home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pilihan Obat Penyubur Kandungan agar Cepat Hamil

Obat penyubur kandungan wanita|Siapa saja yang memerlukan obat kesuburan?|Cara kerja obat penyubur kandungan untuk wanita|Efek samping obat penyubur kandungan
Pilihan Obat Penyubur Kandungan agar Cepat Hamil

Tidak semua pasangan dapat mengalami proses kehamilan yang mudah dan cepat. Maka dari itu, ada berbagai jenis obat kesuburan atau penyubur kandungan agar cepat hamil. Yuk cari tahu apa saja obat penyubur kandungan yang biasa diresepkan!

Obat penyubur kandungan wanita

Obat penyubur kandungan

Dikutip dari Human Fertilisation & Embryology Authority, obat kesuburan atau penyubur kandungan umumnya dikonsumsi oleh wanita.

Pengobatan ini ditujukan pada Anda yang telah mencoba berbagai cara alami untuk cepat hamil tetapi tak kunjung berhasil karena ternyata terdapat masalah kesuburan.

Oleh karena itu saat merencanakan kehamilan dengan berkonsultasi ke dokter, ada beberapa obat penyubur kandungan yang biasanya diresepkan sesuai kondisi, seperti:

1. Clomiphene citrate

Clomiphene adalah obat yang bekerja merangsang kelenjar pituitari untuk membuat FSH (follicle stimulating hormone).

FSH berperan untuk merangsang sel telur agar cepat matang.

Obat penyubur kandungan ini akan membuat Anda lebih cepat berovulasi sehingga menambah peluang terjadinya kehamilan.

Di samping itu, clomiphene menyebabkan kelenjar hipotalamus dan hipofisis melepaskan hormon (GnRH, FSH, dan LH) untuk memicu ovarium melepaskan telur.

Obat ini sering digunakan untuk wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau masalah lain dengan ovulasi.

Tidak hanya itu saja, obat kesuburan ini sering dikonsumsi bersamaan dengan metode seperti inseminasi buatan.

Jika Anda belum hamil juga setelah 6 bulan mengonsumsinya, dokter mungkin akan menyarankan untuk beralih ke obat penyubur kandungan lainnya.

Dosis clomiphene

Dosis awal obat clomiphene citrate ini adalah 50 miligram sehari selama lima hari berturut-turut.

Obat penyubur ini berbentuk pil dan Anda harus meminum pil ini pada hari ketiga, keempat, atau kelima, setelah menstruasi.

Minumlah pil tersebut selama lima hari. Kemudian, tubuh mungkin akan mulai melepaskan sel telur sekitar tujuh hari setelah Anda minum dosis terakhir.

Jika Anda minum pil pada hari ketiga sampai hari ke tujuh menstruasi, diharapkan pada hari ke-14 periode menstruasi tubuh sudah melepaskan telur (ovulasi).

Kalau pembuahan tidak terjadi, dokter mungkin akan menambahkan dosis sebanyak 50 miligram per hari, setiap bulan, sampai batas 150 miligram.

Setelah Anda mulai ovulasi, beberapa dokter tidak menyarankan obat ini dikonsumsi lebih dari enam bulan.

Sekitar 60-80% wanita yang mengonsumsi clomiphene berhasil ovulasi dan sebagainya sampai berhasil hamil. Kebanyakan kehamilan terjadi dalam 3 kali pemakaian.

2. Metformin hydrochloride

Metformin hydrochlorida adalah salah satu jenis lain dari obat penyubur kandungan yang dapat membantu Anda cepat hamil.

Obat ini umumnya digunakan sebagai obat diabetes, tapi juga biasa diresepkan untuk wanita yang mengalami PCOS.

Obat ini bisa dikonsumsi sendiri atau bisa digabung berbarengan dengan clomiphene.

Metformin adalah biasanya digunakan sebagai obat menurunkan gula darah.

Dalam kasus ini, wanita dengan PCOS mengalami resistensi insulin sehingga obat ini membantu mengobati gangguan kesuburan akibat resistensi insulin.

Dalam prosenya, obat ini dapat menurunkan kadar testosteron, sehingga membantu tubuh dalam melakukan ovulasi.

Anda bisa minum obat kesuburan ini 2-3 kali per hari. Namun, tentu saja penggunaan obat ini juga harus atas resep dokter.

3. Bromocroptine

Bromocriptine adalah obat untuk penyakit Parkinson yang juga dapat meredakan gemetar (tremor).

Beberapa wanita diresepkan obat ini sebagai obat penyubur kandungan agar cepat hamil.

Obat ini dapat membantu Anda agar cepat hamil ini karena merangsang otak untuk mengendalikan produksi hormon prolaktin dalam tubuh.

Pasalnya, jika tubuh Anda memproduksi terlalu banyak prolaktin, hormon estrogen akan berkurang sehingga membuat Anda sulit hamil.

Di samping itu, obat penyubur kandungan ini digunakan untuk memperbaiki keseimbangan hormon, sehingga membuat menstruasi jadi lebih teratur.

Namun, tidak semua wanita boleh menggunakan obat penyubur agar cepat hamil. Bromokriptin bisa membuat Anda jadi sulit hamil apabila digunakan sembarangan.

Maka, penggunaan obat ini sengaja diperuntukkan bagi wanita yang mengalami hiperprolaktinemia (kelebihan produksi hormon prolaktin).

4. Gonadotrophins

Gonadotrophins adalah obat penyubur kandungan yang terbuat dari luteinising hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH).

Kombinasi kedua zat ini bekerja mempercepat kematangan sel telur. Biasanya obat penyubur kandungan agar Anda cepat hamil ini diberikan dengan cara disuntikkan.

Gonadotropin merupakan salah satu obat yang bisa membuat sel telur dapat membesar dan menyebabkan rasa nyeri di perut.

Efek samping lainnya, obat kesuburan yang satu ini dapat menyebabkan wanita mengalami mual dan muntah.

Cara kerja gonadotropin hampir sama seperti clomid.

Namun, obat ini hanya digunakan untuk wanita dengan PCOS yang tidak ampuh dengan obat kesuburan lain atau sedang menjalani bayi tabung.

Siapa saja yang memerlukan obat kesuburan?

Obat penyubur kandungan biasanya diperlukan oleh wanita yang mengalami kondisi kesehatan, seperti:

  • Masalah ovulasi
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
  • Masalah tiroid
  • Gangguan makan
  • Masalah berat badan, baik yang mengalami kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan
  • Kelebihan hormon prolaktin atau yang mempunyai masalah dengan kadar hormon LH dan FSH

Untuk setiap masalah kesuburan yang Anda miliki, dokter akan meresepkan obat yang sesuai beserta dosis yang tepat.

Cara kerja obat penyubur kandungan untuk wanita

Umumnya, obat penyubur kandungan bekerja dengan cara merangsang indung telur (ovarium) untuk menghasilkan beberapa sel telur, sehingga membuka kesempatan agar cepat hamil.

Setiap obat memiliki cara kerja yang berbeda untuk membantu Anda agar cepat hamil. Di antaranya:

1. Membantu mempercepat ovulasi

Obat penyubur kandungan membantu memberikan dorongan tambahan untuk perkembangan folikel.

Maka dari itu, dapat membantu tubuh melakukan ovulasi. Sebagai contoh, obat bernama clomid (clomiphene citrate) dalam bentuk pil.

Clomid dapat membantu Anda cepat hamil dengan cara menghambat reseptor hormon estrogen pada otak.

Dengan begitu tubuh akan meningkatkan produksi hormon FSH.

Selanjutnya, FSH akan merangsang folikel untuk tumbuh dan berkembang. Folikel ini mengandung sel telur yang kemudian akan dilepaskan oleh indung telur.

2. Merangsang indung telur

Jika cara pertama tidak berhasil, cara kedua dapat Anda lakukan dengan menyuntikkan gonadotropin.

Obat yang satu ini bekerja dengan cara merangsang indung telur secara langsung untuk memproduksi sel telur.

3. Meningkatkan kadar hormon

Obat penyubur kandungan agar cepat hamil juga bekerja untuk membantu meningkatkan dan menyeimbangkan kadar hormon Anda.

Obat kesuburan ini juga bisa membantu proses implantasi embrio (penempelan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma ke dinding rahim).

Selain itu, manfaat lainnya adalah bisa membantu kehamilan berjalan dengan baik tanpa masalah.

Obat penyubur kandungan juga sangat diperlukan oleh pasangan yang sedang dalam proses bayi tabung untuk membantu keberhasilannya.

Fungsi obat untuk mempersiapkan lapisan rahim untuk kehamilan dan untuk mencegah indung telur melepaskan sel telur lebih awal.

Efek samping obat penyubur kandungan

Obat penyubur kandungan sudah digunakan sejak lama dan terbukti berhasil dalam membantu para pasangan untuk hamil dan mempunyai anak.

Namun, ada pula risiko serta efek samping yang bisa dirasakan, seperti:

1. Risiko keguguran atau kehamilan prematur

Penggunaan obat kesuburan agar cepat hamil dapat menghasilkan lebih dari satu ovum.

Hal ini memengaruhi kemungkinan Anda melahirkan bayi kembar.

Sekitar 10% wanita yang mengonsumsi clomiphene dan 30% wanita yang mendapatkan gonadotropin mempunyai kehamilan kembar.

Seperti yang telah diketahui, kehamilan kembar memberi risiko yang lebih besar dibandingkan dengan kehamilan tunggal.

Semakin banyak bayi dalam kandungan ibu, semakin besar pula risiko komplikasi kehamilan, bahkan keguguran dan kelahiran prematur.

2. Mood swing

Efek samping obat kesuburan wanita adalah perubahan suasana hati atau mood swing, kecemasan, bahkan yang paling parah bisa sampai depresi.

Setiap wanita mungkin menunjukkan respons yang berbeda-beda untuk setiap obat penyubur kandungan.

Selain itu, efek samping obat ini adalah pusing, mual, muntah, sakit kepala, kram, dan nyeri payudara.

Jadi, sebaiknya Anda mengonsumsi obat kesuburan dengan dosis yang direkomendasikan dan dipantau dokter.

3. Gangguan penglihatan

Wanita yang menggunakan clomid atau letrozole memiliki risiko mengalami gangguan penglihatan.

Apabila terdapat bercak hitam di penglihatan yang disertai sakit kepala selama mengonsumsi obat, konsultasikan ke dokter.

Biasanya gangguan tersebut akan hilang begitu obat berhenti diminum.

4. Kehamilan ektopik

Wanita yang menggunakan gonadotropin memiliki risiko kehamilan ektopik, yaitu kehamilan yang terjadi di luar rahim. Kondisi ini bisa membahayakan nyawa janin.

Bila muncul gejala nyeri pinggul parah, mual, muntah, dan sakit perut selama kehamilan, segera periksa kesehatan Anda ke dokter.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Female infertility – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/female-infertility/diagnosis-treatment/drc-20354313

Fertility drugs | Human Fertilisation and Embryology Authority. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://www.hfea.gov.uk/treatments/explore-all-treatments/fertility-drugs/

Infertility – Fertility Drugs. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://healthtalk.org/infertility/fertility-drugs

Fertility Drugs | Women & Infants’ Fertility Center. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://fertility.womenandinfants.org/treatment/ivf/ivf-medications

Male Fertility Drugs. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://healthcare.utah.edu/fertility/treatments/male-fertility-drugs.php

Male Infertility: Symptoms, Diagnosis & Treatment – Urology Care Foundation. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://www.urologyhealth.org/urologic-conditions/male-infertility

Male infertility – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/male-infertility/diagnosis-treatment/drc-20374780

Medical Treatments for Male Infertility. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://nyulangone.org/conditions/male-infertility/treatments/medical-treatments-for-male-infertility

Letrozole versus Clomiphene for Infertility in the Polycystic Ovary Syndrome | NEJM. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://www.nejm.org/doi/10.1056/NEJMoa1313517

Derom, C., Leroy, F., Vlietinck, R., Fryns, J., & Derom, R. (2006). High frequency of iatrogenic monozygotic twins with administration of clomiphene citrate and a change in chorionicity. Fertility And Sterility, 85(3), 755-757. doi: 10.1016/j.fertnstert.2005.08.034

Imipramine: MedlinePlus Drug Information. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682389.html

Anastrozole: MedlinePlus Drug Information. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a696018.html

Clomiphene: MedlinePlus Drug Information. (2020). Retrieved 22 July 2020, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682704.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 15/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x