home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Cara Merawat Kulit Agar Tetap Cantik dan Sehat Saat Menopause

8 Cara Merawat Kulit Agar Tetap Cantik dan Sehat Saat Menopause

Menopause menyebabkan tubuh perempuan melewati beberapa perubahan besar akibat gejolak hormon. Salah satunya adalah perubahan kondisi kulit, seperti menjadi berminyak atau kering, munculnya jerawat, hingga kemerahan. Tidak perlu khawatir berlebihan, Anda bisa mecoba merawat kulit agar tetap sehat saat menopause seperti di bawah ini.

Mengapa menopause mengakibatkan perubahan kondisi kulit?

merawat kulit saat menopause

Salah satu gejala perimenopause adalah perubahan pada kondisi kulit seperti elastisitas berkurang serta terasa lebih kering dari biasanya.

Tak hanya sebelum, perubahan kondisi kulit ini juga kemungkinan akan terus berlanjut hingga Anda sudah masuk ke fase menopause.

Mengutip dari Cleveland Clinic, perubahan kondisi kulit serta rambut setelah Anda mengalami menopause adalah karena penurunan kadar hormon estrogen.

Hal ini karena hormon estrogen berfungsi untuk meningkatkan kadar air serta kekenyalan kulit.

Maka dari itu, Anda perlu melakukan perawatan kulit yang benar setelah gejala menopause.

Cara merawat kulit agar tetap sehat saat menopause

merawat kulit saat menopause

Anda dapat dikatakan menopause setelah benar-benar tidak haid sama sekali.

Sebagian perubahan kulit yang biasanya akan Anda rasakan adalah kulit menjadi lebih kering, kendur, dan tipis.

Ini pula yang membuat Anda pelu melakukan perawatan sejak sebelum atau setelah menopause.

Berikut adalah pembahasan mengenai cara merawat kulit saat menopause untuk membantu mengurangi efek penuaan dini.

1. Menjaga kelembapan kulit

Seiring bertambahnya usia, kulit Anda akan menjadi lebih kering karena kelenjar minyak sudah tidak aktif lagi serta kadar estrogen menurun.

Oleh karena itu, cara merawat kulit saat menopause adalah dengan mengaplikasikan produk yang mampu menghidrasi sekaligus mengunci kelembapan.

Mengutip dari American Academy of Dermatology Association, Anda bisa memilih produk pembersih wajah, toner, essence, hingga pelembap untuk kulit kering yang mengandung gliserin atau hyaluronic acid.

2. Menggunakan produk anti-aging

Selain menggunakan produk yang mampu melembapkan kulit, Anda juga perlu memilih produk untuk merawat penuaan pada kulit saat menopause.

Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan produk serum yang mempunyai kandungan bahan aktif seperti retinol, vitamin C, vitamin A, niacinamide, kolagen, dan lain-lainnya.

Kandungan ini bermanfaat untuk membantu meminimalisasi kerutan, noda hitam, iritasi, hingga jerawat yang berisiko besar muncul saat menopause.

3. Mengaplikasikan sunscreen

Sebenarnya, sunscreen atau tabir surya sudah perlu Anda gunakan sejak masa perkembangan remaja untuk melindungi kulit dari paparan radiasi sinar matahari.

Lalu, penggunaan sunscreen untuk merawat kulit saat menopause juga bermanfaat untuk mencegah timbulnya noda hitam dan warna kulit tidak merata.

Pilih sunscreen yang mengandung SPF 30 – SPF 50 untuk perlindungan lebih lama dan maksimal.

4. Menggunakan produk untuk kulit sensitif

Pada usia 50 tahun, tingkat pH kulit pun sudah mulai berubah. Maka dari itu, pada sebagian orang akan mengalami perubahan kulit menjadi lebih sensitif dari sebelumnya.

Ada kemungkinan, kulit sensitif juga meningkatkan risiko Anda mengalami ruam, kemerahan, hingga iritasi pada kulit.

Bagi Anda yang sebelumnya mempunyai jenis kulit sensitif seperti eksim atau rosacea, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter.

Lalu, Anda juga bisa memilih produk perawatan kulit yang bebas dari kandungan alcohol, pewangi, hingga paraben untuk merawat kulit saat menopause.

5. Konsumsi makanan kaya kolagen dan antioksidan

Saat Anda mengalami menopause, kadar hormon estrogen dan produksi kolagen menurun. Akibatnya, kulit juga akan kehilangan elastisitasnya.

Selain menggunakan produk skincare, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mempunyai kandungan kolagen serta antioksidan untuk merawat kulit saat menopause.

Berikut adalah makanan yang kaya antioksidan untuk menjaga elastisitas kulit, yaitu:

  • strawberry,
  • tomat,
  • brokoli,
  • kale,
  • ubi, serta
  • kacang-kacangan.

6. Rutin berolahraga

Berapapun usia Anda, olahraga adalah cara yang baik untuk menjaga serta merawat kesehatan kulit termasuk saat menopause.

Olahraga saat menopause dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen agar kulit tetap terlihat cerah sekaligus sehat.

Manfaat olahraga lainnya selain perawatan kulit setelah menopause adalah untuk meningkatkan kualitas hidup, mengatasi depresi, meingkatkan kepadatan tulang, sekaligus menjaga tubuh tetap bugar.

7. Menghindari stres

Tahukah Anda apabila stres juga dapat memengaruhi kesehatan kulit? Stres dapat memicu timbulnya jerawat, memperburuk eksim, dan mengakibatkan gatal-gatal.

Lakukan kegiatan yang bisa membuat Anda merasa bahagia agar terhindar dari stres serta juga menjadi cara merawat kulit agar tetap sehat saat menopause.

8. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat mengubah kadar hormon dan metabolisme, yang dapat memperburuk kesehatan kulit saat Anda menopause.

Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk tidur yang cukup setidaknya 7 jam per hari sebagai cara merawat kulit saat menopause.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Chen, Y., & Lyga, J. (2014). Brain-Skin Connection: Stress, Inflammation and Skin Aging. Inflammation & Allergy-Drug Targets, 13(3), 177-190. doi: 10.2174/1871528113666140522104422

Lifestyle and behavioural modifications for menopausal symptoms – Australasian Menopause Society. (2021). Retrieved 19 March 2021, from https://www.menopause.org.au/hp/information-sheets/1087-lifestyle-and-behavioural-modifications-for-menopausal-symptoms

The role of antioxidants in menopause – News – Understanding vitamins & more – NUTRI-FACTS. (2021). Retrieved 19 March 2021, from https://www.nutri-facts.org/en_US/news/the-role-of-antioxidants-in-menopause0.html

Herman, J., Rost-Roszkowska, M., & Skotnicka-Graca, U. (2013). Skin care during the menopause period: noninvasive procedures of beauty studies. Advances In Dermatology And Allergology, 6, 388-395. doi: 10.5114/pdia.2013.39430

Skin Products to Get You Through Menopause. (2019). Retrieved 19 March 2021, from https://www.healthywomen.org/content/article/skin-products-get-you-through-menopause

Menopause and the skin | DermNet NZ. (2021). Retrieved 19 March 2021, from https://dermnetnz.org/topics/menopause-and-the-skin/

Here’s How Menopause Affects Your Skin and Hair. (2021). Retrieved 19 March 2021, from https://health.clevelandclinic.org/heres-how-menopause-affects-your-skin-and-hair/

Caring for your skin in menopause. (2021). Retrieved 19 March 2021, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/anti-aging/skin-care-during-menopause

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 22/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x