home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Polimenorea, Saat Haid Muncul Lebih Sering dari yang Seharusnya

Apa itu polimenorea?|Penyebab polimenorea|Benarkah polimenorea menyebabkan susah hamil?|Kapan harus ke dokter?|Bagaimana mengatasi polimenorea?|Cara mencegah polimenorea
Polimenorea, Saat Haid Muncul Lebih Sering dari yang Seharusnya

Apa itu polimenorea?

Polimenorea disebut juga dengan istilah Abnormal Uterine Bleeding (AUB) yakni kondisi di mana haid seorang wanita menjadi lebih sering dari yang seharusnya.

Seorang wanita yang mengalami polimenorea mendapatkan haid beberapa kali dalam waktu satu bulan dengan durasi perdarahan yang normal yaitu 3 sampai 7 hari.

Haid yang lebih sering diakibatkan oleh siklus haid yang pendek yakni kurang dari 21 hari.

Siklus haid adalah jarak antara hari pertama haid hingga hari pertama haid periode berikutnya. Normalnya, siklus haid wanita berkisar antara 21 hingga 35 hari.

haid tidak teratur setelah menikah

Penyebab polimenorea

Ada beberapa hal yang kemungkinan menjadi penyebab polimenorea, antara lain sebagai berikut.

1. Stres

Stres adalah salah satu penyebab yang paling sering terjadi pada gangguan menstruasi, termasuk polymenorrhea.

Hal ini karena stres dapat mengganggu aktivitas hormon-hormon kewanitaan yang berperan pada proses menstruasi.

2. Penyakit infeksi menular seksual

Adanya infeksi penyakit menular seksual seperti klamidia dan gonore juga dapat menyebabkan seorang wanita mengalami polimenorea.

Wanita yang menderita klamidia biasanya merasakan sakit yang luar biasa pada perut bagian bawah dan kelamin serta mengalami keputihan.

Sementara penyakit gonore biasanya menunjukkan gejala seperti gatal yang sangat pada area kewanitaan, sensasi terbakar pada saat buang air kecil, dan keputihan.

3. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi di mana jaringan yang melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan ini dapat tumbuh di indung telur, saluran telur bahkan usus.

Meskipun endometriosis adalah penyakit jinak dan bukan sel kanker, tetapi jika semakin parah akan menyebabkan pendarahan dan peradangan pada organ-organ tubuh wanita.

Perdarahan akibat endometriosis dapat menyebabkan haid menjadi lebih sering dan gangguan hormonal pada wanita.

4. Fibroid dan polip rahim

Fibroid dan polip rahim adalah semacam daging yang tumbuh pada organ reproduksi wanita bagian dalam. Dua penyakit ini secara umum bersifat jinak tapi dapat berkembang menjadi ganas.

Meskipun bukan sel kanker, tetapi penyakit ini dapat menyebabkan berbagai masalah seperti perdarahan, nyeri perut, sakit saat berhubungan intim, atau perut yang membesar.

Perdarahan yang terjadi akibat fibriod dan polip dapat menyebabkan seorang wanita mengalami polymenorrhea.

5. Adanya tumor atau sel kanker

Polimenorea juga bisa saja diakibatkan oleh adanya tumor atau sel kanker pada organ-organ reproduksi wanita.

Adanya keganasan sel kanker dapat menyebabkan siklus haid menjadi terganggu.

6. Koagulopati

Koagulopati adalah gangguan yang menyebabkan darah sulit menggumpal. Kondisi ini dapat diakibatkan oleh asupan protein yang kurang atau penyakit menurun seperti hemofilia.

Wanita yang mengalami koagulopati akan lebih mudah mengalami perdarahan dan menstruasi daripada wanita pada umumnya.

7. Komplikasi pada penggunaan alat kontrasepsi

Penggunaan alat kontrasepsi baik yang hormonal maupun nonhormonal dapat menjadi penyebab polimenorea.

Kontrasepsi hormonal akan mengganggu kinerja hormon sehingga menyebabkan siklus haid menjadi tidak teratur.

Sementara itu, penggunaan kontrasepsi nonhormonal seperti KB spiral mungkin mengalami infeksi.

Hal inilah yang bisa jadi menyebabkan wanita mengalami perdarahan atau menstruasi yang lebih sering.

8. Masa transisi menopause

Perubahan kadar hormon pada wanita yang berada pada usia transisi menopause atau perimenopause juga dapat menyebabkan polymenorrhea.

Kondisi ini biasanya dialami pada wanita di usia 40 tahun ke atas.

Benarkah polimenorea menyebabkan susah hamil?

penyebab wanita susah atau sulit hamil

Masyarakat seringkali mengaitkan antara haid yang lebih sering dengan kesuburan seorang wanita. Ternyata anggapan ini benar adanya.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Emory University, Atlanta, disebutkan bahwa gangguan siklus menstruasi dapat berpengaruh terhadap kemampuan wanita untuk hamil.

Hal ini karena polimenorea umumnya merupakan pertanda adanya gangguan hormonal. Gangguan hormonal inilah yang dapat menyebabkan wanita susah hamil.

Selain itu, jika tidak segera diatasi dan diobati penyebabnya, polimenorea dapat membuat wanita mengalami anemia.

Anemia terjadi karena wanita mengalami kekurangan darah akibat haid yang lebih sering. Jika mengalami anemia, wanita akan menjadi lebih lemah, sering capek, serta pusing atau sakit kepala.

Kapan harus ke dokter?

mengobati tuba falopi tersumbat

Secara umum, polimenorea bersifat sementara dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun jika semakin parah, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui apa yang menyebabkannya.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, selain faktor stres, polimenorea mungkin juga disebabkan oleh adanya penyakit pada organ reproduksi.

Pemeriksaan untuk mengetahui penyebab polimenorea

Untuk mendeteksi penyebab polimenorea, Anda perlu menjalani beberapa pemeriksaan, seperti:

  • USG (Ultrasonography),
  • histeroskopi; yaitu pemeriksaan menggunakan selang berkamera untuk mengamati kondisi dalam rahim,
  • endometrial biopsi; yaitu pengambilan sampel jaringan lapisan rahim,
  • sonohisterografi, yaitu penyuntikan cairan melalui leher rahim untuk melihat gambar rongga rahim melalui USG, dan
  • rontgen atau CT scan.

Bagaimana mengatasi polimenorea?

Menurut Journal of Clinical Research in Pediatric Endocrinology, polimenorea adalah gangguan menstruasi yang umum terjadi pada wanita.

Biasanya dengan memperbaiki mood, memperbanyak istirahat, dan mengurangi stres polimenorea dapat diatasi.

Namun, jika polimenorea disebabkan oleh penyakit pada organ reproduksi, maka perlu melakukan pengobatan terhadap penyakit tersebut.

Jadi, pengobatan disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya.

Cara mencegah polimenorea

hormon yang membuat sistem pencernaan bahagia

Secara umum, polimenorea disebabkan oleh faktor hormonal. Gangguan hormonal biasanya terjadi akibat stres atau penggunaan alat kontrasepsi.

Beberapa tips berikut dapat membantu Anda untuk mencegah polimenorea.

1. Hindari stres

Stres adalah salah satu penyebab utama polimenorea. Penelitian yang diterbitkan oleh Saudi Arabia Medical Journal menunjukkan bahwa 91% pelajar perempuan mengalami gangguan menstruasi dengan penyebab utama stres.

Oleh karena itu, upayakan untuk selalu berpikiran positif, rileks, serta istirahat yang cukup agar terhindar dari stres.

2. Gunakan alat kontrasepsi dengan benar

Cara mencegah polimenorea selanjutnya adalah menggunakan alat kontrasepsi dengan benar. Pilihlah alat kontrasepsi yang paling cocok untuk Anda.

Pastikan pula Anda menggunakannya sesuai prosedur dan di bawah penanganan tenaga kesehatan yang profesional.

Konsultasilah ke dokter atau bidan jika Anda mengalami polimenorea atau keluhan lain selama menggunakan alat kontrasepsi.

3. Pola hidup sehat

Terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi buah dan sayur yang kaya antioksidan dapat membantu Anda terhindar dari berbagai penyakit yang menyebabkan polimenorea.

Selain itu, jagalah berat badan ideal dengan rutin berolahraga. Hal ini karena salah satu faktor risiko polimenorea adalah berat badan yang berlebihan.

4. Berhenti merokok dan minum alkohol

Menurut Italian Journal of Pediatrics, merokok dan konsumsi alkohol dapat berpengaruh pada kondisi polimenorea pada wanita.

Selain menyebabkan polimenorea, merokok dan minum alkohol juga berdampak buruk pada kesehatan secara umum.

Oleh karena itu, berhentilah melakukan kebiasaan itu agar hidup Anda menjadi lebih sehat.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Polymenorrhea (Concept id: C0032519) – MedGen – NCBI. (n.d.). National Center for Biotechnology Information. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/medgen/18557   Accessed March 17, 2021

Elmaogullari, S. (2018, September). Abnormal uterine bleeding in adolescents. PubMed Central (PMC). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6083466/ Accessed March 17, 2021

Small, C. M. (2010, December). Abnormal Uterine Bleeding In Adolescents. PubMed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21268451/ Accessed March 17, 2021

Rafique, N. (2018, January). Prevalence of menstrual problems and their association with psychological stress in young female students studying health sciences. PubMed Central (PMC). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5885123/ Accessed March 17, 2021

Rigon, F. (2012, August 14). Menstrual pattern and menstrual disorders among adolescents: An update of the Italian data. PubMed Central (PMC). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3462713/ Accessed March 17, 2021

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 20/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita