5 Kebiasaan Buruk Saat Menstruasi yang Dilakukan Banyak Wanita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menstruasi merupakan “tamu bulanan” yang biasa datang menghampiri kaum wanita. Saat menstruasi datang, tubuh wanita akan mengalami beberapa perubahan, baik fisik, psikologisnya yang tidak jarang bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan risiko infeksi kuman yang meningkat Namun sayangnya, tanpa disadari banyak kebiasaan salah yang sering dilakukan wanita saat menstruasi terutama dalam menjaga kebersihan area kewanitaan Apa saja?

Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan saat menstruasi

1. Jarang ganti pembalut

Ini merupakan kesalahan yang paling sering dilakukan wanita. Asumsinya, jika belum “penuh” maka tidak akan mengganti pembalut. Hal ini membuat banyak wanita menggunakan pembalut seharian penuh saat beraktivitas. Padahal, hal ini adalah kebiasaan yang salah besar. Terlalu lama memakai pembalut sama saja membiarkan bakteri tumbuh dan berkembang lebih banyak di area organ intim.

Tidak hanya itu, jarang ganti pembalut juga akan menimbulkan bau pada daerah kewanitaan Anda. Selama menstruasi, paling tidak Anda mengganti pembalut setiap 2 – 3 jam sekali.

2. Salah membersihkan vagina

Selain jarang ganti pembalut, kesalahan paling sering dilakukan lainnya saat menstruasi adalah ketika membersihkan vagina. Menjaga kebersihan vagian selama menstruasi memang penting, namun jangan sembarangan dalam membersihkan vagina.

Anda harus membersihkan vagina dari arah depan ke belakang, yaitu dari vagina ke anus. Jika Anda membersihkan dengan cara sebaliknya, akan memungkinkan bakteri dari anus berpindah ke dalam vagina dan uretra yang bisa menyebabkan infeksi.

3. Menggunakan pembersih yang mengandung wewangian

Hindari produk beraroma untuk membersihkan daerah vagina. Hal ini dikarenakan vagina sudah memiliki aroma yang khas sehingga tak perlu diberi pewangi.

Pada dasarnya, vagina cukup dibersihkan dengan air saat mandi. Bila ingin menggunakan sabun, gunakan sabun khusus kewanitaan yang tidak memengaruhi keseimbangan bakteri dan pH area kewanitaan Anda.

Hindari juga menggunakan sabun dengan wewangian karena sabun jenis ini dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi. Pada saat menstruasi Anda disarankan menggunakan pembersih khusus kewanitaan yang pas digunakan pada saat menstruasi seperti antiseptik yang mengandung povidone – iodine.

4. Berhubungan seks saat menstruasi, tanpa kondom

Seks saat menstruasi memang diperbolehkan. Namun, penting untuk tetap melalukan seks aman saat Anda sedang menstruasi karena Anda masih bisa mendapatkan atau menularkan penyakit kelamin selama masa ini.

Virus penyakit mungkin ada dalam darah menstruasi. Itu sebabnya, penggunaan kondom saat menstruasi selain berfungsi untuk mencegah kehamilan, juga untuk mengurangi penyakit menular seksual atau bahkan penyakit radang panggul akibat perkembangan bakteri di area vagina saat menstruasi.

Selain itu, Anda juga mungkin lebih rentan terhadap beberapa infeksi saat menstruasi. Pasalnya selama menstruasi, leher rahim wanita akan lebih terbuka, yang membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi serviks dan uterus bagian atas.

5. Menuruti emosi yang naik turun

Selama menstruasi, Anda akan mengalami penurunan hormon estrogen dan progesteron. Penurunan hormon ini yang akan menyebabkan emosi Anda tidak stabil. Hal ini dikarenakan hormon estrogen bisa mempengaruhi suasana hati Anda. Jadi jangan heran, jika Anda tiba-tiba jadi bahagia, lalu mendadak kesal, dan marah dalam satu waktu.

Namun, banyak orang justru menuruti perubahan emosi saat PMS ataupun menstruasi berlangsung. Hal inilah yang justru membuat perasaan Anda makin tidak karuan. Sebagai gantinya, cobalah untuk melakukan relaksasi. Misalnya, meditasi, menarik napas dalam, dan yoga.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sebelum Melakukannya, Perhatikan 3 Risiko Berhubungan Seks Saat Haid

Tahukah Anda berhubungan seks saat haid dapat berisiko menularkan infeksi? Kenali dulu sederet manfaat dan risiko sebelum melakukannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Seksual, Tips Seks 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Dalam Sebulan, Berapa Hari Normalnya Menstruasi Berlangsung?

Lama menstruasi tiap wanita berbeda-beda. Ada yang hanya 5 hari, tapi ada juga yang lebih dari seminggu. Memang, berapa hari normalnya haid berlangsung?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 11 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pilihan Cara Ampuh Mengatasi Keputihan, Lewat Perawatan Alami dan Obat Dokter

Resah dengan keputihan yang keluar berlebih? Jangan khawatir. Ada banyak cara mengatasi atau menghilangkan keputihan di rumah atau berobat ke dokter.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 10 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Berbagai Pertimbangan Sebelum Memakai Menstrual Cup

Menstrual cup adalah cup eleastis yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah haid. Perhatikan hal ini sebelum memakainya.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Wanita, Menstruasi 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berenang saat menstruasi

Apakah Boleh Berenang Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
warna darah haid

Apakah Warna Darah Haid Anda Normal? Cek di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
fingering

Fingering, Permainan Jari Saat Bercinta yang Perlu Diperhatikan Tips dan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
ciri hamil bercak darah seperti haid

Muncul Flek Darah Saat Tidak Menstruasi: Haruskah Khawatir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit