9 Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan, 15 Menit Saja Cukup

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Yuliati Iswandiari · Tanggal diperbarui 02/07/2021

    9 Manfaat Jalan Kaki Setelah Makan, 15 Menit Saja Cukup

    Saat kenyang setelah makan, Anda mungkin lebih suka berdiam di tempat duduk dibandingkan bergerak. Alasannya apa lagi kalau bukan untuk menunggu makanan “turun” dari lambung. Namun, ternyata jalan kaki setelah makan bermanfaat, lho!

    Kebiasaan berjalan kaki setelah makan tampaknya memang sepele. Padahal, sejumlah penelitian di berbagai belahan dunia telah membuktikan manfaatnya bagi tubuh Anda. Apa saja contohnya?

    Manfaat jalan kaki setelah makan menurut penelitian

    Beragam hasil penelitian telah menunjukkan manfaat berjalan kaki bagi kesehatan, khususnya dalam mencegah penyakit. Manfaat ini ternyata bisa berkembang menjadi lebih luas lagi bila Anda melakukannya setelah makan.

    Berikut beberapa manfaat tersebut.

    1. Mencegah sembelit

    Aktivitas fisik, bahkan yang ringan seperti jalan kaki, dapat mendorong makanan pada saluran pencernaan. Hal ini tidak hanya melegakan perut yang begah, tapi juga membantu keluarnya feses dari tubuh sehingga Anda terhindar dari sembelit (konstipasi).

    2. Menurunkan risiko diabetes

    Studi membuktikan bahwa jalan kaki setelah makan bisa menurunkan kadar gula darah sebesar 12 – 22 persen. Menurut Andrew Reynolds, seorang peneliti dari Universitas Otago, Selandia Baru, kebiasaan ini berpotensi menurunkan risiko diabetes melitus.

    3. Mencegah gangguan pencernaan

    Melakukan aktivitas fisik tingkat ringan seperti berjalan kaki ternyata dapat melindungi sistem pencernaan Anda. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berpotensi mencegah penyakit seperti tukak lambung, sindrom iritasi usus, hingga kanker kolorektal.

    4. Menurunkan risiko penyakit jantung

    Olahraga ringan setelah makan bermanfaat untuk melancarkan aliran darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Hal ini dapat mencegah pembentukan plak kolesterol pada pembuluh darah yang menjadi awal mula penyakit jantung dan stroke.

    Turun Berat Badan Hanya dengan Jalan Kaki? Ini Rahasianya

    5. Membantu Anda tidur nyenyak

    Jika Anda susah tidur nyenyak, cobalah jalan kaki selama 10 – 15 menit setelah makan malam. Kegiatan ini dapat membantu Anda tidur nyenyak dengan cara melancarkan pencernaan sehingga tubuh terasa lebih nyaman untuk beristirahat.

    6. Meningkatkan laju metabolisme

    Salah satu cara meningkatkan laju metabolisme yakni dengan aktif bergerak, bahkan sekalipun Anda hanya berjalan kaki selama beberapa menit setelah sarapan. Pasalnya, tubuh Anda terpacu untuk membakar lebih banyak energi.

    7. Membakar kalori dan lemak

    Bicara soal bakar-membakar energi, kebiasaan berolahraga ringan setelah makan juga membantu membakar kalori dan lemak. Cukup dengan berjalan kaki selama 15 menit, Anda telah membantu mencegah penumpukan lemak dari kalori pada makanan.

    8. Membantu menurunkan berat badan

    Untuk menurunkan berat badan, jumlah kalori yang tubuh Anda bakar harus lebih besar dari yang Anda asup. Apabila dilakukan secara rutin, jalan kaki setelah makan dapat menambah kalori yang dibakar sehingga membantu menurunkan berat badan.

    9. Membantu mengontrol tekanan darah

    Sebuah studi pada 2016 menunjukkan bahwa berjalan kaki 10 menit sebanyak 3 kali sehari bisa menurunkan tekanan darah. Tekanan darah yang terkontrol akan melindungi Anda dari risiko berbagai penyakit, termasuk stroke dan serangan jantung.

    Cara mudah jalan kaki setelah makan

    Berjalan kaki setelah makan yang dimaksud di sini bukanlah langsung berjalan setelah selesai makan, melainkan memberi waktu terlebih dahulu bagi tubuh untuk beristirahat sekitar 10 – 15 menit. Setelah itu baru Anda bisa melakukan jalan kaki selama 15 menit.

    Meskipun berjalan kaki sangat bermanfaat, Anda sebaiknya tidak berjalan cepat atau berlari setelah makan besar. Pada kondisi seperti ini, suplai darah yang seharusnya membantu proses pencernaan justru mengalir menuju otot yang bekerja keras.

    Hal tersebut dapat membuat jantung bekerja dua kali lipat lebih keras. Selain jantung berdebar, Anda mungkin juga akan mengalami gejala gangguan pencernaan seperti mual, sakit perut, dan perut begah.

    Jika Anda menderita diabetes, Anda perlu beristirahat selama 1 – 2 jam sebelum boleh jalan kaki. Ini merupakan waktu bagi hormon insulin untuk menurunkan gula darah. Bila Anda langsung beraktivitas, kerja insulin akan terganggu.

    Manfaat berjalan kaki setelah makan ternyata jauh lebih besar dari yang kita perkirakan. Kebiasaan ini menyehatkan bagi jantung, sistem pencernaan, tekanan darah, dan bahkan bisa membantu tidur lebih nyenyak.

    Jadi, jika lain kali Anda tidak memiliki kegiatan khusus setelah makan, cobalah berjalan kaki selama beberapa menit agar tubuh lebih sehat.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Patricia Lukas Goentoro

    General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


    Ditulis oleh Yuliati Iswandiari · Tanggal diperbarui 02/07/2021

    Iklan
    Iklan
    Iklan