6 Cara Merawat Kulit Agar Tetap Cantik dan Sehat Setelah Menopause

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menopause menyebabkan tubuh perempuan melewati beberapa perubahan besar akibat gejolak hormon. Salah satunya adalah perubahan kondisi kulit, seperti munculnya jerawat, kemerahan, hingga kulit kering atau berminyak yang padahal tadinya normal-normal saja. Tapi tenang, kulit keriput dan kendur bisa ditangkal dengan berbagai cara merawat kulit agar tetap cantik setelah menopause di bawah ini.

Kenapa menopause menyebabkan penuaan kulit?

Begitu menginjak menopause, tubuh Anda akan berhenti memproduksi kolagen yang membuat elastisitas kulit berkurang. Selain itu, kadar estrogen juga semakin menurun. kombinasi keduanya membuat kulit menipis, berkerut, dan lebih kering. Kurangnya kadar estrogen juga dapat membuat kadar testosteron menjadi lebih dominan, sehingga membuat kulit Anda berjerawat dan bertumbuh rambut halus di sekitar wajah.

Cara merawat kulit agar tetap cantik setelah menopause

Meskipun Anda tidak bisa menghindari menopause, Anda tetap dapat mencegah perubahan kulit yang tidak diinginkan. Berikut adalah beberapa cara merawat kulit cantik sebelum dan setelah masa menopause.

1. Jaga kelembaban kulit Anda

Seiring bertambahnya usia, kulit Anda akan menjadi lebih kering karena kelenjar minyak sudah tidak aktif algi. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan kulit, penting bagi Anda untuk menjaga kelembaban kulit Anda agar tetap terhidrasi. Penggunaan pelembab juga dapat membantu Anda melawan garis-garis halus akibat proses penuaan. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan rutin mencuci muka dan gunakan pelembab yang cocok untuk kulit Anda.

2. Gunakan tabir surya

Berapapun usia Anda, tetaplah gunakan tabir surya setiap hari setiap akan keluar rumah untuk melindungi kulit Anda dari radiasi sinar matahari. Radiasi sInar UV matahari dapat menyebabkan kanker kulit. Pilih tabir surya dengan minimal SPF 30. Penggunaan tabir surya juga dapat membantu Anda memudarkan bintik kehitaman akibat proses penuaan kulit. Selain tabir surya, gunakan juga perangkat pelindung tambahan, seperti topi, sarung tangan, atau pakaian tangan panjang saat Anda beraktivitas di luar rumah.

3. Konsumsi makanan kaya antioksidan

Saat Anda mengalami menopause, kadar estrogen tubuh dan produksi kolagen menurun. Akibatnya, kulit Anda akan kehilangan elastisitasnya. Oleh karena itu, Anda perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan yang dapat membantu menjaga elastisitas kulit. Beberapa makanan yang kaya akan antioksidan adalah kacang-kacangan, serta buah dan sayur berwarna merah, seperti stroberi, anggur, apel. Sayur-sayuran juga tak kalah penting, lho! Perbanyak makan brokoli, kol, sawi hijau, bawang putih, tomat, dan wortel untuk mencukupi asupan antioksidan tubuh.

4. Olahraga

Berapapun usia Anda, olahraga adalah cara yang baik untuk menjaga kesehatan kulit. Olahraga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen, yang secara alamiah akan melambat seiring bertambahnya usia. Sirkulasi yang optimal dapat membuat kulit Anda terlihat lebih cerah dan sehat. Beberapa olahraga yang dapat dilakukan adalah senam aerobik, jalan kaki, yoga, berenang, dan olahraga ringan lainnya.

5. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat mengubah kadar hormon dan metabolisme, yang dapat memperburuk kesehatan kulit saat Anda menopause. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk tidur yang cukup setidaknya 7 jam per hari.

6. Hindari stres

Stres dapat membuat kulit Anda lebih kering dan lebih sensitif. Oleh karena itu, menghindari stres adalah salah satu cara merawat kulit yang paling baik. Kumpul bersama keluarga, jalan-jalan di pagi atau sore hari bersama teman/pasangan, berkebun, atau lakukan hal lain yang dapat membuat Anda lebih rileks.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Cara Menghilangkan Bulu Tangan dan Kaki yang Paling Umum

Selain mencabut atau mencukur bulu, ternyata ada banyak cara menghilangkan bulu di tubuh, loh. Apa saja? Cari tahu dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Tikus terkenal sebagai hewan yang jorok karena bisa menyebabkan penyakit. Berikut adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus yang perlu diwaspadai.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Pernahkah Anda tiba-tiba mengeluarkan air mani meski tak menerima rangsangan apapun? Berikut ini penjelasannya secara medis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Beberapa orang memilih bleaching untuk memutihkan gigi. Namun adakah efek bleaching gigi yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak tumbuh jenggot dan kumis

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat sariawan

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit