3 Cara Mudah Mengatasi Vagina yang Terasa Panas Seperti Terbakar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sensasi terbakar atau panas yang dirasakan pada vagina merupakan masalah umum yang sering terjadi di kalangan wanita. Penyebab vagina terasa panas pun beragam, seperti iritasi, infeksi menular seksual, dan berbagai masalah lainnya.  Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara untuk mengatasi masalah vagina yang terasa panas dan terbakar.

Tips mengatasi vagina yang terasa panas dan terbakar

Mengatasi vagina yang terasa panas dan terbakar sebaiknya disesuaikan dengan penyebabnya. Oleh karena itu, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Akan tetapi, mengingat sensasi tersebut tidak jarang hadir di tengah aktivitas, ada beberapa cara yang mungkin bisa Anda lakukan untuk meredakan rasa tersebut. 

1. Menggunakan kompres dingin

kompres es dingin
Sumber: Health Ambition

Salah satu cara untuk mengatasi sensasi panas yang dirasakan pada vagina Anda adalah mengompres area tersebut dengan kompres dingin

Vagina yang terasa panas dan sakit kemungkinan besar akan mereda dengan kompres dingin. Akan tetapi, usahakan untuk tidak menempelkannya pada kulit dalam waktu yang lama. 

Untuk melakukan kompres dingin, Anda bisa menggunakan es batu atau air dingin. Saat menggunakan es batu, jangan langsung menempelkannya ke kulit vagina.

Balut es batu terlebih dahulu dengan handuk bersih. Kemudian, baru tempelkan ke area yang terasa sakit. Namun jika Anda menggunakan air dingin, cukup rendam handuk bersih dan peras baru kemudian tempelkan ke vagina.

Anda bisa mengompres area vagina yang terasa panas dan terbakar 2 sampai 3 jam sekali. Namun, usahakan untuk tidak menempelkannya lebih dari 20 menit dalam sekali kompres.

2. Mengoleskan petroleum jelly

Manfaat Petroleum Jelly Vaseline

Sensasi panas yang dirasakan di vagina Anda biasanya dimulai dari keringnya daerah tersebut sehingga lebih rentan menimbulkan iritasi dan jamur. 

Untuk membuat vagina Anda lebih lembab dan mengatasi rasa panas tersebut, Anda bisa mengoleskan petroleum jelly. Ingat, penggunaannya dikhususkan untuk daerah luar vagina saja, bukan di bagian dalam.

Petroleum jelly merupakan minyak mineral yang dapat difungsikan sebagai pelembap karena menciptakan perlindungan dari bakteri yang bisa menyebabkan infeksi.

Bahkan, minyak mineral ini juga direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology untuk mengobati iritasi. 

Walaupun demikian, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum menggunakan petroleum jelly untuk mengatasi vagina yang terasa panas. 

3. Menjaga kebersihan daerah vagina

kebersihan vagina

Selain menggunakan petroleum jelly dan kompres dingin, Anda pun perlu menjaga kebersihan untuk mengatasi vagina yang terasa panas. 

Misalnya, menggunakan celana dalam berbahan katun yang tidak terlalu ketat. Selain itu, ada beberapa tips lain agar vagina Anda tetap bersih dan mengurangi sensasi terbakar, seperti:

  • Hindari penggunaan pembalut, tisu toilet, krim, dan sabun kewanitaan yang mengandung pewangi. 
  • Setelah BAB, bersihkan daerah anus dengan arah dari depan ke belakang. 
  • Membersihkan daerah luar vagina dengan air dan sabun tanpa pewangi maksimal satu kali sehari. 
  • Jika muncul rasa gatal, usahakan untuk tidak menggaruknya karena akan memperparah rasa panas tersebut. 
  • Menggunakan alat kontrasepsi, seperti kondom, untuk mengurangi risiko infeksi menular seksual ketika berhubungan seks. 

Kapan saya harus ke dokter?

cara memilih dokter internis terbaik

Biasanya, sensasi terbakar pada vagina akan hilang seiring dengan berjalannya waktu.

Akan tetapi, jika vagina Anda masih terasa panas dan semakin parah, sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan dokter. 

Hal ini bertujuan agar Anda mengetahui bagaimana mengatasi masalah ini sesuai dengan penyebabnya.

Setelah mengetahui cara mengatasi vagina yang terasa panas, sudah saatnya untuk lebih memperhatikan kebersihan daerah kewanitaan Anda untuk mencegah masalah ini timbul kembali.

Sumber Foto: Medical News Today

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Jenis Bentuk Vagina Dilihat dari Posisi Labia (Bibir Vagina)

Apakah Anda berpikir bentuk vagina Anda sama dengan wanita lainnya? Jika iya, anggapan Anda salah. Ternyata tiap orang memiliki bentuk yang berbeda-beda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 29 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

5 Kebiasaan Saat Seks yang Ternyata Membahayakan Vagina

Vagina adalah salah satu bagian tubuh yang paling sensitif. Sayangnya, banyak yang tak sadar dan malah melakukan hal-hal saat seks yang membahayakan vagina.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Bahayakah Jika Terdapat Jerawat di Daerah Kewanitaan Vagina?

Jerawat di wajah, punggung, dan dada adalah hal yang umum. Tapi jerawat juga bisa muncul di vagina. Apa sebabnya muncul jerawat di vagina?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Jerawat, Kesehatan Kulit 4 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Tidak Semua Perawatan Vagina Baik untuk Kesehatan, Ini 4 yang Bahaya

Siapa sangka ada beberapa perawatan vagina yang bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan organ intim wanita tersebut? Yuk, kenali apa saja!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Wanita 31 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fingering

Fingering, Permainan Jari Saat Bercinta yang Perlu Diperhatikan Tips dan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara mengatasi keputihan

Pilihan Cara Ampuh Mengatasi Keputihan, Lewat Perawatan Alami dan Obat Dokter

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
sipilis sifilis pada wanita

Tak Boleh Disepelekan, Para Wanita Perlu Mengenali Gejala Sifilis di Tiap Tahapan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
infeksi jamur vagina efek samping pil kb

Berbagai Efek Samping Pil KB yang Mungkin Terjadi, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit