Menstruasi merupakan “tamu bulanan” yang biasa datang menghampiri kaum wanita. Saat menstruasi datang, tubuh wanita akan mengalami beberapa perubahan, baik fisik, psikologisnya yang tidak jarang bisa mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan risiko infeksi kuman yang meningkat Namun sayangnya, tanpa disadari banyak kebiasaan salah yang sering dilakukan wanita saat menstruasi terutama dalam menjaga kebersihan area kewanitaan Apa saja?

Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan saat menstruasi

1. Jarang ganti pembalut

Ini merupakan kesalahan yang paling sering dilakukan wanita. Asumsinya, jika belum “penuh” maka tidak akan mengganti pembalut. Hal ini membuat banyak wanita menggunakan pembalut seharian penuh saat beraktivitas. Padahal, hal ini adalah kebiasaan yang salah besar. Terlalu lama memakai pembalut sama saja membiarkan bakteri tumbuh dan berkembang lebih banyak di area organ intim.

Tidak hanya itu, jarang ganti pembalut juga akan menimbulkan bau pada daerah kewanitaan Anda. Selama menstruasi, paling tidak Anda mengganti pembalut setiap 2 – 3 jam sekali.

2. Salah membersihkan vagina

Selain jarang ganti pembalut, kesalahan paling sering dilakukan lainnya saat menstruasi adalah ketika membersihkan vagina. Menjaga kebersihan vagian selama menstruasi memang penting, namun jangan sembarangan dalam membersihkan vagina.

Anda harus membersihkan vagina dari arah depan ke belakang, yaitu dari vagina ke anus. Jika Anda membersihkan dengan cara sebaliknya, akan memungkinkan bakteri dari anus berpindah ke dalam vagina dan uretra yang bisa menyebabkan infeksi.

3. Menggunakan pembersih yang mengandung wewangian

Hindari produk beraroma untuk membersihkan daerah vagina. Hal ini dikarenakan vagina sudah memiliki aroma yang khas sehingga tak perlu diberi pewangi.

Pada dasarnya, vagina cukup dibersihkan dengan air saat mandi. Bila ingin menggunakan sabun, gunakan sabun khusus kewanitaan yang tidak memengaruhi keseimbangan bakteri dan pH area kewanitaan Anda.

Hindari juga menggunakan sabun dengan wewangian karena sabun jenis ini dapat menimbulkan reaksi alergi dan iritasi. Pada saat menstruasi Anda disarankan menggunakan pembersih khusus kewanitaan yang pas digunakan pada saat menstruasi seperti antiseptik yang mengandung povidone – iodine.

4. Berhubungan seks saat menstruasi, tanpa kondom

Seks saat menstruasi memang diperbolehkan. Namun, penting untuk tetap melalukan seks aman saat Anda sedang menstruasi karena Anda masih bisa mendapatkan atau menularkan penyakit kelamin selama masa ini.

Virus penyakit mungkin ada dalam darah menstruasi. Itu sebabnya, penggunaan kondom saat menstruasi selain berfungsi untuk mencegah kehamilan, juga untuk mengurangi penyakit menular seksual atau bahkan penyakit radang panggul akibat perkembangan bakteri di area vagina saat menstruasi.

Selain itu, Anda juga mungkin lebih rentan terhadap beberapa infeksi saat menstruasi. Pasalnya selama menstruasi, leher rahim wanita akan lebih terbuka, yang membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi serviks dan uterus bagian atas.

5. Menuruti emosi yang naik turun

Selama menstruasi, Anda akan mengalami penurunan hormon estrogen dan progesteron. Penurunan hormon ini yang akan menyebabkan emosi Anda tidak stabil. Hal ini dikarenakan hormon estrogen bisa mempengaruhi suasana hati Anda. Jadi jangan heran, jika Anda tiba-tiba jadi bahagia, lalu mendadak kesal, dan marah dalam satu waktu.

Namun, banyak orang justru menuruti perubahan emosi saat PMS ataupun menstruasi berlangsung. Hal inilah yang justru membuat perasaan Anda makin tidak karuan. Sebagai gantinya, cobalah untuk melakukan relaksasi. Misalnya, meditasi, menarik napas dalam, dan yoga.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca