5 Penyebab Pusar Terasa Sakit, yang Wajar Sampai Harus Periksa ke Dokter

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Keberadaan pusar sering dipandang sebelah mata. Padahal, kondisi pusar Anda bisa memberi tahu kondisi kesehatan Anda secara umum. Pusar yang terasa nyeri, misalnya, tidak boleh Anda abaikan. Pusar sakit bisa menjadi tanda penyakit tertentu, bahkan yang cukup serius. Berikut ini beberapa penyebab pusar sakit yang umum terjadi.

Berbagai penyebab pusar sakit yang paling umum

1. Gangguan pencernaan

Elana Maser, M.D., asisten profesor spesialis penyakit pencernaan dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, menyatakan bahwa pusar sakit bisa menandakan gangguan pencernaan yang diakibatkan makan makanan berlemak dan/atau terlalu pedas — terutama jika disertai keluhan perut kembung dan refluks asam lambung (sensasi panas, perih, tidak nyaman di perut yang menjalar hingga ke dada dan tenggorokan). Meski begitu, beberapa kasus perut sakit karena gangguan pencernaan tidak bisa diketahui pasti apa akar penyebabnya.

Masalah perut kembung dan perih setelah atau sebelum makan bisa ditangani dengan minum obat antasid yang dijual bebas di apotek atau toko obat. Untuk mencegah keluhan ini datang lagi, batasi frekuensi makan makanan berlemak dan makanan pedas Anda. Juga hindarilah berolahraga tepat setelah makan. Berikan jeda minimal satu jam untuk menghindari risiko masalah pencernaan setelah berolahraga.

2. Batu empedu

Batu empedu adalah hasil endapan kolesterol yang mengeras dan terbentuk di dalam kantong empedu. Batu empedu biasanya dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun ke atas, berat badan berlebih, dan sering makan makanan berlemak.

Gejala batu empedu yang paling umum adalah rasa sakit perut di sebelah kanan yang bisa menjalar hingga pusar. Kondisi ini bisa disembuhkan dengan operasi pengangkatan batu empedu.

3. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri H. pylori umumnya menyerang sistem pencernaan. Infeksi ini bisa menyebabkan luka yang sangat menyakitkan di dinding lambung dan usus halus. Infeksi bakteri H. pylori adalah penyakit yang cukup umum di negara-negara berkembang, seperti Indonesia.

Gejala utamanya adalah rasa sakit perut yang hebat dan bisa merambat hingga pusar. Jika dibiarkan, penyakit ini bisa meningkatkan risiko kanker perut. Biasanya dokter akan memberikan pengobatan dengan antibiotik untuk mengurangi rasa sakit dan gejala lainnya yang mungkin muncul.

4. Hernia umbilikal

Hernia umbilikal adalah kondisi pusar yang mencuat keluar yang diakibatkan oleh tonjolan usus (bukan pusar bodong, ya!). Kondisi ini disebut juga dengan hernia umbilikal strangulata.

Dikutip dari John Hopkins Medicine, hernia umbilikal terjadi pada 1 dari 5 bayi baru lahir dengan kemungkinan sembuh di usia lima tahun. Meskipun tidak selalu menimbulkan masalah, namun jaringan pusar yang menonjol ini bisa kekurangan pasokan darah. Jika suplai darah terputus, jaringan dapat mati dan berpotensi menyebabkan infeksi yang bisa mengancam jiwa.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki hernia umbilikal dan merasakan sakit di bagian pusar disertai kemerahan atau ungu di tonjolannya maka segera periksakan ke dokter. Terlebih jika Anda mengalami sembelit, demam, pembengkakan perut, dan muntah.

5. Radang usus buntu

Gejala usus buntu pada umumnya adalah sakit perut parah di bagian tengah yang menyebar hingga ke sisi kanan bawah perut. Rasa sakitnya juga dapat memburuk seiring waktu, seperti saat menarik napas dalam atau banyak bergerak. Gejala lainnya adalah mual, muntah, demam, dan tidak nafsu makan. Sekitar 1 dari seribu orang yang mengalami usus buntu melaporkan keluhan pusar sakit sebagai salah satu gejalanya.

Radang usus buntu tidak boleh dibiarkan. Jika usus buntu pecah, perdarahannya bisa menyebabkan infeksi parah yang mengancam nyawa.

Kapan harus pergi ke dokter?

Rasa nyeri dan sakit pada pusar memiliki lebih dari satu kemungkinan penyebab. Umumnya, rasa sakit ini bukanlah pertanda serius. Akan tetapi, dalam beberapa kasus bisa menjadi hal yang serius jika disertai gejala tertentu. Jika Anda mengalami gejala pusar sakit di bawah ini, tandanya Anda perlu segera memeriksakannya ke dokter. Adapun gejala tersebut meliputi:

  • Rasa sakit yang cukup parah dan memengaruhi serta menghambat aktivitas harian.
  • Rasa sakit yang menyebabkan Anda terbangun di malam hari.
  • Sakit perut hebat disertai dengan muntah yang hebat.
  • BAB terasa sakit, bahkan berdarah

Segera periksakan ke dokter jika Anda merasa pusar sakit disertai satu atau lebih gejala-gejala tersebut untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Infeksi Bakteri Helicobacter pylori

Infeksi Helicobacter pylori adalah penyakit pencernaan yang mengganggu lambung. Kenali penyebab dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 3 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

12 Keluhan yang Paling Sering Dialami Oleh Ibu Hamil

Dari mulai morning sickness hingga keputihan, simak masalah lainnya yang paling sering dialami oleh ibu hamil muda di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Jenis Susu yang Cocok untuk Penderita Maag dan Asam Lambung

Ada yang bilang susu menyembuhkan penyakit asam lambung. Simak jenis susu apa saja yang cocok untuk penderita asam lambung dan maag.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

3 Makanan yang Dapat Menjadi Penyebab Usus Buntu, Apa Saja?

Makanan bukan penyebab langsung usus buntu, tapi bisa meningkatkan risiko usus buntu. Apa saja makanan yang dapat menyebabkan usus buntu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jambu biji penyebab usus buntu

Benarkah Makan Jambu Biji Bisa Menjadi Penyebab Usus Buntu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit radang usus buntu akut

Radang Usus Buntu Akut

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
hidup tanpa pankreas

Bisakah Seseorang Hidup Tanpa Pankreas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat BAB berdarah

Pilihan Obat dan Perawatan BAB Berdarah Berdasarkan Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 7 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit