Asam Kojic Bisa Bantu Mencerahkan Kulit, Tapi Amankah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kulit putih dan cerah, dari mulai menggunakan krim wajah yang dijual di pasaran hingga konsultasi pada dokter ahli. Salah satu bahan pencerah wajah yang dipercaya cukup ampuh adalah asam kojic. Namun, apa benar bahan ini ampuh dan sudah terbukti aman bagi kulit? Cari tahu di sini, yuk. 

Apa itu asam kojic?

Asam kojic dikenal sebagai bahan yang ampuh untuk mencerahkan kulit. Senyawa ini terbuat dari beberapa jenis jamur. Acetobacter, Penicillium, dan Aspergillus merupakan jenis jamur yang biasanya menjadi bahan pembuatan asam kojic. Asam kojic ini merupakan produk sampingan saat makanan tertentu difermentasi, misalnya sake Jepang, kecap, dan anggur beras.

Seperti apa cara kerjanya?

Senyawa ini digunakan sebagai zat pencerah kulit karena pengaruhnya terhadap protein yang dikenal dengan nama tirosinase. Menurut Dr. Alaina J. James di University of Pennsylvania Medical Center, asam kojic bekerja dengan mencegah fungsi tirosinase spesifik yang disebut chatecolase. Enzim chatecolase ini berperan dalam membuat senyawa melanin.

Dengan demikian, dengan menghambat kemampuan protein tirosinase untuk membuat melanin, asam kojic mampu mencegah pigmentasi kulit yang dapat membantu mencerahkan warna kulit. Seperti yang diketahui, melanin merupakan pigmen warna yang memengaruhi rambut, kulit, dan warna mata.

Produk yang mengandung asam kojic

Asam kojic sudah banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik. Untuk bahan kosmetik yang digunakan sebagai pencerah kulit, konsentrasi yang diperbolehkan biasanya satu persen atau bahkan kurang. Senyawa ini biasanya digunakan untuk produk kosmetik seperti serum, krim, pembersih, dan sabun untuk wajah.

Beberapa produk seperti sabun dan pembersih biasanya disarankan untuk segera dicuci setelah pemakaian. Krim dan serum didesain sedemikian rupa untuk diserap dalam kulit walaupun asam kojic pada umumnya memiliki tingkat penyerapan yang relatif rendah di permukaan kulit.

Beberapa produk seperti masker wajah diracik untuk digunakan pada kesempatan tertentu. Sedangkan krim dan pembersih memang dibuat untuk digunakan setiap hari. Oleh karena itu, kandungannya dalam masing-masing kosmetik sudah disesuaikan dengan jenis pemakaiannya sehingga aman digunakan. Produk ini umumnya digunakan untuk wajah dan tangan. 

Di samping mencerahkan warna kulit, bahan ini juga diketahui memiliki manfaat baik lainnya bagi kulit. Simak penjelasannya di bawah ini.

Antipenuaan pada kulit

Asam ini diketahui dapat memperbaiki kerusakan kulit seperti kulit kusam dan keriput akibat sinar matahari dan radikal bebas. Selain itu, asam ini bekerja sekaligus untuk menyamarkan bintik-bintik penuaan atau bekas luka.

Antimikroba

Senyawa ini dapat membantu mengobati jerawat akibat infeksi dan perkembangbiakan bakteri jahat di kulit. Selain itu juga bisa meringankan bekas luka yang ditimbulkan oleh jerawat.

Antijamur

Senyawa ini bahkan ditambahkan ke beberapa produk antijamur untuk meningkatkan keefektifannya. Hal ini mungkin berguna dalam mengobati infeksi jamur pada kulit seperti infeksi jamur, kurap, atau kutu air. 

krim wajah hydroquinone adalah

Apakah asam kojic efektif untuk mencerahkan kulit? 

Biasanya, setiap produk kecantikan memiliki reaksi yang berbeda di tiap orang, termasuk asam kojic. Namun, secara umum diperlukan waktu 2-6 minggu untuk melihat efeknya di kulit Anda.

Jika Anda ingin menggunakan produk yang mengandung asam kojic untuk merawat kondisi kulit Anda yang bermasalah, ada baiknya untuk mengonsultasikan pada dokter terlebih dahulu. Dokter dapat memberi Anda informasi tentang dosis dan perawatan yang menyertainya agar efek yang dihasilkan lebih maksimal.

Ada baiknya, sebelum Anda mencoba produk yang mengandung asam kojic, terutama penggunaan pada wajah, oleskan dulu di tangan atau belakang telinga dan diamkan kurang lebih selama 15 menit. Jika terjadi efek yang tidak menyenangkan seperti gatal atau kemerahan, tandanya kulit Anda tidak cocok dengan produk tersebut.

Namun sebaliknya, Anda bisa melanjutkan pemakaian jika tidak menghasilkan reaksi negatif apapun. Hentikan pemakaian jika Anda mengalami kemerahan, ruam, iritasi, atau nyeri. Untuk menenangkan iritasi segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penangan terbaik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit