backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

7 Fakta Menarik tentang Pusar alias "Udel" Manusia

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 24/02/2023

7 Fakta Menarik tentang Pusar alias "Udel" Manusia

Pusar atau udel sering kali luput dari perhatian. Tidak jarang, pusar berbau tidak sedap karena tidak rutin dibersihkan. Padahal, bagian tubuh ini menyimpan berbagai fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui seperti di bawah ini.

Anatomi pusar manusia

cara membersihkan pusar

Sebelum mengetahui lebih lanjut soal fakta pusar, mari kenali terlebih dahulu anatominya. 

Pusar atau dalam istilah medis disebut umbilikus adalah bagian berlubang, menonjol, atau rata yang terletak pada bagian tengah perut.

Pada dasarnya, pusar merupakan bekas luka dari sisa-sisa tali pusat yang menghubungkan tubuh ibu dengan janin selama berada di dalam kandungan.

Janin tersambung dengan tubuh ibu melalui tali pusat dan plasenta. Dari sinilah ia mendapatkan oksigen dan makanan yang dibutuhkannya untuk tumbuh dan berkembang.

Setelah bayi lahir, dokter akan memotong tali pusat dan menyisakannya sedikit. Seiring waktu, sisa tali pusat ini akan mengering dan akhirnya lepas sehingga membentuk pusar.

Bentuk pusar setiap orang unik serta berbeda satu sama lain. Pada umumnya, tubuh manusia memiliki dua jenis pusar, yakni outie dan innie

Pusar outie adalah sebutan untuk pusar yang menonjol keluar alias pusar bodong. Sementara itu, pusar innie merupakan jenis pusar yang masuk ke dalam. 

Selain kedua tipe tersebut, ada pula orang-orang dengan pusar yang hanya terlihat sebagian atau bahkan rata alias tidak ada sama sekali.

Pusar terhubung ke mana?

Tali pusat yang bertugas menghubungkan janin dan ibu terdiri dari satu pembuluh darah vena besar dan dua pembuluh darah arteri kecil. Tali pusat ini tersambung dengan sistem peredaran darah, hati, dan kandung kemih untuk mengalirkan oksigen dan makanan ke janin. 

Ragam fakta untuk seputar pusar manusia

Berikut ini merupakan fakta-fakta menarik terkait pusar manusia yang mungkin belum Anda ketahui.

1. Rumah bagi kuman dan bakteri

pusar sakit saat hamil

Apakah Anda sering memainkan pusar? Mulai sekarang, Anda harus mengubah kebiasaan ini. 

Pasalnya, pusar merupakan bagian tubuh manusia yang paling kotor karena kulit mati, keringat, dan kotoran lainnya mudah terjebak di dalamnya.

Kondisi tersebut tentu sangat ideal untuk tempat tumbuhnya bakteri. Bahkan, para peneliti dari North Carolina State University, AS, menyebutkan bahwa pusat menjadi rumah bagi 67 spesies bakteri. 

2. Harus dibersihkan dengan hati-hati

Jika ingin membersihkan pusar, Anda harus hati-hati. Pusar tergolong bagian sensitif sehingga bila dibersihkan secara asal justru akan menyebabkan timbulnya luka dan iritasi.

Membersihkannya saat mandi merupakan cara yang paling mudah dan aman. Bersihkan dengan campuran air sabun, kemudian bilas dengan air dan keringkan.

Anda juga bisa menggunakan cotton bud yang diberi sedikit alkohol untuk menjangkau kotoran tersembunyi di dalam lubang pusar.

Akan tetapi, jangan memakai terlalu banyak alkohol karena bisa membuat daerah sekitar pusat jadi kering.

3. Bentuk pusar akan berubah ketika hamil

Selama kehamilan, perut ibu akan mengalami perubahan bentuk sehingga berpengaruh pada bentuk pusar. Kondisi ini terkadang bisa menyebabkan pusar terasa sakit saat hamil.

Pembesaran pada bagian perut menyebabkan bagian dalam pusar terdorong keluar. Hal inilah yang terkadang membuat pusar terlihat bodong selama kehamilan.

Karmen James, spesialis kandungan dari Cleveland Clinic, AS, menjelaskan bahwa pusar yang bodong saat hamil bisa kembali ke bentuknya semula setelah Anda melahirkan.

4. Zona sensitif seksual

Perut bagian bawah merupakan daerah yang sangat sensitif bagi pria atau wanita. Terlebih, pusar juga menjadi bagian tengah dan paling utama dari bagian tersebut.

Pada dasarnya, terdapat banyak ujung saraf yang terletak pada pusar. Hal inilah yang dapat membuat Anda lebih sensitif terhadap rangsangan.

Bahkan, stimulasi pusar diklaim beberapa orang bisa memicu sensasi “kesemutan” dan geli pada klitoris wanita maupun penis bagi pria.

5. Ada orang yang tidak memiliki pusar

penyebab pusar berair

Meski jarang ditemui, beberapa orang bisa saja lahir tanpa pusar. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti hernia umbilikalis dan gastroschisis.

Kedua kondisi ini terjadi saat ada bagian dari usus yang menonjol melalui pembukaan pusar atau umbilikus yang terletak pada dinding otot perut.

Operasi perlu dilakukan untuk menempatkan organ dalam kembali ke rongga perut serta memperbaiki lubang pada dinding perut.

6. Kebanyakan orang punya pusar innie

Satu lagi fakta pusar yang menarik yaitu kebanyakan orang di dunia memiliki pusar innie alias yang menjorok ke dalam. 

Diperkirakan hanya 10% orang yang memiliki bentuk pusar outie atau pusar bodong.

Jenis pusat ini disebabkan infeksi pada bekas tali pusat sehingga lebih banyak jaringan yang tumbuh di atasnya. Kondisi ini juga bisa terjadi akibat hernia umbilikalis.

7. Ada bentuk pusar yang dianggap seksi

Dalam beberapa kasus, sebagian orang mungkin memiliki preferensi khusus sehingga dapat menganggap bentuk pusar tertentu lebih seksi daripada yang lain.

Aki Sinkkonen, peneliti dari University of Helsinki, Finlandia, mengatakan bahwa kebanyakan orang menyukai pusar innie yang berbentuk T, oval, atau vertikal. 

Sementara itu, kebanyakan orang cenderung kurang menyukai pusar outie atau yang bodong.

Kesimpulan

  • Pusar atau udel adalah bekas luka dari sisa-sisa tali pusat yang membentuk bagian berlubang, menonjol, atau rata pada tengah perut.
  • Kebanyakan orang punya pusar berlubang (innie) atau pusar bodong (outie), tetapi ada juga yang punya bentuk pusar rata atau tidak punya pusar sama sekali.
  • Sangat penting untuk menjaga kebersihan pusar secara rutin karena bagian ini rentan menjadi sarang bagi kuman dan bakteri.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 24/02/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan