home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Sederet Penyebab Flu yang Tak Boleh Anda Sepelekan

Sederet Penyebab Flu yang Tak Boleh Anda Sepelekan

Setiap orang pasti pernah terkena flu paling tidak sekali dalam hidupnya. Infeksi virus influenza memang dapat menyerang siapa saja di segala usia, baik anak-anak maupun orang dewasa. Mengetahui berbagai penyebab flu merupakan salah satu langkah efektif supaya Anda bisa menghindari penyakit ini.

Virus influenza, penyebab utama penyakit flu

Flu atau influenza adalah infeksi pernapasan menular yang disebabkan oleh virus. Virus yang menjadi penyebab flu adalah virus influenza. Terdapat beberapa jenis virus penyebab influenza, yaitu influenza tipe A, B, dan C.

Dari ketiga virus tersebut, tipe A dan B biasanya menyebabkan flu yang bersifat musiman, sementara influenza tipe C biasanya menjadi penyebab gangguan pernapasan yang lebih ringan.

Anda bisa terinfeksi virus influenza jika menghirup percikan air liur (droplet) yang keluar dari mulut orang sakit flu saat mereka bersin dan batuk tidak menutup mulut. Virus influenza penyebab flu juga dapat menular lewat berbicara dengan orang yang sakit flu apabila jarak tubuh sangat berdekatan.

Selain melalui kontak udara, cara penularan influenza dapat terjadi ketika Anda menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang benda-benda yang terkontaminasi virus.

Infeksi ini memengaruhi hidung, tenggorokan, dan paru-paru (sistem pernapasan). Jika tidak ditangani dengan tepat, jenis-jenis flu tersebut bisa berubah menjadi infeksi serius yang membahayakan pengidapnya. Dalam kasus yang jarang terjadi, kemungkinan dapat terjadi komplikasi flu yang berisiko menyebabkan kematian.

Biasanya, gejala flu akan muncul kurang lebih 24-48 jam setelah Anda terpapar virus ini. Badan pegal, nyeri otot di sekujur tubuh, demam, hidung tersumbat, dan pilek merupakan sejumlah gejala flu yang paling khas.

Apa saja faktor risiko penyebab flu?

Anda bisa saja terkena penyakit influenza tanpa penyebab yang jelas. Mungkin Anda tidak merasa ada orang yang sakit di sekitar, tapi tiba-tiba jadi sakit flu.

Meski Anda sendiri tidak tahu dari mana asal-usulnya, ada banyak faktor risiko penyebab flu yang mungkin tidak Anda sadari. Beberapa penyebab yang meningkatkan risiko Anda kena virus influenza bisa dari faktor lingkungan atau kebiasaan Anda sehari-hari.

Berikut berbagai faktor risiko penyebab tubuh lebih rentan terserang virus influenza:

1. Perubahan cuaca

mencegah sakit setelah hujan

Kebanyakan orang mungkin lebih mudah terserang flu ketika musim hujan ketimbang musim panas. Hal ini karena virus penyebab flu mudah berkembang dalam suhu dingin dan udara yang kering.

Ilmuwan menduga virus influenza lebih mudah menyebar saat cuaca dingin karena orang-orang lebih suka berkumpul di dalam ruangan dengan jendela tertutup. Ini memperbesar risiko Anda menghirup udara yang sama dengan orang lain, yang mungkin saja mengandung virus influenza.

3. Kurang tidur

penyebab tidur ngiler

Tidur adalah kebutuhan mendasar setiap manusia agar tubuh selalu bugar. Sayang, banyak yang tidak tahu kebiasaan begadang atau tidur larut malam bisa menjadi penyebab kita gampang kena flu.

Kebiasaan buruk satu ini, lama-lama akan berdampak pada kesehatan secara menyeluruh, terutama sistem kekebalan tubuh.

Saat tidur, tubuh normalnya akan memproduksi hormon sitokin untuk melawan peradangan dan penyakit dalam tubuh. Namun, jika Anda kurang tidur, tubuh tidak akan melepaskan sitokin sebagaimana mestinya.

Akibatnya, kemampuan sistem imun untuk melawan kuman akan melemah, sehingga Anda lebih rentan terinfeksi virus influenza. Hal tersebut dapat bertambah buruk jika pada saat itu cuaca sedang buruk dan Anda juga stres.

Kebutuhan tidur orang dewasa rata-rata berada di angka 7-8 jam setiap malamnya. Jadi, pastikan Anda cukup tidur supaya tidak gampang sakit, ya!

4. Kurang minum

sudah cukup minum air putih belom virus influenza penyebab flu

Sebagian besar tubuh Anda tersusun dari air. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa kurang minum bisa jadi salah satu faktor risiko penyebab tertular virus influenza.

Ketika tubuh kurang cairan atau dehidrasi, fungsi dan kerja organ tubuh akan terganggu. Akibatnya, Anda mungkin akan lebih rentan untuk mengalami sejumlah masalah kesehatan.

Di samping itu, asupan cairan yang cukup juga membantu menjaga mulut, hidung, dan tenggorokan Anda tetap lembap. Jika mulut, hidung, dan tenggorokan kering, Anda lebih mudah untuk terserang penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, seperti flu.

Untuk mencegah penyakit flu, pastikan Anda minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Namun sejatinya, kebutuhan air setiap orang berbeda-beda. Anda sendirilah yang tahu seberapa banyak air yang dibutuhkan. Intinya, minumlah setiap kali Anda merasa haus (atau bahkan sebelumnya) sehingga kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.

5. Kekurangan vitamin D

sinar matahari pagi menurunkan berat badan

Kekurangan vitamin D ternyata juga bisa jadi salah satu faktor risiko penyebab flu. Selama ini kebanyakan orang mengira bahwa vitamin D bermanfaat untuk kesehatan tulang dan otot. Faktanya, vitamin D juga berperan untuk mencegah infeksi pernapasan akut.

Hal ini berdasarkan dari riset tinjauan yang dilakukan oleh para peneliti dari Queen Mary University of London. Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa asupan vitamin D yang cukup dapat membantu mencegah infeksi virus penyebab influenza, bronkitis, dan pneumonia.

Di samping itu, penelitian lain juga melaporkan bahwa kekurangan vitamin D berhubungan dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Seperti yang kita tahu, ketika sistem imun lemah, tubuh akan lebih rentan terkena berbagai penyakit, termasuk flu.

Untungnya, vitamin D termasuk salah satu vitamin yang sangat mudah didapatkan. Dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit, Anda sudah mendapatkan sebagian asupan vitamin D.

Selain dari matahari, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Beberapa di antaranya seperti ikan, kuning telur, susu, hati sapi, dan jamur.

6. Tangan tidak bersih

cuci tangan virus influenza penyebab flu

Sehari-hari, tangan Anda akan bersentuhan dengan benda-benda yang mungkin saja sudah “dijajah” oleh banyak kuman penyakit. Gagang pintu, telepon, keyboard komputer, dan benda lain tanpa Anda sadari bisa saja sudah terkontaminasi virus.

Kebiasaan memegang muka, seperti pipi, hidung, mulut atau mata tanpa sadar bisa berisiko memindahkan virus influenza dari tangan yang kotor ke dalam tubuh. Akibatnya, Anda kena influenza.

Itu sebabnya, rajin-rajinlah mencuci tangan dan kebersihan diri Anda. Tangan yang kotor membuat kuman cepat menyebar dan memicu berbagai penyakit. Namun, pastikan Anda cuci tangan dengan cara yang benar, ya.

Mengutip dari laman CDC, cuci tangan harus setidaknya selama 20 detik dan dilakukan ketika:

  • Sebelum dan setelah menjenguk atau berinteraksi dengan orang yang sakit
  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan
  • Sebelum makan
  • Sebelum dan setelah mengobati luka terbuka
  • Setelah menyentuh tong sampah
  • Setelah bersin, batuk, atau mengeluarkan ingus
  • Setelah selesai menggunakan kamar mandi
  • Seletah mengganti popok bayi

Ingat, Anda dapat menjaga kesehatan sehingga terhindar dari paparan virus penyebab flu dengan menjalani hidup yang lebih sehat. Baik itu lewat asupan makanan yang tepat dan cara menjaga kebersihan pribadi yang menyeluruh.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What is Influenza – https://www.cdc.gov/flu/about/keyfacts.htm diakses pada 17 May 2019

Influenza https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/flu/symptoms-causes/syc-20351719 diakses pada 17 May 2019

Flu Symptoms, Causes, and Risk Factors – https://www.lung.org/lung-health-and-diseases/lung-disease-lookup/influenza/symptoms-causes-and-risk.html diakses pada 17 May 2019

What Causes Cold and Flu? – https://www.healthdirect.gov.au/what-causes-colds-and-flu diakses pada 17 May 2019

All About the Flu and How to Prevent It https://www.nia.nih.gov/health/all-about-flu-and-how-prevent-it diakses pada 17 May 2019

What Causes Flu – https://www.webmd.com/cold-and-flu/what-causes-flu-viruses#1 diakses pada 17 May 2019

Why Am I Always Sick? – https://www.healthline.com/health/cold-flu/always-sick diakses pada 17 May 2019

https://www.medicalnewstoday.com/articles/323431.php

The Reason for the Season: why flu strikes in winter


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 28/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x