home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Nyeri haid kerap menjadi langganan keluhan sejumlah wanita tiap bulannya. Anda tidak sendirian. Sedikitnya 3 dari 4 wanita mengalami nyeri haid ringan, sementara 1 dari 10 mengalami gejala yang parah. Tenang, ada beberapa cara alami yang bisa Anda coba untuk menghilangkan nyeri haid.

Beragam cara menghilangkan nyeri haid tanpa obat

Sebelum buru-buru minum obat, ada baiknya Anda mencoba dulu berbagai cara berikut untuk mengatasi nyeri haid:

1. Olahraga ringan

Anda mungkin lebih ingin bermalas-malasan di tempat tidur saat sedang haid. Namun, olahraga ringan sebenarnya bisa jadi cara sehat untuk menghilangkan nyeri haid.

Berolahraga membuat peredaran darah Anda lebih lancar. Selain itu, hormon endorfin yang dihasilkan sebagai pereda nyeri alami dapat membantu mengurangi efek hormon prostaglandin. Prostaglandin adalah hormon yang membuat rahim berkontraksi dan menyebabkan kram.

Olahraga membantu mengendurkan otot serta meningkatkan suplai darah ke panggul. Tidak hanya meredakan nyeri, olahraga juga membantu memperbaiki suasana hati (mood) yang tak karuan saat haid.

Ada banyak pilihan olahraga yang aman dan Anda bisa lakukan saat haid. Misalnya jogging ringan atau senam aerobik. Olahragalah secara teratur, dari sebelum dan selama haid.

2. Mengompres perut

Saat haid terasa menyakitkan, cobalah mengompres perut dengan botol berisi air hangat. Suhu panasnya akan membantu melemaskan otot rahim yang tegang sehingga mengurangi rasa sakit.

Tempelkan botol berisi air hangat yang dibalut waslap setiap kali perut terasa nyeri. Anda bisa mengulangnya sesering mungkin. Cara ini dapat menghilangkan nyeri haid tanpa menimbulkan efek samping apa pun.

Selain itu, coba untuk mandi atau berendam air hangat. Mandi air hangat tak hanya membuat nyeri berkurang, tetapi juga merilekskan tubuh dan pikiran. Mandi air hangat juga membantu mengendurkan otot-otot di perut, punggung, dan kaki.

3. Minum teh chamomile

Jika Anda belum pernah mencoba teh chamomile, mungkin ini saat yang tepat untuk mencobanya.

Sebuah studi terbitan Iranian Journal of Obstetrics, Gynecology and Infertility menyebut teh beraroma bunga ini mampu membantu mengurangi nyeri haid yang bukan dipicu penyakit.

Teh chamomile diteliti mengandung senyawa yang disebut dengan hippurate. Hippurate aslinya merupakan suatu senyawa alami dalam tubuh yang bertugas melawan peradangan.

Senyawa antiradang ini dapat membantu mengurangi produksi prostaglandin sehingga meredakan nyeri haid.

4. Akupunktur

Banyak bukti menyebutkan akupunktur bisa jadi cara yang efektif untuk mengatasi nyeri haid.

Dilansir dari laman The American College of Obstetricians and Gynecologists, akupunktur dapat meringankan efek kram perut akibat haid.

Untuk Anda yang belum tahu, akupunktur adalah pengobatan tradisional yang menggunakan jarum tipis. Jarum-jarum ini akan ditancapkan ke kulit di titik-titik tertentu tubuh untuk merangsang saraf di area tersebut.

Jika ingin melakukan akupunktur, datangilah terapis profesional agar keamanannya terjamin. Jangan sembarangan memilih lokasi terapi karena jarum akupunktur yang digunakan bergantian malah bisa mendatangkan penyakit baru.

5. Minum suplemen

Satu penelitian asal Iral yang dimuat dalam jurnal Gynecological Endocrinology menemukan fakta suplemen vitamin D dapat mengurangi nyeri haid.

Penelitian ini dilakukan pada 60 wanita yang mengalami nyeri haid dan kekurangan vitamin D. Para peserta kemudian dibagi ke dalam dua kelompok yaitu perawatan dan kontrol.

Hasilnya menunjukkan keparahan nyeri haid berkurang cukup drastis setelah 2 bulan pengobatan. Setiap minggunya mereka diminta mengonsumsi 50.000 IU vitamin D selama 8 minggu.

Anda bisa mendapatkan vitamin D dari suplemen atau dari makanan seperti hati sapi.

Selain vitamin D, suplemen vitamin E, asam lemak omega 3, vitamin B1, B6, dan magnesium juga bisa mengurangi kram perut.

Namun sebelum mengonsumsinya, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Mintalah saran dokter mengenai jenis produk dan dosis yang sebaiknya Anda konsumsi.

6. Hindari makanan dan minuman tertentu

Makanan berlemak, makanan bergula, makanan tinggi garam, serta minuman soda dan alkohol harus Anda hindari sebagai cara alami menghilangkan nyeri haid.

Garam, gula, lemak, dan alkohol dapat menyebabkan penumpukan air dalam tubuh Anda dan membuat perut kembung. Ini dapat memperparah nyeri haid yang Anda alami.

Selain itu, kafein yang terdapat pada kopi, teh, soda, dan cokelat juga perlu Anda hindari. Kafein dapat memperparah kram dan nyeri otot perut. Belum lagi menghitung asupan gula yang biasanya terkandung pada makanan dan minuman berkafein.

Anda dapat mengganti kopi dan teh dengan minuman jahe atau lemon hangat. Jahe serta lemon dapat membantu mengurangi sakit perut dan memberi efek menenangkan.

Makanan berserat tinggi seperti sayur dan buah juga dianjurkan saat Anda sedang mengalami nyeri haid. Meski tidak mengurangi nyeri, makanan ini membantu memberikan asupan vitamin dan mineral untuk tubuh.

7. Berhenti merokok

Selain buruk untuk kesehatan paru, rokok juga bisa memperparah nyeri haid. Pasalnya, rokok membatasi suplai oksigen ke panggul.

Oleh sebab itu, berhenti merokok adalah cara terbaik untuk menghilangkan nyeri haid jika Anda selama ini perokok aktif.

Perempuan yang merokok juga dapat berisiko infertil alias tidak subur.

8. Mengurangi stres

Tahukah Anda bahwa stres pikiran bisa memicu sakit dan membuatnya bertambah parah?

Saat haid, stres bisa membuat kram perut semakin parah. Oleh sebab itu, cara efektif untuk mengatasi nyeri haid tentu saja dengan melakukan hal-hal yang bisa mengurangi stres.

Setiap orang pasti punya caranya sendiri untuk menghilangkan stres. Menonton film, berjalan-jalan santai, atau sekadar melakukan meditasi bisa jadi pilihan cara mengurangi stres.

Saat stres datang menyerang, Anda bisa mulai menarik napas dalam-dalam sambil diembuskan perlahan. Teknik pernapasan yang satu ini menjadi cara paing sederhana untuk mengusir stres dan meringankan beban di kepala.

9. Minum air putih

Dehidrasi atau kekurangan cairan adalah salah satu penyebab kram otot termasuk di perut.

Minum air putih adalah solusi yang sangat bagus untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Mencukupi asupan cairan tubuh menjadi kunci penting untuk meredakan kram perut saat haid.

Dengan minum banyak air putih, tubuh terhindar dari kram yang menyakitkan. Selain air putih, Anda juga bisa minum jus murni tanpa tambahan gula untuk sebagai salah satu cara dalam mengatasi nyeri haid.

Jika berbagai cara ini tak juga menghilangkan nyeri haid Anda, barulah minum obat pereda nyeri. Obat golongan NSAID seperti ibuprofen yang dijual bebas di pasaran dapat Anda coba. Akan lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi dulu ke dokter untuk mencari tahu dosis yang pas.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bachai, S. (2013, July 2012). Menstrual Cramps: 6 House Remedies. Retrieved from Medical Daily: http://www.medicaldaily.com/menstrual-cramps-6-home-remedies-247558 

Gaither, K. (2014, September 20). Your Guide to Menstrual Cramps. Retrieved from WebMD: Women’s Health: http://www.webmd.com/women/menstrual-cramps 

Healthline Editorial Team. (2013, February 27). Home Remedies for Menstrual Cramps. Retrieved from Health line:  http://www.healthline.com/health-slideshow/menstrual-cramp-remedies#promoSlide 

Mayo Clinic Staff. (2014, May 8). Menstrual Cramps. Retrieved from Mayo Clinic: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/menstrual-cramps/basics/definition/con-20025447 

Salamon, M. (2012, February 28). Vitamin D3 Might Ease Menstrual Cramps. Retrieved from Health: http://news.health.com/2012/02/28/vitamin-d3-might-ease-menstrual-cramps/ 

Chamomile Tea May Fight Colds, Menstrual Cramps https://www.webmd.com/women/news/20050107/chamomile-tea-may-fight-colds-menstrual-cramps  accessed on July 8th 2019

Home Remedies to Relieve Menstrual Pain https://www.healthline.com/health/womens-health/menstrual-cramp-remedies#otc-medications accessed on July 8th 2019

Home Remedies for Menstrual Cramps Relieve https://www.medicalnewstoday.com/articles/324484.php accessed on July 8th 2019

Jenabi, Ensiyeh & Ebrahimzadeh, Samira. (2010). Chamomile tea for relief of primary dysmenorrhea. Iranian Journal of Obstetrics, Gynecology and Infertility. 13. 39-42. Available at https://www.researchgate.net/publication/286965003_Chamomile_tea_for_relief_of_primary_dysmenorrhea/citation/download accessed on July 8th 2019

 Moini, A., Ebrahimi, T., Shirzad, N., Hosseini, R., Radfar, M., & Bandarian, F. et al. (2016). The effect of vitamin D on primary dysmenorrhea with vitamin D deficiency: a randomized double-blind controlled clinical trial. Gynecological Endocrinology, 32(6), 502-505. doi: 10.3109/09513590.2015.1136617 available at https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27147120 accessed on July 8th 2019

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 02/03/2021
x