home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Penyebab Munculnya Kantung Mata yang Tidak Anda Sadari

7 Penyebab Munculnya Kantung Mata yang Tidak Anda Sadari

Jika Anda mempunyai mata panda, Anda tidak sendirian. Istilah “mata panda” ditujukan kepada orang-orang yang memiliki kantung di bawah matanya. Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kantung mata, mulai dari kurang tidur, paparan sinar matahari, hingga kondisi medis yang perlu Anda waspadai.

Kantung mata biasanya bukanlah sesuatu yang perlu Anda cemaskan. Akan tetapi, jika penyebabnya berkaitan dengan suatu kondisi medis, perubahan gaya hidup saja belum tentu cukup untuk mengatasinya.

Penyebab munculnya kantung mata

cara menghilangkan mata panda

Berikut beberapa faktor yang bisa menyebabkan kantung mata.

1. Melemahnya kulit dan otot kelopak mata terkait usia

Seiring bertambahnya usia, sangat wajar bagi seseorang untuk memiliki kantung mata. Seperti otot dan jaringan lainnya pada tubuh Anda, otot dan jaringan yang menopang kelopak mata Anda juga mulai melemah.

Lemak yang menopang mata kemudian bisa berpindah ke bawah kelopak mata. Inilah yang menyebabkan mata tampak bengkak. Cairan di sekitar mata juga dapat berpindah dan berkumpul di kelopak mata sehingga membuat bagian bawah mata tampak gelap.

2. Penumpukan cairan

Ini merupakan penyebab kantung mata yang paling umum. Di sekitar mata terdapat cairan yang menempati ruang antarsel. Cairan ini bisa berkumpul pada bagian bawah kelopak mata akibat faktor tertentu, misalnya melemahnya kelopak mata seiring usia.

Selain itu, penumpukan cairan juga dapat disebabkan oleh pola makan tinggi garam. Garam bisa menahan cairan pada bagian tertentu tubuh Anda, termasuk kelopak mata. Cairan yang menumpuk lantas membuat mata tampak gelap dan membengkak.

3. Kurang tidur atau tidur berlebihan

Waktu tidur yang kurang maupun tidur berlebihan sama-sama dapat menimbulkan lingkaran gelap di bawah mata. Kurang tidur khususnya, bisa membuat kulit Anda menjadi pucat sehingga pembuluh berwarna gelap yang ada di bawah kulit tampak lebih jelas.

Kurangnya waktu tidur juga dapat memicu penumpukan cairan yang kemudian menjadi penyebab kantung mata. Semakin terpangkas waktu tidur Anda, semakin terlihat pula pembengkakan dan lingkaran hitam yang ada di bawah mata Anda.

4. Reaksi alergi

Reaksi alergi sangat bervariasi. Pada beberapa orang, kondisi ini dapat menyebabkan mata bengkak dan berair. Bukan tidak mungkin, cairan di sekitar mata juga menumpuk pada bagian bawah kelopak mata Anda sehingga membuatnya tampak gelap.

Alergi juga kerap menyebabkan hidung mampet serta peradangan di sekitar hidung dan mata. Jika Anda tidak menjauh dari sumber alergi atau mengonsumsi obat alergi, gejala ini kemungkinan akan terus berlanjut dan bertambah parah.

5. Dehidrasi

Salah satu penyebab kantung mata yang jarang disadari yakni dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, kulit di bawah mata akan tampak kusam dan pembuluh darah yang lebih gelap di bawahnya akan semakin terlihat jelas.

Selain itu, mata Anda mungkin juga tampak lebih gelap dan cekung. Ini karena kulit kelopak mata sangat tipis dan dekat dengan tulang yang ada di bawahnya. Begitu kulit menjadi kusam akibat dehidrasi, lekuk tulang Anda akan semakin terlihat.

6. Paparan sinar matahari

Penuaan kulit sinar UV

Kulit Anda membentuk pigmen kecokelatan yang disebut melanin ketika terpapar sinar matahari. Pigmen ini berfungsi mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV. Namun, jika Anda terkena sinar matahari secara berlebihan, produksi melanin juga akan melonjak.

Ini pula yang akan terjadi bila area mata Anda terlalu banyak terkena sinar matahari. Pigmen melanin mungkin akan menumpuk pada bagian bawah mata dan menyebabkan hiperpigmentasi. Ciri-cirinya yakni warna kulit berubah menjadi lebih gelap.

7. Faktor keturunan

Apabila kantung mata Anda tidak disebabkan oleh dehidrasi, penumpukan cairan, atau penyebab umum lainnya, kondisi Anda mungkin saja berkaitan dengan faktor genetik. Kantung mata biasanya muncul sejak kecil, lalu menghilang atau bertambah parah.

Kantung mata yang bersifat genetik juga bisa berkaitan dengan gangguan medis yang juga diwariskan, seperti penyakit tiroid. Pada kasus seperti ini, Anda perlu mendapatkan pengobatan untuk penyakit terkait sebelum berupaya menghilangkan kantung mata.

Bagi banyak orang, kantung mata merupakan kondisi sementara yang berhubungan dengan kurang tidur atau pertambahan usia. Anda bisa mengatasinya dengan metode rumahan atau perawatan medis sesuai penyebabnya.

Namun, jika mata Anda semakin bengkak, segeralah berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan solusinya. Melalui pemeriksaan lebih lanjut, dokter dapat mendiagnosis kondisi Anda dan memberikan perawatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dark Circles Under Your Eyes: Causes and Treatments – Healthline. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.healthline.com/health/dark-circle-under-eyes#outlook

How to Get Rid of Puffy Eyes – Healthline. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.healthline.com/health/eye-health/how-to-get-rid-of-puffy-eyes

How to Get Rid of Bags Under Your Eyes – Johns Hopkins Medicine. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/how-to-get-rid-of-bags-under-your-eyes

Bags under eyes – Symptoms and causes – Mayo Clinic. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bags-under-eyes/symptoms-causes/syc-20369927

How to Get Rid of Bags Under Your Eyes – Cleveland Clinic. (2021). Retrieved 10 June 2021, from https://health.clevelandclinic.org/how-to-get-rid-of-bags-under-your-eyes/

Vrcek, I., Ozgur, O., & Nakra, T. (2016). Infraorbital Dark Circles: A Review of the Pathogenesis, Evaluation and Treatment. Journal of cutaneous and aesthetic surgery, 9(2), 65–72. doi: 10.4103/0974-2077.184046

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rizki Pratiwi Diperbarui 10/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x