home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengenali Perbedaan Gejala Melasma dan Melanoma

Mengenali Perbedaan Gejala Melasma dan Melanoma

Melanoma dan melasma merupakan salah satu kondisi kulit yang bisa dialami banyak orang. Namun, apa yang Anda pahami mengenai kedua kondisi tersebut? Apa perbedaan antara melasma dengan melanoma? Simak penjelasannya di bawah ini.

Perbedaan antara melasma dan melanoma

Kulit merupakan salah satu aset utama yang dimiliki manusia. Sebagai bagian terluar tubuh, kulit dapat mengalami berbagai masalah seperti jerawat, ruam kulit, hingga kanker kulit atau melanoma.

Tidak banyak orang yang menyadari tanda dan gejala kanker kulit melanoma karena wujudnya yang mungkin menyerupai masalah kulit lain, seperti melasma. Kedua penyakit ini juga memiliki gejala yang cukup mirip. Simak perbedaan keduanya di bawah ini.

1. Gejala awal yang muncul

Melasma adalah suatu kondisi ketika sebagian area kulit menjadi lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Umumnya, kondisi ini tidak berbahaya.

Melasma biasa muncul di wajah, terutama pada dahi, pipi, dan bibir atas. Kondisi ini juga bisa ditemui di kedua sisi wajah dengan bentuk yang hampir identik.

Warna kulit bisa berkisar dari coklat sampai coklat tua. Penting untuk diketahui bahwa kulit yang menggelap akibat melasma tidak akan membengkak dan nyeri.

Berbeda dengan melasma dengan gejala awal berupa penggelapan area kulit, gejala awal melanoma biasanya muncul dalam bentuk tahi lalat.

Dalam kondisi normal, tahi lalat adalah tumor kulit jinak. Terkadang, tahi lalat bisa berubah menjadi tumor yang ganas. Tapi tak menutup kemungkinan tahi lalat yang baru muncul bersifat ganas sejak tahap awal.

Melanoma adalah kelainan kulit yang jarang terjadi tetapi bisa cukup berbahaya. Tahi lalat pada melanoma bisa dengan mudah menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Anda mungkin saja terkena melanoma jika tahi lalat yang tumbuh dicurigai sebagai gejala tumor ganas karena memiliki gejala seperti di bawah ini.

  • Bentuk tidak rata dan tidak sesuai dengan separuh bentuk sisanya.
  • Kulit koyak, bergerigi, samar atau berjarak-jarak. Pigmentasi dapat menjalar ke kulit di sekitarnya.
  • Warna kulit unik dan tidak rata. Area kulit yang terdampak tampak seperti campuran hitam, coklat, atau sawo matang, dan bahkan mungkin putih, abu-abu, merah muda, merah atau biru.
  • Perubahan ukuran pada tahi lalat. Biasanya, tahi lalat menonjol dan menjadi lebih dalam dengan diameter 15 mm.
  • Perubahan tekstur, bisa dimulai dengan perubahan kecil pada kulit dan menjadi tumor dalam stadium lanjut.
  • Perdarahan, kulit bisa mulai terasa gatal atau berdarah dalam kondisi lebih lanjut.

2. Tingkat keparahannya

Perbedaan lain yang bisa ditemukan antara melasma dan melanoma adalah tingkat keparahannya.

Melasma adalah kondisi kulit yang sangat umum. Kelainan kulit ini tidaklah berbahaya, namun dapat berdampak pada kepercayaan diri penderitanya.

Selain itu, biasanya melasma tidak menimbulkan rasa gatal ataupun sakit. Kondisi ini bisa bertahan selama berbulan-bulan hingga menahun, namun ada kemungkinan hilang dengan sendirinya. Hal ini tergantung pada gaya hidup dan kondisi kesehatan pasien.

Sementara itu, melanoma adalah kanker kulit. Melanoma memengaruhi sel-sel kulit yang disebut melanosit. Sel-sel ini bertanggung jawab untuk warna kulit dan juga memberikan bercak-bercak hitam.

Pada melanoma, sel-sel tersebut mengalami mutasi yang menyebabkan kanker. Sel kanker dapat berkembang biak dan menyebar ke bagian tubuh lain sehingga jauh lebih mematikan dibandingkan dengan melasma.

Karena tingkat keparahannya yang berbeda, melanoma dan melasma juga memiliki perbedaan pada cara pengobatannya. Menurut laman Cleveland Clinic, melasma biasanya ditangani dengan obat topikal atau oles. Obat tersebut membantu kulit berhenti memproduksi melanin, pigmen yang memberi warna gelap pada kulit.

Sementara itu, pengobatan kanker kulit melanoma biasanya tergantung pada stadium kanker dan kondisi kesehatan pasien. Namun, jenis pengobatan yang paling umum adalah operasi, kemoterapi, atau radioterapi.

3. Faktor risikonya

Ada pula sedikit perbedaan pada faktor risiko melasma dan melanoma. Meski demikian, keduanya sama-sama berisiko muncul akibat paparan sinar matahari berlebihan, terutama jika Anda jarang menggunakan tabir surya atau sunscreen.

Melasma adalah kondisi kulit yang sering kali dikaitkan dengan perubahan hormon. Itulah mengapa perubahan warna kulit sering terjadi selama kehamilan, saat menggunakan terapi pengganti hormon (HRT), atau pil KB.

Perubahan warna kulit selama kehamilan adalah hal yang relatif umum. Terkadang, ini disebut “masker kehamilan” atau chloasma. Kondisi kulit ini biasanya bertahan sampai kehamilan berakhir atau beberapa bulan setelah kelahiran.

Sementara itu, melanoma diyakini merupakan penyakit yang berkaitan dengan faktor keturunan. Jika Anda memiliki anggota keluarga dengan melanoma, peluang Anda untuk terkena kanker kulit ini lebih besar.

Dari pemaparan di atas, Anda jadi lebih mengetahui perbedaan antara melasma dan melanoma. Melanoma sudah jelas jauh lebih berbahaya daripada melasma. Maka itu, jika Anda mengalami tanda-tanda risiko yang berkaitan dengan melanoma, mulailah berkonsultasi dengan dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Melasma – Cleveland Clinic. (2020). Retrieved November 12, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21454-melasma 

Melanoma – Cleveland Clinic. (2021). Retrieved November 12, 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14391-melanoma 

What Is Melanoma Skin Cancer? – American Cancer Society. (2019). Retrieved November 12, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/melanoma-skin-cancer/about/what-is-melanoma.html 

Melasma: Diagnosis and treatment – American Academy of Dermatology Association. (n.d.). Retrieved November 12, 2021, from https://www.aad.org/public/diseases/a-z/melasma-treatment 

Melanoma – Mayo Clinic. (2020). Retrieved November 12, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/melanoma/symptoms-causes/syc-20374884 

Melanoma Treatment (PDQ®)–Patient Version – National Cancer Institute. (2021). Retrieved November 12, 2021, from https://www.cancer.gov/types/skin/patient/melanoma-treatment-pdq 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui seminggu yang lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.