak dan kulit yang kendur bada bagian bawah mata. Selalu ada risiko yang ditimbulkan, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter tentang manfaat dan risiko dari prosedur ini. Efek samping yang mungkin terjadi bisa saja berupa infeksi pada mata, mata kering, hingga masalah pada penglihatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Banyak orang mengira sebelum dan setelah haid bukan menjadi masa subur wanita. Tapi apakah berhubungan seks setelah haid bisa menyebabkan kehamilan?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Menstruasi 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Banyak yang percaya gadis perawan memiliki ciri-ciri khusus. Tapi bagaimana dengan pandangan medis soal tes keperawanan wanita? Benarkah bisa dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit