Mengenal Manfaat dan Kandungan Gizi Buah Ciplukan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Buah ciplukan sering tidak Anda sadari bahwa ada di sekitar kebun, pekarangan rumah, atau bahkan berada di sela-sela tanaman liar. Nama buah ciplukan sekarang ini makin naik daun, bahkan hingga punya nilai jual tinggi di pasaran berkat begitu banyaknya manfaat yang tersembunyi buat tubuh. Apa saja manfaat ciplukan?

Apa itu ciplukan?

Ciplukan adalah buah yang punya nama latin Physialis Peruviana. Buah ini adalah sejenis tanaman liar yang juga sering disebut sebagai morel berry, golden berry, dan goose cape berry.

Buah ciplukan adalah buah yang populer karena rasa, aroma, dan warna dagingnya. Buah ini berbentuk unik karena wujud dari luarnya terlihat seperti kuntum bunga, namun apabila dikupas dalamnya terdapat daging buah dan biji berwarna kuning terang.

Buah ciplukan punya ukuran dengan diameter 1,25 sampai 2 cm. Buahnya berwarna hijau saat masih muda atau mentah. Ketika buah sudah matang, daging buah ini akan berubah menjadi halus, mengkilap, serta berubah warna menjadi kuning keemasan hingga oranye dengan banyak biji kecil di dalamnya.

Buah kuning terang ini punya rasa manis dengan tekstur daging yang agak lunak. Umumnya buah ini banyak dijadikan sebagai buah camilan, buah penghias kue, dan untuk dijadikan selai.

Kandungan gizi buah ciplukan

Per satu porsi sajian buah ciplukan (setara 140 gram) mengandung:

  • 74 kalori
  • 15,7 gram karbohidrat
  • 6 gram serat
  • 2,7 gram protein
  • 1 gram lemak
  • 21% vitamin C harian
  • 14% kebutuhan tiamin harian
  • 5% riboflavin
  • 28% niasin
  • 7% vitamin A harian
  • 8% zat besi dan fosfor

Manfaat buah ciplukan

1. Tinggi vitamin K

Kandungan vitamin K dalam buah ciplukan terbilang tinggi. Vitamin K berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang, menjaga kesehatan kulit, dan menjaga tekanan darah Anda tetap normal.

Selain itu, asupan vitamin K yang mencukupi juga berpotensi untuk menurunkan risiko penyakit jantung koroner (PJK).

2. Kaya antioksidan

Antioksidan adalah zat yang dapat melindungi dan memperbaiki kerusakan sel dalam tubuh akibat efek radikal bebas. Contoh paling umum dari efek radikal bebas yang dapat terjadi adalah penuaan dini dan penyakit kronis seperti kanker.

Sebuah penelitian menemukan bahwa antikanker mungkin jadi salah satu manfaat ciplukan yang sayang untuk dilewatkan. Buah kuning ini diyakini mengandung antioksidan tinggi, salah satunya fenolik, yang dapat melawan perkembangan sel kanker payudara dan kanker usus besar.

Buah matang mengandung kadar antioksidan yang paling tinggi. Nah, penelitian dari University of Bonn di Jerman menemukan bahwa kulit golden berry mengandung jumlah antioksidan yang hampir tiga kali lipat lebih tinggi daripada buah lainnya.

3. Melawan peradangan

Senyawa bernama withanolides dalam buah golden berry dilaporkan dapat membantu melawan efek peradangan yang mengakibatkan penyakit radang usus. Senyawa yang sama juga dilaporkan berpotensi untuk melawan risiko kanker usus besar.

Meski begitu, manfaat ciplukan ini masih diamati sebatas pada tikus. Harapannya dengan semakin berkembangnya teknologi bisa dikembangkan menjadi pengobatan valid di kemudian hari.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sebuah penelitian mengatakan bahwa buah golden berry berpotensi membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh berkat kandungan berbagai polifenolnya. Polifeno adalah senyawa antioksidan yang bekerja menghalangi pelepasan penanda sistem kekebelan tertentu ketika terjadi radang. 

Selain itu, manfaat peningkatan stamina dari buah ini juga datang dari kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Dalam satu cangkir (140 gram) buah ciplukan mengandung 15,4 mg vitamin C yang jumlahnya memenuhi  21% vitamin C harian untuk wanita dan 17% vitamin C harian untuk pria.

5. Meningkatkan fungsi penglihatan mata

Buah yang dagingnya berwarna kuning oranye ini mengandung zat lutein, beta karoten, dan karotenoid yang bisa menghindari Anda dari bahaya degenerasi makula. Degenerasi makula adalah penyebab utama kebutaan pada orang berusia tua.

Selain itu, zat karotenoid lutein dapat mencegah risiko beberapa penyakit mata akibat komplikasi diabetes.

Efek samping buah ciplukan

Buah ini kemungkinan dapat beracun apabila Anda memakannya ketika masih mentah. Risiko ini terutama lebih bahaya apabila Anda juga memiliki beberapa kondisi kesehatan tertentu. Agar aman, makanlah buah yang sudah matang dan berwarna kuning keemasan. Jangan makan yang masih mentah berwarna hijau.

Buah golden berry mentah umumnya mengandung solanin, racun yang secara alami ditemukan dalam sayuran seperti kentang dan tomat. Solanin dapat menyebabkan gangguan pencernaan termasuk perut kram dan diare. Efek racun ini juga mungkin berakibat fatal pada kasus tertentu, meski termasuk jarang terjadi.

Selain itu, perlu diingat bahwa mengonsumsi buah ini banyak-banyak mungkin dapat berbahaya. Dalam sebuah penelitian yang menggunakan jus buah ciplukan dosis tinggi, terlihat munculnya risiko kerusakan jantung pada tikus jantan. Untuk lebih lengkapnya tentang efek samping buah ini, baiknya konsultasikan ke dokter.

Bagaimana cara mengonsumsi buah ciplukan?

Ciplukan dapat dikonsumsi langsung atau dikeringkan dahulu setelah kulit tipisnya dikupas
Berikut adalah beberapa cara Anda dapat memasukkan beri emas ke dalam diet Anda:

  • Dimakan utuh sebagai buah camilan.
  • Diblender menjadi smoothie
  • Diiris tipis-tipis dan dijadikan topping bubur oatmeal, yoghurt dan granola, atau salad buah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit