home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Penyebab Orang Dewasa Ngompol Saat Tidur

6 Penyebab Orang Dewasa Ngompol Saat Tidur

Banyak orang mengira kalau ngompol adalah sesuatu yang hanya terjadi pada anak-anak. Tapi siapa sangka mengompol juga bisa terjadi pada orang dewasa juga? Lantas kenapa, ya, orang dewasa bisa mengompol? Simak penyebab ngompol pada orang dewasa berikut ini.

Apa penyebab ngompol pada orang dewasa?

Mengompol normalnya memang dialami oleh bayi atau anak kecil yang belum bisa buang air kecil sendiri. Namun pada kenyataannya, ngompol bisa terjadi di semua usia, mulai dari bayi sampai lanjut usia. Hanya saja, banyak orang yang menganggap ngompol saat dewasa adalah hal tabu yang sangat memalukan.

Ngompol saat dewasa dalam istilah medis disebut noctural enuresis, dan sekitar 1 persen orang dewasa mengalami hal ini. Pada orang dengan kontrol kandung kemih normal, saraf di dinding kandung kemih mengirim pesan ke otak saat kandung kemih penuh. Lalu otak akan mengirimkan pesan kembali ke kandung kemih agar tidak mengosongkan urin sampai orang tersebut siap untuk buang air kecil. Tapi, orang dengan enuresis nokturnal memiliki masalah yang menyebabkan mereka buang air kecil tanpa sadar di malam hari.

Penyakit dan kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan orang dewasa ngompol

Mengompol bisa menandakan kalau Anda terlalu banyak minum sebelum tidur, tidak bisa mengendalikan hasrat pipis karena ketakutan, ataupun hal lainnya. Namun di sisi lain ngompol pada orang dewasa adalah sebuah sinyal jika Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu. Berikut penyebab ngompol pada orang dewasa.

1. Efek obat

Ada beberapa jenis obat yang ternyata penyebab ngompol pada orang dewasa, contohnya hipnotik. Hipnotik adalah jenis obat yang biasanya digunakan dokter untuk mengobati insomnia, obat penenang, dan prosedur operasi. Efek samping dari obat ini akan membuat orang tidur nyenyak, sehingga membuat seseorang tidak menyadari keinginan alami untuk buang air kecil. Hal inilah yang menyebabkan orang dewasa bisa ngompol saat tidur.

2. Kandung kemih yang terlalu aktif

Otot detrusor terletak di sepanjang dinding kandung kemih bagian dalam. Untuk mengosongkan kandung kemih, otot detrusor berkontraksi untuk memeras urin supaya keluar. Terkadang, otot detrusor berkontraksi secara spontan, akibatnya kandung kemih jadi terlalu aktif. Sebanyak 70-80 persen orang dewasa yang menderita enuresis nokturnal memiliki kandung kemih yang terlalu aktif.

3. Pembesaran prostat

Prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian bawah kandung kemih sebelum uretra pada sistem reproduksi pria. Pertumbuhan kelenjar ini dalam isitilah medisnya disebut benign prostatic hypertrophy, atau BPH. Menurut Badan Klasifikasi Informasi Ginjal dan Informasi Urologi AS, BPH bisa ini juga jadi penyebab ngompol pada orang dewasa. Pasalnya pembesaran kelenjar prostat akan berdampak pada pembesaran otot kandung kemih yang menyebabkan fungsi kandung kemih tidak stabil.

4. Infeksi kandung kemih

Cystitis, atau infeksi kandung kemih disebabkan oleh bakteri yang ada di dalam kandung kemih. Wanita lebih berisiko menderita infeksi kandung kemih dibandingkan pria. Pasalnya, letak uretra wanita berdekatan dengan vagina. Nah, salah satu gejala infeksi kandung kemih adalah mengompol.

5. Diabetes insipidus

Diabetes insipidus adalah kondisi yang menyebabkan seseorang sering buang air kecil dan mengalami rasa haus yang berlebihan. Hal ini terjadi karena penderita diabetes mengalami kerusakan saraf bagian kandung kemihnya sehingga daya kontrol terhadap keluarnya urin melemah. Diabetes insipidus bisa membuat tidur Anda terganggu karena terlalu sering buang air kecil, dan tidak dipungkiri hal ini juga yang bisa menyebabkan seseorang mengompol saat tidur.

6. Gangguan tidur

Pada umumnya, orang akan terbangun ketika ada desakan ingin buang air kecil saat tidur. Namun orang yang memiliki gangguan tidur seperti sleep apnea keinginan untuk buang air kecil ini malah masuk dalam mimpinya. Hal ini membuat seseorang secara tidak sadar buang air kecil saat tidur.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

http://www.livestrong.com/article/179189-what-are-the-causes-of-adult-bed-wetting/ diakses pada 28 April 2017

Adult Bedwetting – ttps://www.nafc.org/adult-bedwetting/ diakses pada 28 April 2017

Bed Wetting In Adults – http://www.webmd.com/urinary-incontinence-oab/bed-wetting-in-adults#1 diakses pada 28 April 2017

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 07/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x