home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Hal yang Membuat Anda Bisa Dua Kali Haid Dalam Sebulan

5 Hal yang Membuat Anda Bisa Dua Kali Haid Dalam Sebulan

Idealnya, wanita menstruasi hanya satu kali sebulan. Namun, banyak juga yang justru mengalaminya lebih dari sekali dalam jangka waktu satu bulan. Ternyata menurut Lakeisha Richardson, M.D., seorang dokter kandungan di Amerika Serikat, hal ini tidak selalu abnormal. Lantas apa penyebab haid dua kali dalam sebulan?

Penyebab haid dua kali sebulan

haid tidak teratur setelah menikah

Berikut berbagai faktor yang menyebabkan seseorang haid dua kali dalam sebulan:

1. Perubahan siklus sesekali

Dr. Lakeisha menyatakan bahwa siklus haid rata-rata seorang wanita berkisar antara 21 hingga 35 hari dan berlangsung selama 2 sampai 7 hari. Terkadang, seseorang memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek hingga membuatnya mengalami dua kali haid dalam sebulan.

Oleh karena itu, mengalami menstruasi dua kali dalam sebulan tidak selalu menandakan adanya masalah. Setelahnya, bisa jadi siklusnya kembali normal seperti sedia kala.

Perubahan yang sesekali ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika terus berulang, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk mencari tahu penyebab pastinya.

2. Perubahan hormon

Hormon sangat memengaruhi siklus haid seseorang. Pada wanita muda di usia pubertas misalnya, perubahan hormon masih rentan naik turun sehingga siklus menstruasinya sering tidak teratur. Kadang lebih pendek atau justru lebih lama dari biasanya. Tidak mengherankan jika banyak remaja perempuan yang mengalami haid dua kali dalam satu bulan.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menyebutkan butuh waktu sekitar 6 tahun untuk memiliki siklus yang teratur terhitung sejak pertama kali haid.

Selain hormon di masa pubertas, ketidakseimbangan yang terjadi ketika stres dan menuju menopause juga bisa menyebabkan haid yang tidak teratur.

3. Menggunakan alat kontrasepsi hormonal

Jika Anda baru saja menggunakan alat kontrasepsi hormonal seperti pil KB atau IUD, sangat lumrah saat wanita mengalami haid dua kali dalam sebulan.

Pasalnya, kondisi ini membuat seseorang mengalami penurunan kadar hormon. Biasanya kondisi terjadi sekitar dua minggu setelah periode terakhir dan akan lebih teratur pada enam bulan ke depan.

Selain itu, perdarahan juga biasanya muncul ketika Anda lupa minum pil KB di jadwal yang seharusnya. Jika Anda mengalami perdarahan yang berkepanjangan, dokter biasanya akan memberikan obat untuk membantu mengendalikannya.

Dokter juga akan memeriksa kondisi Anda untuk menentukan bahwa tidak ada infeksi atau masalah kesehatan lain yang menyebabkannya.

4. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi saat jaringan yang seharusnya melapisi rahim justru tumbuh di bagian luarnya.

Akibatnya, kondisi ini membuat seseorang mengalami haid yang tidak teratur, kram yang tidak normal, sakit perut menyiksa, hingga perdarahan yang banyak dan lama.

Jika Anda mengalami berbagai gejala ini, konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

5. Masalah pada tiroid

Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di depan tenggorokan yang salah satu tugasnya yaitu untuk mengendalikan fungsi-fungsi hormonal di dalam tubuh. Kelenjar ini diatur oleh hormon yang diproduksi dan diatur pada area otak yang mengendalikan menstruasi dan ovulasi.

Siklus haid yang tidak teratur termasuk mengalaminya dua kali dalam sebulan ini bisa jadi pertanda ada masalah dengan kelenjar tiroid Anda. Bisa jadi Anda mengalami tiroid yang kurang aktif atau justru terlalu aktif.

Kapan harus ke dokter?

pergi ke dokter kandungan

Jika Anda mengalami dua kali haid dalam sebulan selama 2 sampai 3 bulan berturut-turut, segera konsultasikan ke dokter. Di samping itu, Anda juga perlu segera berkonsultasi jika saat perdarahan mengeluarkan gumpalan darah yang besar hingga menghabiskan satu atau lebih pembalut dalam satu jam.

Selain itu, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter jika:

  • Merasa lemah
  • Sakit atau mengalami perdarahan saat berhubungan seks
  • Nyeri panggul
  • Sesak napas
  • Kenaikan atau penurunan berat badan drastis tanpa sebab jelas

Ketika Anda mengalami haid dua kali dalam sebulan disertai dengan berbagai gejala tersebut, kemungkinan ada masalah kesehatan yang mendasarinya. Untuk itu, segera luangkan waktu untuk berkonsultasi ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Lauren A. Wise, Ellen M. Mikkelsen, Kenneth J. Rothman, Anders H. Riis, Henrik Toft Sørensen, Krista F. Huybrechts, Elizabeth E. Hatch, A Prospective Cohort Study of Menstrual Characteristics and Time to Pregnancy, American Journal of Epidemiology, Volume 174, Issue 6, 15 September 2011, Pages 701–709, available at https://academic.oup.com/aje/article/174/6/701/88882 accessed on May 28th 2019

What Causes Two Periods in One Months? https://www.healthline.com/health/womens-health/two-periods-in-one-month#causes accessed on May 28th 2019

11 Reasons Why You’re Getting Period Twice in a Months https://www.womenshealthmag.com/health/a19976956/period-twice-in-one-month/ accessed on May 28th 2019

Why do I Have Two Periods in a Month? https://www.medicalnewstoday.com/articles/322252.php accessed on May 28th 2019

Bleeding Between Periods https://www.healthdirect.gov.au/bleeding-between-periods  accessed on May 28th 2019

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Tanggal diperbarui 17/06/2019
x