6 Penyebab Orang Dewasa Ngompol Saat Tidur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang mengira kalau ngompol adalah sesuatu yang hanya terjadi pada anak-anak. Tapi siapa sangka mengompol juga bisa terjadi pada orang dewasa juga? Lantas kenapa, ya, orang dewasa bisa mengompol? Simak penyebab ngompol pada orang dewasa berikut ini.

Apa penyebab ngompol pada orang dewasa?

Mengompol normalnya memang dialami oleh bayi atau anak kecil yang belum bisa buang air kecil sendiri. Namun pada kenyataannya, ngompol bisa terjadi di semua usia, mulai dari bayi sampai lanjut usia. Hanya saja, banyak orang yang menganggap ngompol saat dewasa adalah hal tabu yang sangat memalukan.

Ngompol saat dewasa dalam istilah medis disebut noctural enuresis, dan sekitar 1 persen orang dewasa mengalami hal ini. Pada orang dengan kontrol kandung kemih normal, saraf di dinding kandung kemih mengirim pesan ke otak saat kandung kemih penuh. Lalu otak akan mengirimkan pesan kembali ke kandung kemih agar tidak mengosongkan urin sampai orang tersebut siap untuk buang air kecil. Tapi, orang dengan enuresis nokturnal memiliki masalah yang menyebabkan mereka buang air kecil tanpa sadar di malam hari.

Penyakit dan kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan orang dewasa ngompol

Mengompol bisa menandakan kalau Anda terlalu banyak minum sebelum tidur, tidak bisa mengendalikan hasrat pipis karena ketakutan, ataupun hal lainnya. Namun di sisi lain ngompol pada orang dewasa adalah sebuah sinyal jika Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu. Berikut penyebab ngompol pada orang dewasa.

1. Efek obat

Ada beberapa jenis obat yang ternyata penyebab ngompol pada orang dewasa, contohnya hipnotik. Hipnotik adalah jenis obat yang biasanya digunakan dokter untuk mengobati insomnia, obat penenang, dan prosedur operasi. Efek samping dari obat ini akan membuat orang tidur nyenyak, sehingga membuat seseorang tidak menyadari keinginan alami untuk buang air kecil. Hal inilah yang menyebabkan orang dewasa bisa ngompol saat tidur.

2. Kandung kemih yang terlalu aktif

Otot detrusor terletak di sepanjang dinding kandung kemih bagian dalam. Untuk mengosongkan kandung kemih, otot detrusor berkontraksi untuk memeras urin supaya keluar. Terkadang, otot detrusor berkontraksi secara spontan, akibatnya kandung kemih jadi terlalu aktif. Sebanyak 70-80 persen orang dewasa yang menderita enuresis nokturnal memiliki kandung kemih yang terlalu aktif.

3. Pembesaran prostat

Prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian bawah kandung kemih sebelum uretra pada sistem reproduksi pria. Pertumbuhan kelenjar ini dalam isitilah medisnya disebut benign prostatic hypertrophy, atau BPH. Menurut Badan Klasifikasi Informasi Ginjal dan Informasi Urologi AS, BPH bisa ini juga jadi penyebab ngompol pada orang dewasa. Pasalnya pembesaran kelenjar prostat akan berdampak pada pembesaran otot kandung kemih yang menyebabkan fungsi kandung kemih tidak stabil.

4. Infeksi kandung kemih

Cystitis, atau infeksi kandung kemih disebabkan oleh bakteri yang ada di dalam kandung kemih. Wanita lebih berisiko menderita infeksi kandung kemih dibandingkan pria. Pasalnya, letak uretra wanita berdekatan dengan vagina. Nah, salah satu gejala infeksi kandung kemih adalah mengompol.

5. Diabetes insipidus

Diabetes insipidus adalah kondisi yang menyebabkan seseorang sering buang air kecil dan mengalami rasa haus yang berlebihan. Hal ini terjadi karena penderita diabetes mengalami kerusakan saraf bagian kandung kemihnya sehingga daya kontrol terhadap keluarnya urin melemah. Diabetes insipidus bisa membuat tidur Anda terganggu karena terlalu sering buang air kecil, dan tidak dipungkiri hal ini juga yang bisa menyebabkan seseorang mengompol saat tidur.

6. Gangguan tidur

Pada umumnya, orang akan terbangun ketika ada desakan ingin buang air kecil saat tidur. Namun orang yang memiliki gangguan tidur seperti sleep apnea keinginan untuk buang air kecil ini malah masuk dalam mimpinya. Hal ini membuat seseorang secara tidak sadar buang air kecil saat tidur.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anak Sering Ngompol saat Tidur, Mungkin Ini Sebabnya

Anak ngompol saat tidur, ada faktor penyebab di balik kondisi ini. Hal ini disebabkan kebiasaannya menahan buang air kecil atau karena kondisi medis lain.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 26 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Anak Sering Kencing, Mungkinkah Tanda Kandung Kemih Overaktif?

Anak Anda sering kencing? Ada kemungkinan masalahnya yakni kandung kemih overaktif pada anak. Cari tahu gejala dan penyebab anak sering kencing di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Urologi, Kandung Kemih 1 Oktober 2019 . Waktu baca 6 menit

Sudah Remaja Tapi Masih Sering Ngompol, Kenapa, Ya?

Sudah bukan anak-anak lagi, tapi kasur anak remaja Anda masih saja basah karena sulit menahan buang air kecil? Cari tahu penyebab sering ngompol di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Remaja, Kesehatan Remaja, Parenting 18 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

Penyebab dan Berbagai Faktor Risiko Terjadinya Kanker Prostat

Anda bisa mencegah kanker prostat dengan mengenali penyebab dan berbagai faktor yang meningkatkan risiko penyakit ini. Apa saja penyebab kanker prostat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Prostat, Kanker 26 November 2017 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ngompol saat seks

Sering Merasa Kebelet Pipis Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Inkontinensia Urin

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit
sering buang air kecil

Berbagai Kondisi yang Jadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi inkontinensia urin menahan kencing

Berbagai Jenis Obat dan Pengobatan Inkontinensia Urin

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit