Pilihan Obat Penyubur Kandungan Agar Cepat Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/03/2020 . 12 menit baca
Bagikan sekarang

Untuk Anda yang masih kesulitan memperoleh momongan, obat penyubur kandungan atau obat cepat hamil mungkin dapat membantu mewujudkan harapan tersebut. Memang tidak semua pasangan, dapat cepat hamil dengan mudah. Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan hal tersebut. Ketahui lebih lanjut mengenai informasi obat penyubur kandungan.

Bagaimana cara kerja obat penyubur kandungan untuk wanita?

Ada berbagai macam obat penyubur kandungan bagi wanita. Umumnya, obat ini bekerja dengan cara merangsang indung telur (ovarium) untuk menghasilkan beberapa sel telur, sehingga membuka kesempatan Anda lebih besar untuk hamil.

Setiap obat memiliki cara yang berbeda untuk membantu Anda agar cepat hamil. Melansir dari Baby Center, beberapa cara yang dilakukan oleh obat penyubur kandungan untuk membantu Anda cepat hamil adalah:

Membantu mempercepat ovulasi

Obat penyubur kandungan membantu memberikan dorongan tambahan untuk perkembangan folikel, sehingga membantu tubuh Anda melakukan ovulasi. Sebagai contoh, obat bernama clomid (clomiphene citrate) dalam bentuk pil.

Clomid dapat membantu Anda cepat hamil dengan cara menghambat reseptor hormon estrogen pada otak. Dengan begitu tubuh akan meningkatkan produksi hormon FSH. Selanjutnya, FSH akan merangsang folikel untuk tumbuh dan berkembang. Folikel ini mengandung sel telur yang kemudian akan dilepaskan oleh indung telur.

Merangsang indung telur

Jika cara pertama tidak berhasil, cara kedua dapat Anda lakukan dengan menyuntikkan gonadotropin. Obat yang satu ini bekerja dengan cara merangsang indung telur Anda secara langsung untuk memproduksi sel telur.

Meningkatkan kadar hormon

Obat penyubur kandungan agar Anda cepat hamil juga bekerja untuk membantu meningkatkan dan menyeimbangkan kadar hormon Anda. Sehingga, obat  ini memungkinkan implantasi embrio (penempelan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma ke dinding rahim) dan kehamilan berjalan dengan baik, tanpa masalah.

Obat penyubur ini  sangat diperlukan oleh pasangan yang sedang dalam proses bayi tabung untuk membantu keberhasilannya. Fungsi obat untuk mempersiapkan lapisan rahim untuk kehamilan dan untuk mencegah indung telur melepaskan sel telur lebih awal.

Jenis obat penyubur kandungan

Melansir dari WebMD, ada dua jenis obat penyubur kandungan yaitu obat oral yang dikonsumsi dan obat yang diberikan melalui suntikan.

  • Obat oral yang diminum

Berikut beberapa jenis obat penyubur kandungan oral yang dapat direkomendasikan oleh dokter:

1. Clomiphene citrate

Clomiphene adalah obat yang bekerja merangsang kerja kelenjar pituitari untuk membuat FSH (follicle stimulating hormone). Hormon ini berperan untuk merangsang sel telur agar cepat matang. Obat ini  akan membuat Anda lebih cepat berovulasi agar hamil. Obat ini sering dikonsumsi bersamaan dengan metode program hamil lainnya, seperti inseminasi buatan. 

Obat ini sering digunakan untuk wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau masalah lain dengan ovulasi. Clomiphene tersedia dalam tablet generik.

Dokter akan meresepkan obat jenis ini jika Anda tidak melepaskan telur (ovulasi) secara normal atau teratur. Clomid dan serophene adalah obat yang menghambat estrogen. Di samping itu, clomiphene menyebabkan kelenjar hipotalamus dan hipofisis melepaskan hormon-hormon (seperti GnRH, FSH, dan LH) untuk memicu ovarium Anda melepaskan telur.

Setelah Anda ovulasi, umumnya dokter akan menyarankan Anda untuk berhenti mengonsumsi obat ini setelah 6 bulan. Jika Anda belum hamil juga setelah 6 bulan mengonsumsinya, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk beralih ke obat penyubur kandungan lainnya.

Cara mengonsumsi Clomiphene

Dosis awal obat clomiphene citrate ini adalah 50 miligram sehari selama lima hari berturut-turut. Obat penyubur  ini berbentuk pil dan Anda harus meminum pil ini pada hari ketiga, keempat, atau kelima, setelah Anda mulai mengalami menstruasi.

Minumlah pil tersebut selama lima hari. Kemudian, tubuh Anda mungkin akan mulai melepaskan sel telur sekitar tujuh hari setelah Anda minum dosis terakhir dari obat penyubur kandungan ini.

Jika Anda minum pil pada hari ketiga menstruasi sampai hari ke tujuh menstruasi, diharapkan pada hari ke-14 periode menstruasi tubuh Anda sudah melepaskan telur (ovulasi). Paling banyak wanita bisa hamil setelah menjalani 3 kali siklus ini.

Kalau pembuahan tidak terjadi, Anda bisa minta dokter untuk menambahkan dosis sebanyak 50 miligram per hari, setiap bulan, sampai batas 150 miligram. Setelah Anda mulai ovulasi, beberapa dokter tidak menyarankan obat ini dikonsumsi lebih dari enam bulan.

Seberapa ampuh obat ini? Sekitar 60-80 persen wanita yang mengonsumsi clomiphene berhasil ovulasi dan sebagainya sampai berhasil hamil. Kebanyakan kehamilan terjadi dalam 3 kali pemakaian. Efek samping obat ini cukup umum dan tidak berbahaya. Seperti pandangan kabur, kelelahan, mual, dan sakit kepala.

Efek samping obat clomiphene citrate

Obat penyubur kandungan yang dapat membantu Anda cepat hamil ini meningkatkan dua hormon penting, yaitu hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon luteinizing. Kedua hormon tersebut membuat sel telur matang dan siap untuk dilepaskan ke tuba falopi sehingga lebih mudah dibuahi oleh sperma. Kemungkinan efek samping dari obat penyubur kandungan ini meliputi:

  • Hot flashes
  • Perut kembung dan terasa sakit
  • Berat badan naik
  • Sakit kepala
  • Perubahan mood
  • Mual
  • Pusing
  • Payudara jadi lebih sensitif
  • Vagina kering
  • Perdarahan menstruasi yang tidak normal.

2. Metformin hydrochloride

Metformin hydrochlorida adalah salah satu jenis lain dari obat penyubur kandungan yang dapat membantu Anda cepat hamil. Obat ini umumnya digunakan sebagai obat diabetes, tapi juga biasa diresepkan untuk wanita yang mengalami sindrom ovarium polikistik atau PCOS. Obat ini bisa dikonsumsi sendiri atau bisa digabung berbarengan dengan clomiphene.

Metformin adalah obat penyubur kandungan yang sangat berguna untuk wanita yang mengalami obesitas karena mereka biasanya memiliki masalah dengan kadar insulin dalam tubuh. Mengapa? Metformin dapat membuat tubuh lebih sensitif terhadap insulin dengan cara menurunkan tingkat insulin dalam darah.

Hal ini kemudian dapat menurunkan kadar testosteron, sehingga membantu tubuh dalam melakukan ovulasi. Anda bisa menggunakan obat penyubur kandungan ini dalam bentuk tablet 2-3 kali per hari.

Namun, alangkah lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk penggunaan obat ini lebih lanjut.

3. Bromocroptine

Bromocriptine adalah obat untuk penyakit Parkinson yang juga dapat meredakan gemetar (tremor). Beberapa wanita diresepkan obat ini sebagai penyubur kandungan agar cepat hamil. Obat ini dapat digunakan dalam bentuk tablet ataupun kapsul yang dimasukkan ke vagina.

Obat ini dapat membantu Anda agar cepat hamil ini bekerja merangsang otak untuk mengendalikan produksi hormon prolaktin dalam tubuh. Terlalu banyak prolaktin dapat mengurangi tingkat hormon estrogen, yang akan membuat Anda sulit hamil.

Di samping itu, obat penyubur kandungan ini digunakan untuk memperbaiki keseimbangan hormon, sehingga menstruasi Anda teratur. Menstruasi Anda mungkin tidak berjalan teratur setiap bulan atau indung telur Anda tidak melepaskan telur setiap bulan.

Hal ini bisa diakibatkan oleh ketidakseimbangan hormon dalam tubuh Anda. Nah, masalah ini dapat diperbaiki dengan menggunakan bromocriptine.

Namun, tidak semua wanita boleh menggunakan obat penyubur agar cepat hamil. Bromokriptin bisa membuat Anda jadi sulit hamil apabila digunakan sembarangan. Pasalnya, obat ini akan menyeimbangkan beberapa hormon untuk mencegah pelepasan sel telur terjadi.

Maka, penggunaan obat ini sengaja diperuntukkan bagi wanita yang mengalami hiperprolaktinemia (kelebihan produksi hormon prolaktin).

4. Gonadotrophins

Gonadotrophins adalah obat penyubur kandungan yang terbuat dari luteinising hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH). Kombinasi kedua zat ini bekerja mempercepat kematangan sel telur. Biasanya obat penyubur kandungan agar Anda cepat hamil ini diberikan dengan cara disuntikkan.

Gonadotropin merupakan salah satu obat yang bisa membuat sel telur dapat membesar dan menyebabkan rasa nyeri di perut. Parahnya, obat yang dapat membantu Anda cepat hamil ini akan menyebabkan wanita mual dan muntah.

Cara kerja gonadotropin sama seperti clomid. Namun, obat ini hanya digunakan untuk wanita dengan PCOS yang tidak ampuh dengan obat penyubur kandungan lain atau wanita yang menjalani bayi tabung.

Risiko konsumsi obat gonadotropin

Ada beberapa kemungkinan efek samping obat penyubur kandungan gonadotropin, seperti:

  • Sakit kepala.
  • Mual dan sakit perut.
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Perut kembung.
  • Muncul jerawat.
  • Perubahan mood.
  • Berat badan naik.
  • Rasa nyeri dan kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik.
  • Pusing.
  • Perdarahan menstruasi yang tidak normal.
  •  Obat yang diberikan melalui suntikan

Selain obat oral yang diminum, kemungkinan dokter juga dapat memberikan atau mengombinasikan dengan obat yang disuntik langsung ke dalam tubuh.

1. Human chorionic gonadotropin (hCG)

Obat penyubur kandungan agar cepat hamil bernama hCG ini biasanya digunakan bersamaan dengan obat kesuburan lain, untuk memicu indung telur melepaskan sel telur.

2. Follicle-stimulating hormone (FSH)

Obat ini memicu pertumbuhan sel telur di dalam ovarium. Cara penggunaan obat ini disuntikkan di beberapa bagian tubuh, seperti perut, lengan atas, paha atas, atau bokong.

Ketika menjalani program ini, di hari ketiga, darah berwarna merah terang mengalir selama 7-12 hari. Keberhasilan suntikan ini, 50 persen dari mereka berhasil hamil. 

Untuk efek samping cenderung ringan, seperti memar atau bengkak di bagian tubuh yang disuntik. Obat ini juga memungkinkan Anda untuk hamil kembar.

Siapa saja yang memerlukan obat penyubur kandungan?

Obat penyubur biasanya diperlukan oleh wanita yang mengalami kondisi kesehatan sebagai berikut:

  • Masalah ovulasi.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS).
  • Masalah tiroid.
  • Gangguan makan.
  • Masalah berat badan, baik yang mengalami kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan.
  • Kelebihan hormon prolaktin atau yang mempunyai masalah dengan kadar hormon LH dan FSH-nya.

Beberapa wanita mungkin perlu menggabungkan obat penyubur kandungan jenis clomiphene dengan metformin. Metformin biasa digunakan untuk pengobatan diabetes mellitus tipe 2, berfungsi untuk membantu mengurangi kadar insulin dalam darah.

Kombinasi kedua obat ini mungkin berguna bagi wanita yang mempunyai sindrom ovarium polikistik atau PCOS. Hal ini karena pada beberapa wanita dengan PCOS, metformin terbukti dapat memicu ovulasi.

Apakah terdapat risiko dari obat penyubur kandungan?

Obat penyubur kandungan sudah digunakan sejak lama dan terbukti berhasil dalam membantu para pasangan untuk hamil dan mempunyai anak. Namun, obat ini dapat meningkatkan kemungkinan Anda mengalami kehamilan kembar. Melansir dari Medical News Today, berikut daftar efek samping obat tersebut:

1. Risiko keguguran atau kehamilan prematur

Penggunaan obat penyubur agar Anda cepat hamil dapat menghasilkan lebih dari satu ovum. Hal ini mempengaruhi kemungkian Anda melahirkan bayi kembar. Sekitar sepuluh persen wanita yang mengonsumsi clomiphene mempunyai kehamilan kembar, dan sekitar 30 persen wanita yang mendapatkan gonadotropin memiliki kehamilan kembar.

Seperti yang telah kita ketahui, kehamilan kembar memberi risiko yang lebih besar dibandingkan dengan kehamilan tunggal. Semakin banyak bayi dalam kandungan ibu, semakin besar pula risiko komplikasi kehamilan, bahkan keguguran dan kelahiran prematur.

2. Mood swing

Efek samping obat kesuburan wanita adalah perubahan suasana hati atau mood swing, kecemasan, bahkan yang paling parah bisa sampai depresi. Sebaiknya tanyakan kepada dokter Anda berapa dosis yang sebaiknya Anda konsumsi.

Setiap wanita mungkin menunjukkan respons yang berbeda-beda untuk setiap obat penyubur kandungan yang dikonsumsinya. Selain yang disebutkan di atas, efek samping obat ini adalah pusing, mual, muntah, sakit kepala, kram, dan nyeri payudara. Bahkan, untuk kasus yang paling parah, bisa meningkatkan risiko kanker ovarium dan kanker endometrium.

Jadi, sebaiknya Anda mengonsumsi obat penyubur dengan pantauan dokter. Vaginal ultrasound scan dapat dilakukan untuk mengetahui perkembangan dari folikel selama stimulasi indung telur.

3. Gangguan penglihatan

Wanita yang menggunakan clomid atau letrozole memiliki risiko mengalami gangguan penglihatan. Bila Anda mengalami black floater (bercak hitam di penglihatan) dan penglihatan kabur yang disertai sakit kepala selama mengonsumsi obat, konsultasikan ke dokter. Biasanya gangguan tersebut akan hilang begitu obat berhenti diminum.

4. Kehamilan ektopik

Wanita yang menggunakan gonadotropin memiliki risiko kehamilan ektopik, yaitu kehamilan yang terjadi di luar rahim. Kondisi ini membahayakan nyawa janin. Bila muncul gejala nyeri pinggul parah, mual, muntah, dan sakit perut selama kehamilan, segera periksa kesehatan Anda ke dokter. Kemungkinan besar gejala tersebut menjadi tanda Anda mengalami kehamilan ektopik.

5. Sindrom hiperstimulasi ovarium (OHSS)

Beberapa obat penyubur bisa merangsang ovarium untuk menghasilkan sel telur lebih banyak dari biasanya. Ini bisa meningkatkan risiko wanita terkena OHSS. Kondisi ini mengancam kesuburan dan nyawa seseorang karena bisa menyebabkan gagal ginjal dan penggumpalan darah.

Bagaimana cara mengurangi efek samping obat penyubur kandungan?

Efek samping dari obat penyubur kandungan agar Anda cepat hamil ini tidak mungkin bisa dihindari sama sekali, tapi bisa diringankan gejalanya. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mengurangi munculnya gejala. Biasanya, dokter akan memberikan dosis obat yang rendah terlebih dahulu, sehingga tidak akan menimbulkan efek lebih banyak dibanding langsung mengonsumsi obat dengan dosis lebih tinggi.

Dilansir dari The Bumps, beberapa obat yang dapat mengurangi gejala efek samping obat penyubur kandungan yaitu obat antidepresan dan paracetamol. Melakukan olahraga rutin dan akupunktur bisa membantu Anda mengurangi gejala perubahan mood yang muncul.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Ciri Wanita Sedang dalam Masa Subur

Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat hamil adalah pada masa subur. Namun, tahukah Anda bagaimana ciri Anda telah memasuki masa subur?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 08/04/2020 . 10 menit baca

Mengenal Beragam Tes Kesuburan dan Pemeriksaan Organ Reproduksi Pada Wanita

Tes kesuburan dan pemeriksaan organ reproduksi wanita disarankan jika kehamilan tidak kunjung terjadi. Apa saja tes tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesuburan, Kehamilan 04/11/2019 . 4 menit baca

Benarkah Menunda Kehamilan Bisa Menyebabkan Susah Punya Anak?

Ada sebuah anggapan yang menyatakan bahwa menunda kehamilan dapat membuat seseorang susah punya anak di kemudian hari. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesuburan, Kehamilan 14/10/2019 . 4 menit baca

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Rokok bukan hanya membahayakan kehamilan, tapi juga dapat membuat perokok pasif susah hamil atau meningkatkan risiko mandul pada wanita perokok pasif.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 16/09/2019 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 menit baca
hormon-gnrh

Mengenal Fungsi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) bagi Kesuburan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . 4 menit baca
puasa pengaruhi kesuburan

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . 3 menit baca