4 Manfaat Jamu Kunyit Asam (Tak Cuma Redakan Nyeri Haid, Lho!)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di samping menggunakan obat-obatan dokter, masyarakat lebih akrab dengan produk-produk herbal atau jamu buatan sendiri dengan resep turun temurun dari keluarga. Salah satunya adalah jamu kunyit asam, racikan kunyit dan asam jawa yang terbukti mampu mengobati sejumlah penyakit. Memangnya apa saja manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari kunyit asam? Baca terus ulasan berikut ini hingga tuntas, ya!

Berbagai manfaat jamu kunyit asam untuk kesehatan

Secara alamiah, kunyit mengandung bahan aktif yang berfungsi sebagai analgesik (meredakan nyeri), antipiretik (menurunkan suhu tubuh saat demam), dan antiradang. Begitu juga dengan asam jawa yang mengandung bahan aktif sebagai antiradang, antipiretik, dan penenang. Campuran kedua bahan alami ini telah terbukti aman dan tidak menyebabkan keracunaan bila dikonsumsi bersamaan. Nah, berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari jamu kunyit asam:

1. Meredakan nyeri haid

Jamu kunyit asam umum dikonsumsi oleh wanita dengan keluhan nyeri haid. Bahkan kini kunyit asam sudah banyak diproduksi dalam bentuk serbuk atau minuman kemasan sehingga Anda tidak perlu repot-repot meraciknya sendiri.

Kandungan kurkumin pada kunyit bekerja dengan mengurangi aliran masuk ion kalsium pada sel-sel epitel rahim dan mengurangi produksi prostaglandin, yaitu hormon yang menciptakan rasa sakit dan pembengkakan.

Manfaat ini semakin diperkuat dengan reaksi tannin, saponin, sesquiterpenes, alkaloid, dan phlobotamin pada asam jawa yang dapat memengaruhi sistem saraf otonom dan otak. Selanjutnya, otak akan mengirimkan perintah ke tubuh untuk meredakan kontraksi rahim.

Maka tidak diragukan lagi bila minuman kunyit asam memang terbukti mampu mengatasi nyeri haid pada wanita.

2. Sebagai antioksidan

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kunyit dan asam sama-sama bermanfaat sebagai antioksidan. Pasalnya, senyawa kurkumin pada kunyit diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, sama halnya dengan asam jawa yang juga mengandung senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh.

Kandungan antioksidan pada minuman kunyit asam mempunyai aktivitas yang lebih besar dibandingkan dengan antioksidan sintetis. Suatu penelitian menyebutkan bahwa formula terbaik minuman kunyit asam terdiri dari 25 persen asam, 5 persen kunyit, dan 70 persen air untuk kadar antioksidan yang maksimal.

3. Menurunkan berat badan

Secara terpisah, baik kunyit maupun asam jawa sama-sama berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Khasiat ini tentu semakin maksimal dengan menggabungkan dua bahan alami tersebut.

Kurkumin, yaitu suatu antioksida pada kunyit berfungsi untuk menekan respon peradangan pada sel tubuh, temasuk sel pankreas, lemak, dan otot. Reaksi ini dapat membantu mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah dan kolesterol serta kondisi metabolik lainnya akibat obesitas. Alhasil, berat badan Anda cenderung lebih stabil dan menurunkan risiko obesitas. Selain itu, tubuh Anda juga menjadi lebih fokus saat menurunkan berat badan karena minimnya reaksi peradangan pada tubuh setelah minum kunyit asam.

4. Mengendalikan gula darah

Bila Anda mengidap penyakit diabetes, cobalah untuk rutin mengonsumsi jamu kunyit asam. Kunyit telah lama diketahui dapat menurunkan gula darah pada orang dengan diabetes. Efek ini diduga akibat kemampuan antiinflamasi yang dimiliki oleh kunyit.

Bahkan sebuah studi pada tahun 2012 menunjukkan bahwa orang dengan prediabetes yang mengonsumsi kapsul kurkumin cenderung menghambat kemungkinan terkena diabetes tipe 2. Jadi, masih ragu dengan manfaat kunyit asam untuk kesehatan tubuh Anda?

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Gejala Impaksi Gigi Geraham Bungsu Tumbuh Sakit

Pertumbuhan gigi bungsu bisa menimbulkan rasa sakit yang biasa kita kenal sebagai impaksi. Seperti apa penyebab dan gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 November 2020 . Waktu baca 7 menit

4 Hal Mengejutkan yang Bisa Jadi Sumber Kepuasan Seksual Anda

Jangan salah, kepuasan seksual itu bukan cuma dirasakan dari seberapa hebat pasangan Anda di ranjang. Hal-hal ini juga menjadi faktor penentunya, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

8 Hal yang Membuat Anda Sering Terbangun Tengah Malam

Terkadang kita terbangun di tengah malam meski tak ada bunyi alarm atau hal lainnya. Kondisi itu ternyata dipengaruhi kesehatan fisik atau mental. Apa saja?

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Mengatasi Telinga Sakit dan Tersumbat karena Flu

Telinga Anda mungkin terasa sakit dan tersumbat saat flu. Ini karena hidung dan telinga saling terhubung, Bagaimana mengatasi telinga tersumbat karena flu?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Flu, Kesehatan Pernapasan 19 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek obat tidur alami susah tidur obat tidur apotek

Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit
tanda-tanda selingkuh

6 Tanda Pasangan Anda Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit
air mani untuk masker wajah

Benarkah Masker dari Air Mani Pria Bisa Membuat Kulit Wajah Mulus dan Awet Muda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit
hb tinggi

Kadar Hb Terlalu Tinggi, Apakah Berbahaya dan Perlu Diturunkan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 7 menit