Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Servisitis

Definisi|Tanda-tanda & gejala|Penyebab|Faktor-faktor risiko|Obat & Pengobatan|Pengobatan di rumah
Servisitis

Definisi

Apa itu servisitis?

Servisitis adalah kondisi yang juga dikenal sebagai infeksi serviks, pembengkakan dan keadaan peradangan di saluran serviks yang disebabkan oleh infeksi, jamur atau parasit. Gejala servisitis mungkin mirip dengan vaginitis, gejala tersebut termasuk hubungan seksual yang terasa sakit, gatal dan keluar cairan yang tidak biasa dari vagina.

Ada dua jenis servisitis, yakni servisitis akut dan servisitis kronis. Jika servisitis tidak diobati dengan tepat waktu, akan menyebabkan peradangan serviks yang akan berujung pada kondisi kronis.

Servisitis adalah kondisi tidak sulit untuk diobati, tetapi jika tidak diobati, penyakit ini akan mengurangi kekebalan rahim dan vagina, meningkatkan risiko terkena penyakit menular seksual seperti sifilis, gonore dan klamidia, bahkan HIV.

Seberapa umumkah servisitis?

Servisitis adalah kondisi yang biasa terjadi pada wanita dari segala usia. Namun, penyakit ini lebih banyak terjadi pada usia di bawah 25 tahun. Anda dapat mencegah terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala servisitis?

Servisitis adalah kondisi tidak menimbulkan gejala dan hanya diketahui pada saat pemeriksaan dengan gejala yang meliputi:

  • Adanya kotoran (keputihan), kuning atau putih;
  • Perdarahan ringan, kotoran vagina berwarna merah muda atau coklat;
  • Nyeri di daerah vagina secara teratur;
  • Nyeri selama hubungan seksual.

Jika servisitis menyebabkan gonore atau klamidia dan menyebar ke tuba falopi, pasien dapat merasakan sakit di bagian panggul.

Herpes simplex virus hanya menyebabkan peradangan di kulit luar daerah vagina namun tidak dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar serviks.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda melihat sesuatu yang tidak biasa, maka sebaiknya Anda harus periksa ke rumah sakit atau dokter untuk diuji dan diperiksa. Terutama, Anda harus segera periksa ke dokter jika:

  • vagina mengeluarkan gas, bau atau warna yang tidak biasa
  • vagina mengalami perdarahan yang tidak disebabkan oleh menstruasi
  • nyeri selama hubungan seksual
  • status dan kondisi dapat bervariasi pada banyak orang

Selalu konsultasikan ke dokter untuk memutuskan metode diagnosis, pengobatan dan perawatan yang terbaik untuk Anda.

Penyebab

Apa penyebab servisitis?

Penyebab servisitis adalah arena terpapar oleh penyakit menular seksual, yaitu seperti:

  • Penyakit yang disebabkan oleh parasit seperti gonore, klamidia atau infeksi trikomoniasis
  • Infeksi virus seperti virus herpes simpleks atau virus HPV menyebabkan herpes genital
  • Infeksi Staphylococcus dan Streptococcus .

Benda asing seperti pasarium, tampon, atau diafragma juga dapat menyebabkan servisitis.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk servisitis?

Faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko Anda mengalami servisitis adalah sebagai berikut:

  • Sering berhubungan seks yang tidak aman
  • Memiliki penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual
  • Memiliki peradangan pada saluran serviks
  • Memiliki sistem kekebalan vagina bawaan, karena sakit atau pengobatan medis lainnya (seperti transplantasi organ untuk mengobati rheumatoid arthritis ).

Jika Anda tidak memiliki faktor risiko, bukan berarti Anda tidak bisa mengalami penyakit ini. Tanda-tanda ini hanya sebagai referensi saja. Anda harus konsultasi ke dokter spesialis untuk lebih jelasnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk servisitis?

Dokter akan memberikan pengobatan servisitis berdasarkan penyebabnya. Servisitis yang disebabkan oleh klamidia, gonore, atau infeksi trikomoniasis membutuhkan antibiotik. Karena antibiotik dapat membunuh semua bakteri yang berbahaya maupun yang bermanfaat dalam vagina dan rahim, juga mengurangi kekebalan vagina, pasien sebaiknya tidak menggunakan antibiotik terlalu banyak.

Obat antivirus dapat membantu mengobati jika penyebabnya adalah virus. Namun, obat ini tidak dapat menyembuhkan infeksi virus. Obat ini hanya bekerja untuk mengontrol dan mengurangi gejala.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk servisitis?

Dokter bisa mendiagnosis servisitis melalui pemeriksaan klinis pada bagian panggul, pengamatan dan pengujian kotoran vagina juga dapat dilakukan. Tes umum yang termasuk tes sampel Pap smear dan tes darah untuk menentukan penyebab peradangan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi servisitis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi servisitis:

  • lakukanlah pemeriksaan ulang untuk memantau perkembangan gejala dan kondisi kesehatan
  • ikuti anjuran dokter, jangan menggunakan obat tanpa anjuran dokter atau tidak menggunakan obat resep yang telah diberikan oleh dokter
  • jagalah area kemaluan Anda agar tetap bersih tapi jangan menggunakan sabun deterjen yang terlalu kuat. Pasien harus konsultasi dengan dokter untuk mengetahui metode dan jenis produk yang cocok untuk pembersihan
  • gunakan kondom untuk mencegah penyebaran infeksi seksual seperti gonore, klamidia, infeksi trichomonas, herpes simplex dan HIV, dan HPV
  • Lakukan Pap Smear secara teratur

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Ferri, Fred. Ferri’s Netter Patient Advisor. Philadelphia, PA: Saunders / Elsevier, 2012. Download Version.

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cervicitis/symptoms-causes/syc-20370814 Diakes pada 14 Maret 2018.

https://www.webmd.com/women/guide/cervicitis Diakses pada 14 Maret 2018. 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 19/12/2020
x