Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang berpuasa, waktu berbuka menjadi momen yang paling ditunggu. Setelah seharian menahan lapar dan haus, Anda tentu ingin segera memenuhi hasrat makan enak yang tertunda seharian. Eits, tunggu dulu. Salah pilih makanan bisa menyebabkan sakit perut setelah buka puasa, lho! Kira-kira, apa saja penyebab sakit perut setelah buka puasa? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Apa saja penyebab sakit perut setelah buka puasa?

1. Makan terlalu banyak

berbagi alat makan

Hal pertama yang menjadi penyebab sakit perut setelah buka puasa adalah karena makan berlebihan. Memang, sih, puasa membuat Anda ngidam banyak makanan dan ingin segera dipenuhi saat berbuka puasa. Hal ini justru tidak baik untuk kesehatan Anda.

Sakit perut setelah buka puasa sebenarnya merupakan sinyal bahwa tubuh tidak bisa menampung makanan di luar kapasitas yang seharusnya. Ketika Anda makan kebanyakan, lambung butuh waktu yang lebih lama untuk memecah makanan dan dapat memicu sakit perut.

Puasa juga membuat sistem pencernaan Anda beradaptasi dengan pola makan yang baru. Ini sebabnya, perut Anda akan kaget menerima banyak makanan setelah kosong selama 13 jam saat berpuasa. Maka itu, makanlah sewajarnya dan mulailah dengan makanan yang ringan terlebih dahulu untuk memudahkan pencernaan Anda.

2. Sakit maag kambuh

menu buka puasa untuk penderita maag

Kalau Anda tiba-tiba sakit perut saat buka puasa, coba lihat lagi jenis makanan yang Anda konsumsi. Anda mungkin baru saja makan sajian berbuka puasa yang terlalu asam sehingga memicu refluks asam lambung.

Terlebih bila Anda memiliki penyakit maag, makanan asam saat berbuka puasa akan sangat mudah memicu sakit maag kambuh. Oleh karena itu, hindari berbagai makanan asam dan mengandung gas, seperti jeruk (jeruk nipis atau lemon), kol, brokoli, bawang bombai, dan tomat.

3. Makanan pedas

Setiap makanan pedas tentu mengandung cabai yang membuat Anda merasakan sensasi panas atau terbakar saat memakannya. Ternyata, hal ini disebabkan oleh bahan kimia bernama capsaicin pada cabai.

Makanan pedas bukanlah pilihan makanan yang tepat untuk berbuka puasa. Pasalnya, kandungan capsaicin pada cabai dapat mengiritasi lambung Anda. Kalau Anda tidak ingin sakit perut saat buka puasa, maka hindari makanan yang satu ini dulu selama berpuasa, ya!

4. Minuman berkafein

kantong teh celup bekas untuk mata

Mengawali buka puasa dengan minum teh manis hangat memang dapat melegakan tenggorokan. Namun, kebanyakan minum teh juga bisa menyebabkan sakit perut setelah buka puasa.

Kandungan kafein dalam teh maupun kopi dapat mengiritasi lambung. Pasalnya, kafein menstimulasi gerak usus untuk bergerak lebih cepat saat mencerna makanan. Akibatnya, perut jadi terasa sakit dan bahkan menyebabkan diare.

5. Obat hipertensi

minum obat hipertensi

Bagi Anda yang punya masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi, dokter mungkin akan meresepkan obat penurun tekanan darah yang harus diminum setelah berbuka puasa. Bila Anda merasakan sakit perut saat buka puasa, bisa jadi ini karena efek obat hipertensi tersebut.

Sama seperti obat-obatan lainnya, obat hipertensi juga memiliki efek samping yang cukup mengganggu, di antaranya sakit perut dan sembelit. Bila efek sampingnya kian memburuk, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat hipertensi lainnya yang lebih aman untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit