home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Obat Perangsang "Viagra" untuk Wanita, Fakta dan Efek Sampingnya

Obat Perangsang "Viagra" untuk Wanita, Fakta dan Efek Sampingnya

Agar mampu meningkatkan gairah seksual dan performa seks, ada orang yang memilih jalan pintas dengan minum obat perangsang. Awalnya, obat perangsang seperti Viagra (sidenafil) lebih populer dikonsumsi oleh pria. Namun sekarang, sudah banyak produk obat perangsang wanita yang dijual di berbagai gerai online. Jenisnya pun beragam, beberapa dikenal dengan sebutan ramuan cinta (Aphrodisiacs), sex drops, atau spanish fly.

Lantas, benarkah produk obat perangsang untuk wanita ini efektif membangkitkan gairah sehingga seks lebih tahan lama?

Kegunaan utama obat perangsang untuk wanita

Obat penyubur kandungan

Sama halnya dengan pria, gairah seks (libido) pada wanita juga bisa menurun. Kondisi libido rendah sebenarnya merupakan hal yang normal dan bisa dialami siapa pun.

Banyak yang mengira minum obat kuat atau perangsang dapat mengatasi penurunan libido yang terjadi sesaat.

Bukan hanya itu, meningkatkan atau merangsang gairah wanita dengan cara minum obat kuat kerap ditempuh untuk mendapatkan kenikmatan seksual yang maksimal.

Padahal, obat-obatan yang dikenal sebagai obat perangsang sebenarnya lebih bermanfaat mengatasi masalah kesehatan seksual dibandingkan untuk kepuasan seks semata.

Sidenafil atau lebih dikenal dengan Viagra sebenarnya adalah obat medis untuk perawatan pada pria yang mengalami disfungsi ereksi.

Obat kuat pria ini bekerja dengan merangsang ereksi, bukan membangkitkan libido.

Sementara itu, obat perangsang untuk wanita yang telah teruji secara klinis lebih ditujukan untuk mengobati faktor penyebab gairah seks rendah atau hypoactive sexual desire disorder (HSDD).

Gairah seks rendah pada wanita ini bisa dipengaruhi oleh menopause, kehamilan, atau masalah psikologis.

Jenis obat perangsang untuk wanita

obat penyubur kandungan cepat hamil

Ada dua jenis obat yang bisa diberikan untuk mengatasi masalah penurunan libido pada wanita, yaitu filbanserin (Addyi) dan bremelanotide (Vyleesi).

Berikut berbagai macam obat perangsang perempuan:

1. Fibanserin (Addyi)

Obat kuat untuk wanita ini pada dasarnya dibuat sebagai antidepresan.

Menurut NCH Health Care System, fibaserin umumnya digunakan sebagai obat perangsang pada wanita yang kehilangan gairah seksual akibat menopause.

Obat perangsang wanita fibaserin tersedia dalam bentuk pil yang bisa diminum 1 dosis sebelum tidur.

Anda perlu minum obat ini setiap hari meskipun pada hari itu Anda tidak berencana melakukan hubungan seksual.

Pil perangsang ini setidaknya membutuhkan waktu 8 minggu untuk bisa meningkatkan libido rendah pada wanita.

Namun, beberapa orang bisa merasakan efektivitas obat ini dalam waktu yang lebih singkat.

Umumnya, dokter akan menghentikan pemberian pil perangsang wanita ini setelah terlihat perbaikan selama 8 minggu.

Efek samping yang mungkin muncul karena mengonsumsi obat perangsang ini, seperti:

  • Tekanan darah rendah
  • Pusing
  • Kelelahan

Gangguan tersebut bisa semakin parah apabila penggunaan obat perangsang ini dibarengi dengan konsumsi alkohol atau obat untuk infeksi jamur pada vagina.

2. Bremelanotide (Vyleesi)

Bremelanotide adalah jenis obat perangsang perempuan yang diberikan melalui suntikan.

Berbeda dengan fibaserin, obat kuat bremalanotide ini lebih umum diberikan pada wanita yang belum mengalami menopause (pramenopause).

Obat perangsang ini dapat bekerja paling ampuh jika disuntikan pada perut atau paha sekitar 45 menit sebelum melakukan hubungan seksual.

Setelah diberikan, efek bremelanotide bisa bertahan selama kurang lebih 24 jam. Hanya saja, penggunaan obat kuat untuk wanita ini perlu dibatasi.

Wanita disarankan untuk tidak menggunakan obat kuat ini sebagai cara merangsang libido rendah lebih dari 8 kali dalam 1 bulan.

Setelah menyuntikkan obat perangsang wanita ini, efek samping yang mungkin muncul seperti:

Untuk mendapatkan kedua jenis obat perangsang fibanserin dan bremelanotide, Anda harus berkonsultasi ke dokter dan melakukan konseling terlebih dulu.

Konseling bertujuan untuk mengetahui kondisi libido rendah yang Anda alami sekaligus kemungkinan penyebabnya.

Konseling bisa dipandu oleh seorang terapis seksual yang akan membantu memberikan solusi mengenai masalah kehidupan seksual Anda dan pasangan.

Selain minum obat perangsang, wanita dengan masalah gairah seksual mungkin dianjurkan untuk menjalani terapi hormon dan menerapkan gaya hidup sehat.

https://hellosehat.com/seks/tips-seks/makanan-agar-wanita-cepat-klimaks/

Hati-hati memilih obat perangsang nonmedis

obat perangsang untuk wanita

Anda harus berhati-hati ketika menggunakan obat perangsang untuk wanita yang ramai beredar di pasaran dan dijual dengan murah.

Sebagian besar produk dengan label obat perangsang wanita yang murah dan mudah didapat adalah obat non-medis.

Artinya, obat tersebut belum teruji keamanan ataupun kemanjurannya secara klinis.

Tidak semua produsen mencantumkan komposisi lengkap bahan yang digunakan sehingga berisiko menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Ada pula produk obat perangsang wanita yang tidak melalui pengujiam klinis apa pun.

Padahal, untuk bisa beredar di Indonesia, suplemen makanan dan obat-obatan herbal harus mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).

Belum lagi, tak sedikit dari produk obat perangsang wanita ini mungkin merupakan obat plasebo alias obat kosong tanpa khasiat nyata.

Produk tersebut hanya mengandung pati, gula, atau garam. Ini membuat penggunaan obat tersebut sebagai cara merangsang wanita tidak bisa dipertanggungjawabkan keamanannya.

Ingat, pil perangsang wanita yang teruji klinis seperti fibanserin, hanya bisa diperoleh dengan resep dokter dan tidak dijual bebas di gerai online.

https://hellosehat.com/pria/penis/obat-kuat-alami/

Efek samping obat kuat wanita nonmedis

Salah satu jenis obat nonmedis yang sering digunakan sebagai cara merangsang wanita adalah sex drops.

Obat ini umumnya berupa cairan yang dikemas seperti obat tetes mata atau botol mini berpipet.

Cairan obat perangsang wanita ini biasanya tidak berwarna, berbau, dan tidak memiliki rasa sama sekali.

Sex drops diklaim sebagai suplemen pembangkit libido wanita yang mampu menambah lubrikasi vagina maupun melancarkan aliran darah ke vagina guna meningkatkan sensitivitas.

Bahkan, sex drops juga disebut-sebut mampu melipatgandakan intensitas orgasme saat berhubungan intim.

Ada produk sex drops yang beredar di dunia maya mengandung bahan-bahan asing yang mungkin berbahaya, tetapi tidak dicantumkan pada label komposisi.

Kandungan sex drops bisa terdiri atas air, gula, melatonin, dan ekstrak canitis.

Beberapa bahan lain yang mungkin juga terkandung dalam sex drops adalah tumbuhan herbal seperti yohimbe, yakni sebuah alkaloid yang diperoleh dari kulit pohon di Afrika Barat.

Bahan aktif yang terkandung dalam yohimbine akan meningkatkan aliran darah hingga ke vagina.

Namun, kandungan ini ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan jantung, seperti menyebabkan penyakit jantung atau gangguan pembuluh darah.

Sementara bahan-bahan lain yang terkandung dalam obat kuat ini belum dapat dipastikan apakah memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan risikonya.

Tidak semua obat kuat untuk wanita yang dijual murah dipasaran terbukti aman dan efektif secara klinis.

Obat perangsang medis pun lebih bermanfaat digunakan untuk mengatasi disfungsi seksual pada wanita, bukan untuk meningkatkan gairah seksual.

Jika Anda mengalami penurunan libido, dibandingkan mencoba cara instan dari produk yang belum terbukti, lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter.

Penurunan libido yang berlangsung terlalu lama bisa mengindikasikan adanya masalah kesehatan seksual tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Lo Monte, G., Graziano, A., Piva, I., & Marci, R. (2014). Women taking the “blue pill” (sildenafil citrate): such a big deal?. Drug design, development and therapy, 8, 2251–2254. https://doi.org/10.2147/DDDT.S71227

Mayo Clinic. (2021). Low sex drive in women – Diagnosis and treatment. Retrieved 27 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sex-drive-in-women/diagnosis-treatment/drc-20374561

NCH Baker Hospital Downtown. (2021). Low sex drive in women. Retrieved 27 January 2021, from https://www.nchmd.org/education/mayo-health-library/details/CON-20033229

Mayo Clinic. (2021). Viagra for women: Does it exist? Retrieved 27 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/sexual-health/expert-answers/viagra-for-women/faq-20057960#:~:text=A%20prescription%20medication%20known%20as,who%20find%20the%20experience%20distressing.

UCI Health. (2021). Aphrodisiacs: Do they work? Retrieved 27 January 2021, from https://www.ucihealth.org/blog/2018/02/aphrodisiacs

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x