10 Kebiasaan Sepele yang Tanpa Sadar Merusak Kesehatan Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak yang tahu bahwa merokok dan mengonsumsi makanan berlemak dapat merusak kesehatan. Namun, ada beberapa kebiasaan lain yang tanpa Anda sadari juga dapat merusak kesehatan. Tak hanya tubuh tetapi juga kesehatan mental Anda. Ingin tahu apa saja kebiasaan itu? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Beragam kebiasaan buruk yang harus dihindari

1. Terlalu banyak menonton TV atau main laptop dan handphone 

Meski bisa dibilang sebagai kegiatan bersantai, terlalu sering menonton TV atau main laptop menyimpan begitu banyak pengaruh negatif bagi kesehatan tubuh. Kelamaan menonton televisi atau menggunakan gadget telah dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes, dan emboli paru.

Selain itu, terlalu lama menonton TV dan main gadget tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik dapat menurunkan kemampuan kognitif otak. Hal ini terbukti, seperti dilansir dari VeryWell.com bahwa sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan di JAMA Psychiatry, mengadakan tes kognitif bahwa orang yang rata-rata menonton TV lebih dari 3 jam per hari selama 25 tahun tampil buruk dalam tes tersebut dibandingkan dengan orang yang tidak banyak menonton TV.

2. Terlambat makan

Jangan pernah berpikir bahwa menunda waktu makan akan menurunkan berat badan Anda. Itu tidak dibenarkan. Menunda waktu makan, malah akan meningkatkan nafsu makan Anda di waktu setelahnya. Bisa jadi porsi Anda akan lebih banyak dari biasanya.

Menunda waktu makan akan melambatkan metabolisme tubuh sehingga tubuh akan terasa lemas. Selain itu, menunda makan akan menyebabkan asam lambung Anda naik. Buruknya, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes.

Sebaiknya, Anda luangkan waktu Anda sejenak untuk makan, supaya Anda tetap fokus dan semangat beraktivitas.

3. Makan di saat tidak lapar

Sekadar memakan camilan atau melampiaskan diri dari rasa stres dengan makan yang terlalu sering mungkin akan menimbulkan kelebihan kalori bagi tubuh Anda. Kemudian, berat badan tubuh Anda akan naik di atas normal dan akhirnya obesitas.

Obesitas dapat meningkatkan banyak risiko, tidak hanya diabetes, stroke, tetapi juga banyak penyakit lainnya. Penting untuk menjaga waktu makan dan pola makan Anda, agar berat badan tetap terjaga.

4. Terlalu lama membuka media sosial

Penelitian telah banyak menemukan bahwa banyak orang yang “terisolasi” akibat berkutat dengan media sosial. Isolasi sosial tersebut buruk bagi kesehatan mental dan fisik Anda. Anda hanya akan menghabiskan sebagian besar waktu dengan mengamati media sosial, tanpa melakukan aktivitas yang membuat badan Anda bergerak. Terlebih lagi, penelitian juga menunjukkan bahwa terlalu lama mengamati media sosial dapat menimbulkan rasa iri pada teman dan menurunkan mood sehingga meningkatkan risiko terjadinya depresi.

5. Terlalu lama duduk

Menghabiskan terlalu banyak duduk di kursi mungkin akan memperburuk kesehatan fisik Anda. Mengapa? Duduk dalam jangka waktu panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular. Sebab duduk tidak akan menyebabkan adanya aktivitas atau gerak yang bisa membakar kalori dalam jumlah banyak. Begitu pula dengan kesehatan psikologis.

Mengatasi hal tersebut, Anda bisa melakukan aktivitas yang kuat selama 1 jam atau setidaknya cobalah untuk menggerakkan badan Anda beberapa menit setiap setengah jamnya. Dengan begitu, tubuh dan pikiran Anda tetap akan baik.

6. Begadang

Terjaga pada malam hari kemudian tidur di esok paginya merupakan salah satu kebiasaan yang tidak baik dan bisa merusak kesehatan. Orang yang begadang cenderung tidak melakukan aktivitas fisik esok harinya dan juga mengganggu waktu makan. Jika Anda memiliki kebiasaaan begadang, maka ubahlah kebiasaan itu secara perlahan sampai tubuh Anda terbiasa dan Anda dapat beraktivitas normal.

7. Menahan marah

“Sabar ada batasnya”, pepatah itu ada benarnya. Ketika kita marah, lebih baik untuk melampiaskannya. Jika dipendam, bisa mengakibatkan stres dan jika meluapkannya secara memuncak dapat membahayakan kesehatan. Dilansir dari WebMD, Profesor Harvard Laura Kubzansky menyatakan bahwa mereka yang membangun emosi mereka dan mengalami ledakan kemarahan yang tiba-tiba jauh lebih rentan terhadap penyakit jantung.

8. Menganggap diri sendiri ‘bodoh’

Setiap kali Anda melakukan kesalahan atau kekurangan, biasanya Anda akan mengritik diri Anda ‘bodoh’. Kebiasaan ini memang tidak langsung merujuk pada kesehatan Anda. namun, menempatkan diri Anda pada posisi yang buruk, dapat merusak kesehatan mental Anda. Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Personality and Individual Differences menemukan bahwa kritik diri yang keras meningkatkan terjadinya gejala depresi.

9. Mengingat-ingat stres di masa lalu

Sebuah penelitian tahun 2017 yang diterbitkan dalam Behavior Research and Therapy menemukan bahwa merenungkan suatu tekanan, masalah, atau trauma di masa lalu dapat menyebabkan gejala depresi yang meningkat. Daripada melakukan hal tersebut, lebih baik Anda menikmati waktu Anda yang berharga dan membuat rencana masa depan yang lebih baik.

10. Meremehkan bahaya polusi udara

Saat Anda bepergian keluar, apalagi menggunakan motor terkadang Anda lupa mengenakan masker. Udara yang Anda hirup saat itu, mengandung berbagai macam bahan kimia dan zat yang tidak dikenal, terutama di lingkungan kerja tertentu dan kota-kota besar.

Sikap Anda yang tidak peduli ini bisa menyebabkan masalah serius bagi kesehatan paru-paru dan jantung Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bahayakah Tidur dengan Rambut Basah?

Sering tidur dengan kondisi rambut masih basah? Kebiasaan tersebut ternyata bisa menyebabkan masalah kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 27 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Sering Menonton Serial TV Selama Karantina? Ternyata Ada Manfaatnya

Menonton serial TV sejak dulu sering dikaitkan dengan dampak buruk, tapi kegiatan ini ternyata memiliki manfaat tersendiri selama masa karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 21 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Sulit Dihentikan, Ini 3 Tips Mengurangi Kebiasaan Menyentuh Wajah

Sadar atau tidak, menyentuh wajah ternyata menjadi kebiasaan sehari-hari yang sulit ditinggalkan. Padahal, efeknya cukup buruk bagi kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
COVID-19, Penyakit Infeksi 23 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati, 4 Kebiasaan Ini yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Tahukah Anda ada beberapa kebiasaan yang ternyata buruk bagi ibu hamil? Ingin tahu apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tidur larut malam rusak kualitas sperma

Awas! Kebiasaan Tidur Larut Malam Bisa Membuat Kualitas Sperma Menurun

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
siang tidur malam begadang

Malam Begadang, Bolehkah ‘Balas Dendam’ Bayar Utang Tidur di Siang Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit
minum kopi masih ngantuk

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit