home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenali Mood Swing, Gejolak Suasana Hati yang Bukan Sekadar Bad Mood

Kenali Mood Swing, Gejolak Suasana Hati yang Bukan Sekadar Bad Mood

Suasana hati atau mood sering berubah-ubah tergantung situasi dan kondisi yang Anda alami saat itu. Mungkin pagi ini Anda merasa bete karena terjebak macet, tetapi menjelang sore, mood Anda membaik karena habis ditraktir makan siang oleh sang pujaan hati. Perubahan mood (mood swing) seperti ini normal dan wajar saja terjadi pada setiap orang. Namun, pada kondisi tertentu, perubahan mood juga bisa merupakan suatu kondisi yang serius.

Untuk lebih mengenal kondisi ini, berikut ulasan lengkap mengenai apa itu mood swing, termasuk penyebab dan tanda-tandanya yang normal dan tidak normal.

Apa itu mood swing?

Mood swing adalah perubahan suasana hati (mood) yang tampak pada diri seseorang. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perubahan emosi yang merupakan reaksi tubuh terhadap lingkungan atau suatu situasi.

Mood yang berubah-ubah ini sebenarnya wajar hingga taraf tertentu. Namun, perubahan mood juga bisa terjadi sangat ekstrem, serius, dan tanpa alasan atau rangsangan yang jelas, sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, termasuk dalam hubungan, karir, hingga kesehatan fisik.

Pada mood swing yang ekstrem bisa terjadi secara mendadak dan melibatkan kondisi emosional naik-turun, bergantian antara bahagia dan sedih. Selain itu, ada kemungkinan dihinggapi oleh perasaan marah, kecemasan, tersinggung, atau depresi, dalam waktu yang relatif singkat.

Pada kondisi inilah, mood swing yang Anda alami perlu diwaspadai. Pasalnya, perubahan mood yang tidak wajar dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda bisa menjadi tanda adanya gangguan mental.

Apa penyebab mood swing?

mood disorder (gangguan suasana hati)

Salah satu kemungkinan penyebab mood swing adalah ketidakseimbangan kimia pada otak yang berhubungan dengan pengaturan suasana hati dan perubahan hormon yang dihasilkan tubuh. Ketidakseimbangan ini pun bisa terjadi tergantung pada banyak faktor berbeda. Berikut penjelasannya.

  • Perubahan cuaca

Cuaca dapat memengaruhi mood seseorang. Seseorang yang kurang terpapar sinar matahari bisa mengalami penurunan kadar serotonin dalam tubuh, yaitu hormon yang memengaruhi suasana hati.

Oleh karena itu, seseorang yang berada di musim dingin atau hujan bisa mengalami perubahan suasana hati yang tak menentu. Adapun kondisi ini sering disebut dengan seasonal affective disorder (SAD), yaitu jenis depresi yang dipicu oleh musim.

  • Makanan tertentu

Selain menyediakan energi untuk kita beraktivitas, makanan dapat memengaruhi mood dengan merangsang produksi dopamin. Dopamin adalah senyawa kimia dalam otak yang membuat kita merasa senang, bahagia, dan puas, untuk mendorong kita mengulang perilaku menyenangkan tersebut.

  • Perubahan hormonal

Perubahan hormon pada seseorang juga bisa menjadi penyebab dari mood swing. Ini biasanya terjadi pada remaja yang sedang memasuki masa pubertas atau pada wanita yang mengalami pre-menstrual syndrome (PMS), kehamilan, atau menopause.

  • Efek samping obat

Mood swing juga bisa terjadi karena efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid (prednison). Tak hanya itu, mengonsumsi alkohol secara berlebihan juga bisa menjadi salah satu faktor munculnya perubahan suasana hati yang tak menentu.

Kondisi kesehatan yang bisa menjadi penyebab mood swing

Selain yang disebutkan di atas, beberapa kondisi kesehatan, termasuk fisik dan kesehatan mental, juga dapat memicu mood swing secara ekstrem. Beberapa kondisi kesehatan ini, yaitu:

  • Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah salah satu gangguan mental yang paling umum menyerang anak-anak. Penderita ADHD umumnya lebih merasakan kecemasan, frustasi, atau kekecewaan dibandingkan anak-anak lainnya. Mereka pun sering mengalami kesulitan dalam mengelola emosinya, sehingga perubahan suasana hati yang tidak biasa sering terjadi.

  • Gangguan bipolar

Gangguan bipolar adalah penyakit mental yang menyebabkan mood swing ekstrem pada penderitanya. Penyakit ini ditandai dengan perubahan suasana hati dari fase depresi (sedih) ke mania (bahagia berlebihan) atau sebaliknya, hingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

  • Borderline Personality Syndrome/BPS

Penderita gangguan kepribadian ambang (BPS) kerap kesulitan dalam mengelola emosi dan perilaku serta memiliki pola hubungan yang tidak stabil. Oleh karena itu, mood swing yang ekstrem sering terjadi pada penderita BPS, yang sering disertai dengan perasaan mudah tersinggung, cemas, atau kebahagiaan yang berlebihan.

  • Skizofrenia

Skizofrenia adalah gangguan jiwa yang serius di mana penderitanya tidak dapat menafsirkan realitas secara normal. Penderita kondisi ini kerap memiliki masalah dengan pikiran, perilaku, dan emosi, sehingga perubahan suasana hati sering terjadi.

  • Depresi

Depresi adalah gangguan suasana hati yang menyebabkan penderitanya merasakan sedih atau hilangnya minat pada aktivitas yang disukai. Perubahan suasana hati atau mood swing pada penderita depresi bisa menyebabkan berbagai masalah yang sangat merusak, seperti mengisolasi diri atau turunnya kemampuan dalam bekerja.

  • Stres

Seseorang yang mengalami stres berisiko lebih besar mengalami perubahan suasana hati. Bahkan, ketika seseorang mengalami stres tingkat tinggi, kejadian negatif sekecil apapun bisa menimbulkan perubahan suasana hati yang tiba-tiba.

  • Penyakit tertentu

Selain berbagai kondisi mental di atas, mood swing juga bisa disebabkan oleh kondisi medis yang secara langsung mempengaruhi sistem saraf pusat, seperti demensia, tumor otak, meningitis, atau stroke. Tak hanya itu, penyakit tiroid dan kondisi yang memengaruhi nutrisi dan oksigen dalam otak, seperti penyakit paru-paru dan penyakit jantung (kardiovaskular), juga bisa menjadi penyebabnya.

Pada kondisi-kondisi tersebut, produksi neurotransmitter dalam otak, seperti serotonin, GABA, dopamin, dan norepenephrine, bisa terpengaruh. Adapun hal ini bisa menyebabkan perubahan mood, dari depresi, kecemasan, kebahagiaan, stres, hingga ketakutan, secara bergantian.

Tanda-tanda mood swing yang perlu diwaspadai

gejala PMS

Mood swing dapat menjadi masalah kesehatan, apabila perubahan suasana hati sering terjadi dan mengganggu fungsi dan kinerja diri Anda. Ini biasanya disertai dengan berbagai tanda yang terkait dengan gangguan kesehatan mental. Beberapa tanda tersebut adalah:

  • Merasa cemas atau kesedihan terus menerus.
  • Mudah marah dan tersinggung.
  • Sulit fokus dan konsentrasi serta tidak dapat membuat keputusan dengan baik.
  • Kehilangan minat pada aktivitas yang disenangi.
  • Perubahan nafsu makan dan berat badan, bisa turun atau naik.
  • Kelelahan, merasa lesu, dan kurang berenergi, atau justru terlalu berenergi dan melakukan banyak aktivitas.
  • Perubahan kebiasaan tidur atau gangguan tidur.
  • Gegabah atau berperilaku tidak pantas.
  • Bicara dengan cepat.
  • Sulit memahami dan menyampaikan informasi.
  • Terkadang mengalami gejala fisik, seperti sakit kepala atau masalah pencernaan.

Selain tanda-tanda di atas, Anda pun perlu mewaspadi perubahan suasana hati yang disertai dengan perilaku destruktif, seperti melukai diri sendiri atau sampai menunjukkan kecenderungan bunuh diri. Pada kondisi ini, seseorang perlu segera berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater, untuk dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Maka, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan apa yang terjadi pada Anda atau kerabat Anda saat mengalami mood swings. Tanda-tanda yang tidak normal di atas bisa memudahkan dokter untuk menemukan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Bagaimana cara mengatasi mood swing?

Perubahan suasana hati yang disebabkan oleh kondisi medis dapat ditangani dengan mengobati kondisi medisnya. Obat-obatan, terapi, dan gaya hidup yang positif merupakan salah satu cara dalam menangani mood swings. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi mood swings:

  • Ikuti jadwal keseharian dengan teratur.
  • Rutin berolahraga, karena dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang bisa mengontrol stres dan meningkatkan mood.
  • Pastikan tidur yang cukup setiap hari.
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta menghindari makanan manis, alkohol, dan kafein.
  • Cari cara untuk mengontrol stres, seperti yoga, meditasi, atau sekadar membaca buku dan mendengarkan musik.
  • Berbincang dengan orang yang dipercaya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mood Swings | Four Tips To Ease Your Mood Swings. Centerstone. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://centerstone.org/our-resources/health-wellness/mood-swings/.

Midlife – Depression and Mood Swings | Sanford Health. Sanfordhealth.org. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.sanfordhealth.org/medical-services/womens/midlife/depression-and-mood-swings.

Publishing, H. (2021). Is that mood change a sign of something more serious? – Harvard Health. Harvard Health. Retrieved 19 January 2021, from https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/is-that-mood-change-a-sign-of-something-more-serious.

Cyclothymia: Are Your Mood Swings Normal — or Something More?. Health Essentials from Cleveland Clinic. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://health.clevelandclinic.org/cyclothymia-are-your-mood-swings-normal-or-something-more/.

Bipolar disorder – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bipolar-disorder/symptoms-causes/syc-20355955.

Therapy for Mood Swings, Therapist for Mood Swings. Goodtherapy.org. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.goodtherapy.org/learn-about-therapy/issues/mood-swings.

Mood disorders – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mood-disorders/symptoms-causes/syc-20365057.

Mood Disorders; Causes, Symptoms, Management & Treatment. Cleveland Clinic. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17843-mood-disorders.

Weather And Your Mood – What’s The Connection? – Hope and Healing Center and Institute. Hope and Healing Center and Institute. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://hopeandhealingcenter.org/weather-and-your-mood-whats-the-connection/.

ADHD and mood swings: What you need to know. Understood.org. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.understood.org/en/learning-thinking-differences/child-learning-disabilities/add-adhd/adhd-mood-swings.

What Is ADHD?. Psychiatry.org. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.psychiatry.org/patients-families/adhd/what-is-adhd.

What Is Depression?. Psychiatry.org. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.psychiatry.org/patients-families/depression/what-is-depression.

Borderline personality disorder – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/borderline-personality-disorder/symptoms-causes/syc-20370237.

Schizophrenia – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 19 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/schizophrenia/symptoms-causes/syc-20354443.

Singh M. (2014). Mood, food, and obesity. Frontiers in psychology5, 925. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2014.00925

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal diperbarui 15/02/2021
x