Kenali Perbedaan Flu dan Batuk Pilek BiasaIni adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Flu dan batuk pilek biasa memiliki gejala yang sama. Kadang orang pun terkecoh saat membeli obat untuk menyembuhkan kondisinya. Padahal obat-obatan yang dijual di apotek pun memiliki formula khusus untuk menyembuhkan masing-masing penyakit.

Bila Anda kesulitan membedakan antara flu dan batuk pilek biasa, simak ulasannya berikut.

Membedakan batuk pilek biasa dan flu

Pernahkah Anda bangun tidur di pagi hari dan mengalami batuk disertai bersin? Semua otot terasa pegal dan rasanya tidak enak badan.

Sulit untuk menentukan apakah gejala yang Anda alami flu atau batuk pilek biasa. Keduanya memiliki tanda yang serupa tapi tak sama.

Supaya tak lagi menebak-nebak, ketahui perbedaan flu dan batuk pilek biasa di bawah ini.

1. Penyebab batuk pilek biasa dan flu

Batuk pilek biasanya disebabkan oleh infeksi dari Rhinoviruses yang menyerang saluran pernapasan. Namun, lebih dari 200 penyakit virus yang bisa menyebabkan batuk dan pilek biasa.

Batuk dan pilek sangat menular, bisa ditularkan dari satu orang ke orang lainnya.

Hampir sama dengan batuk dan pilek, flu juga disebabkan oleh virus influenza. Biasanya, flu menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan batuk dan pilek biasa.

Flu juga memiliki cara penularan yang sama dari orang ke orang.

2. Gejala batuk pilek biasa dan flu

Batuk dan pilek biasanya diawali dengan sakit tenggorokan. Gejala berlangsung selama satu atau dua hari. Kemudian gejala yang timbul pada saluran pernapasan antara lain hidung meler dan tersumbat, disertai batuk-batuk pada hari kelima.

Batuk dan pilek juga ditandai dengan pengeluaran cairan hidung (ingus) dalam beberapa hari. Terkadang warnanya timbul lebih gelap dan tebal. Tapi ingus yang gelap tak selalu menunjukkan adanya infeksi bakteri.

Lain dari itu, flu biasanya ditandai dengan sakit tenggorokan, demam, sakit kepala, pegal otot, hidung tersumbat dan batuk-batuk.

Demam atau sakit kepala biasanya terjadi pada orang yang sedang sakit flu. Sementara pada batuk dan pilek, demam atau sakit kepala sangat jarang timbul.

3. Waktu pemulihan gejala

Gejala flu dan batuk pilek berlangsung dengan rentang waktu yang berbeda. Pada batuk dan pilek, gejala berlangsung selama seminggu. Pada tiga hari pertama, gejala dapat mudah ditularkan ke orang lain.

Maka itu, ada baiknya orang dengan sakit batuk pilek, perlu beristirahat total di rumah. Gejala yang tidak mereda lebih dari seminggu, ada kemungkinan batuk dan pilek meningkatkan risiko penyakit saluran napas lain.

Sementara itu, gejala flu membaik dalam 2-5 hari. Tapi tak jarang gejala mereda dalam waktu lebih dari seminggu.

Jika tidak ditangani segera, flu dapat meningkatkan risiko penyakit lain, seperti pneumonia. Risiko tersebut paling memungkinkan terjadi pada anak, orang tua, atau orang dengan penyakit paru-paru atau gangguan jantung.

Meredakan gejala sakit batuk pilek biasa dan flu

flu batuk pilek

Setelah mengetahui perbedaan antara batuk pilek biasa dan flu, Anda bisa menentukan obat-obatan mana yang perlu dikonsumsi.

Agar hari-hari Anda bisa terbebas dari serangan batuk pilek biasa, segera obati. Anda bisa minum obat sirup yang khusus meredakan gejala batuk pilek.

Jangan lupa untuk beristirahat cukup dan menjaga tubuh tetap hidrasi dengan banyak minum air. Ya, minum air juga membantu meredakan gejala seperti sakit tenggorokan, batuk, maupun hidung tersumbat.

Hal ini juga berlaku ketika Anda sakit flu. Pilih pengobatan yang cocok dan tetaplah beristirahat, sehingga Anda bisa pulih secara total.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 4, 2019 | Terakhir Diedit: Desember 9, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca