Mengenal Fungsi Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH) bagi Kesuburan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Terdapat beragam hormon yang berperan penting dalam kesuburan dan salah satunya adalah gonadotropin-releasing hormone (GnRH). Hormon GnRH ini mengatur produksi hormon lain yang berperan dalam pematangan dan pelepasan sel telur sehingga pembuahan dapat terjadi.

Simak informasi berikut untuk memahami lebih jauh fungsi GnRH bagi kesuburan.

Fungsi hormon GnRH

fase menstruasi

Hormon GnRH diproduksi oleh bagian otak yang disebut hipotalamus. Hormon ini terbawa bersama aliran darah menuju kelenjar pituitari di dalam otak. GnRH kemudian berikatan dengan reseptor kelenjar pituitari untuk memproduksi hormon-hormon gonadotropin.

Gonadotropin adalah hormon-hormon yang memengaruhi fungsi gonad, sementara gonad merupakan sebutan bagi organ reproduksi yang menghasilkan sel-sel anakan. Pada manusia, gonad terdiri dari ovarium untuk wanita dan testis untuk pria.

GnRH merangsang pelepasan dua jenis hormon gonadotropin, yakni follicle-stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LHD). Pada wanita, fungsi FSH adalah merangsang pembentukan sel telur baru dalam ovarium.

Pembentukan sel telur baru lantas merangsang produksi hormon estrogen. Estrogen lalu mengirimkan sinyal balik menuju kelenjar pituitari. Sinyal ini membuat kelenjar pituitari menurunkan produksi FSH dan meningkatkan produksi LH.

Perubahan dalam jumlah FSH dan LH kemudian merangsang terjadinya ovulasi, yakni pelepasan sel telur dari ovarium. Jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma, Anda akan mengalami menstruasi dan siklus dimulai kembali dari pelepasan GnRH.

Pada pria, fungsi hormon GnRH adalah merangsang produksi LH di dalam kelenjar pituitari. LH kemudian terbawa aliran darah, berikatan dengan reseptor sel-sel di dalam testis, dan merangsang pembentukan sel sperma.

Perubahan jumlah hormon GnRH dan efeknya bagi tubuh

tes kesuburan wanita

Selama masa kanak-kanak, jumlah GnRH dalam tubuh sangatlah sedikit. Hormon ini baru meningkat serta mulai memicu perkembangan pada tubuh dan organ reproduksi begitu Anda memasuki masa pubertas.

Begitu ovarium dan testis mampu berfungsi secara optimal, produksi GnRH, FSH, dan LH akan dipengaruhi oleh jumlah testosteron pada pria serta estrogen pada wanita. Jika testosteron dan estrogen meningkat, jumlah GnRH juga meningkat.

Perubahan jumlah hormon GnRH selama siklus menstruasi adalah hal wajar. Akan tetapi, jika jumlah GnRH terlalu tinggi ataupun terlalu rendah, kondisi ini dapat mengakibatkan sejumlah gangguan pada tubuh.

Melansir laman Your Hormone, berikut adalah beberapa dampak akibat jumlah GnRH yang tidak normal.

1. GnRH terlalu tinggi

Dampak dari tingginya GnRH belum banyak diketahui. Namun, kondisi GnRH tinggi yang parah bisa meningkatkan risiko pembentukan tumor pada kelenjar pituitari. Tumor dapat meningkatkan produksi GnRH yang berujung pada pembentukan estrogen dan testosteron secara berlebihan.

2. GnRH terlalu rendah

pubertas

Jika hormon GnRH terlalu rendah, anak tidak dapat mengalami pubertas. Contohnya terdapat pada penderita penyakit genetik langka yang disebut sindrom Kallman. Penyakit ini menghambat fungsi sel saraf yang merangsang produksi GnRH.

Orang yang memiliki sindrom Kallman tidak mengalami perubahan bentuk badan seperti halnya anak yang mengalami masa puber. Ovarium dan testis mereka juga tidak berkembang sehingga mereka tidak dapat menghasilkan keturunan.

GnRH adalah hormon yang berperan besar dalam menentukan kesuburan. Gangguan pada hormon ini dapat menghambat pelepasan sel telur dan produksi sperma sehingga berpengaruh pada kemampuan Anda dalam memiliki anak.

Perubahan jumlah GnRH biasanya tidak menimbulkan masalah khusus. Namun, bila Anda mengalami gejala yang memengaruhi fungsi reproduksi, berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui apakah hal tersebut berhubungan dengan jumlah GnRH.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Fase Dalam Siklus Menstruasi yang Harus Wanita Kenali Tiap Bulan

Sebelum akhirnya menstruasi, ada banyak fase yang harus dilewati tubuh tiap bulan. Mengetahui tahapan siklus menstruasi akan sangat berguna untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 14/08/2019 . 7 menit baca

Gairah Seks Dipengaruhi Oleh Hormon, Tapi Apakah Berlaku Juga Sebaliknya?

Hormon dipercaya mempengaruhi kegiatan seks pada laki-laki dan wanita. Bagaimana penjelasannya? Baca info lengkapnya di artikel Hello Sehat ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11/06/2019 . 4 menit baca

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 11/10/2018 . 6 menit baca

Kenali 4 Jenis Vitamin Kesuburan Ini Agar Cepat Hamil

Tingkatkan kesuburan Anda dengan mengetahui dan mengonsumsi konsumsi vitamin kesuburan atau vitamin untuk program hamil. Cari tahu informasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 06/08/2018 . 8 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

makanan berlemak meningkatkan kesuburan

Makan Makanan Berlemak Ternyata Ada Pengaruhnya Bagi Kesuburan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19/01/2020 . 4 menit baca
usia kesuburan wanita

Mengapa Bertambahnya Usia Dapat Memengaruhi Kesuburan Wanita

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/12/2019 . 3 menit baca
tes kesuburan wanita

Mengenal Beragam Tes Kesuburan dan Pemeriksaan Organ Reproduksi Pada Wanita

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019 . 4 menit baca
menunda kehamilan susah punya anak

Benarkah Menunda Kehamilan Bisa Menyebabkan Susah Punya Anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14/10/2019 . 4 menit baca