Kenapa Saya Sering Sembelit Kalau Sedang Stres?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Saat konstipasi alias sembelit terjadi, banyak orang yang merasa uring-uringan dan tidak nyaman tentunya. Ya, biasanya, penyebab sembelit berasal dari pola makan yang salah, kurang istirahat, kurang minum, atau karena faktor kehamilan. Namun terkadang, Anda mungkin masih saja mengalami sembelit, padahal sudah cukup istirahat dan tidak makan yang aneh-aneh. Bisa jadi, ini karena Anda sedang stres. Memangnya, kenapa stres bisa bikin sembelit? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Kenapa stres bikin sembelit?

beda stres akut dan ptsd

Sembelit adalah kondisi ketika pergerakan usus cenderung melambat sehingga membuat Anda sulit buang air besar dalam waktu yang lama. Menurut WebMD, seseorang dikatakan mengalami sembelit jika frekuensi buang air besar kurang dari 3 kali seminggu. Meskipun memang, kondisinya bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Sembelit bikin stres umumnya karena kurang konsumsi makanan berserat, kurang minum, atau kondisi kehamilan. Namun, kalau Anda sudah menjaga pola makan dan cukup istirahat tapi masih saja sembelit, bisa jadi Anda sedang stres.

Coba ingat-ingat lagi, apakah akhir-akhir ini Anda sedang dirundung masalah yang membebani pikiran? Entah itu karena dikejar deadline, menghadapi ujian, atau mungkin habis bertengkar dengan pasangan? Nah, kalau ya, maka bisa jadi inilah penyebab sembelit yang Anda alami.

Sebagian besar sistem organ tubuh Anda terhubung langsung dengan otak, termasuk juga sistem pencernaan. Ini artinya, ketika otak sedang stres atau tertekan, maka efeknya bisa menjalar ke sistem pencernaan. Mulai dari sakit perut hingga sembelit.

Stres dan cemas berlebihan akan merangsang produksi hormon serotonin dalam tubuh. Dalam jumlah yang normal, hormon serotonin ini sebetulnya berfungsi untuk meningkatkan kontraksi otot-otot usus halus pada sistem pencernaan. Dengan begitu, makanan yang ada di usus halus akan cepat bergerak dan berpindah ke usus besar.

Namun apabila hormon serotonin diproduksi secara berlebihan, hal ini justru dapat memicu kejang perut. Jika kejang perut terjadi di seluruh bagian usus besar, maka proses pencernaan terjadi lebih cepat dan menimbulkan diare. Sementara jika kejang perut terjadi pada salah satu bagian usus besar, proses pencernaan makanan akan terhenti dan memicu sembelit.

Terlebih, stres membuat Anda jadi sulit mengendalikan nafsu makan. Mungkin Anda terbiasa makan makanan sehat, tapi ketika sedang stres, Anda beralih untuk makan apa saja yang bisa meningkatkan mood. Entah itu es krim, gorengan, burger, dan sebagainya.

Meski dapat memperbaiki suasana hati yang kacau, jenis makanan tersebut justru bisa menyebabkan sembelit dan memperparah gejalanya.

Stres juga bisa memicu masalah pencernaan lainnya

sakit perut saat malam hari

Meski seringnya menyebabkan sembelit, stres yang terus-terusan dibiarkan ternyata bisa berakibat fatal. Bukan cuma sekadar menyebabkan susah buang air besar, stres berkepanjangan juga bisa memicu masalah pencernaan lainnya. Di antaranya:

1. Gangguan usus (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah penyakit pencernaan umum yang memengaruhi kerja usus besar. Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri perut dan perubahan kebiasaan buang air besar, yang semula lancar menjadi lebih jarang alias sembelit atau sebaliknya malah jadi diare.

Sampai saat ini, penyebab IBS masih belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi, para ahli menduga stres jadi salah satu pemicunya. Hal ini telah diungkapkan melalui sebuah penelitian dalam World Journal of Gastroenterology tahun 2014 silam.

Dalam penelitian tersebut, stres diketahui dapat memperparah gejala IBS dengan meningkatkan atau menghambat sistem saraf otonom. Sistem saraf otonom ini bertanggung jawab terhadap insting “kabur atau lawan” pada saat menghadapi ancaman. Akibatnya, reaksi tubuh jadi berlebihan dan memicu gejala IBS.

2. Radang usus (IBD)

Inflammatory bowel disease (IBD) atau penyakit radang usus adalah kondisi saat usus besar mengalami peradangan kronis. Tak jauh berbeda dengan IBS, gejala radang usus meliputi sakit perut, demam, diare, atau sembelit.

Gejala radang usus ternyata bisa makin parah ketika Anda stres, cemas, atau depresi. Jika stres terjadi dalam waktu lama, tubuh akan melepaskan hormon kortisol (hormon stres) yang dapat meningkatkan respon peradangan untuk melawan zat asing. Alhasil, radang usus jadi makin parah dari waktu ke waktu.

Bagaimana cara mengatasi stres supaya tidak sembelit?

mengatasi gangguan tidur

Setelah tahu stres bikin sembelit, kunci terpenting untuk mengatasi sembelit adalah dengan mengendalikan pikiran. Semakin rileks tubuh dan pikiran, maka otot-otot di sekujur tubuh Anda pun akan ikut rileks. Termasuk juga otot-otot pencernaan, sehingga sembelit bisa berkurang sedikit demi sedikit.

Anda tentu mempunyai cara masing-masing untuk mengatasi stres. Entah dengan mendengarkan musik, curhat ke sahabat, menulis jurnal, yoga, atau sekadar jalan-jalan ke taman.

Selain dengan mengonsumsi makanan berserat, Anda boleh juga menggunakan obat pencahar untuk membantu melancarkan buang air besar. Namun, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter untuk memastikan penyebab sembelit Anda. Dokter akan menyesuaikan pengobatan sembelit sesuai dengan penyebabnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Otak Anda Sulit Mengingat dan Mudah Lupa

Baru kenalan 5 menit yang lalu, sudah lupa namanya? Ada janji nanti sore, tapi Anda tak ingat? Ini berbagai penyebab sulit mengingat yang Anda alami.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Sering Jadi Penyebab Mati Rasa pada Kaki dan Tangan

Mati rasa sering terasa pada jari, tangan, kaki, lengan, maupun telapak kaki Anda. Apa sebenarnya yang menjadi penyebab mati rasa?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Buah Melon yang Menyehatkan Tubuh

Suka makan buah melon? Tapi, tahukah Anda kalau manfaat buah melon sangat baik untuk kesehatan tubuh manusia? Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Bila dalam satu hari rasa ingin buang angin datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa saja makanan pemicu sering kentut?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
minum madu

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu power nap

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit